Perempuan yang Keliling Dunia dengan Berjalan Kaki | Sendiran Bawa Gerobak Seberat 50 Kg!

Siapa yang senang pergi jalan-jalan? Pasti banyak, dong. Namun, apakah kamu pernah merasakan sensasi serunya jalan-jalan sendirian?

Kalau belum, kisah perempuan yang satu ini sangat wajib untuk kamu simak.

"Mengapa?" Itulah pertanyaan yang sering dilontarkan kepada Angela Maxwell, setelah dirinya memutuskan untuk melakukan sebuah perjalanan berkeliling dunia pada tahun 2013.

Hebatnya, untuk ukuran seorang perempuan, Maxwell melakukan perjalan tersebut sendirian!

Memang sangat jarang ditemukan ada perempuan yang nekat berkeliling dunia seorang diri. Namun, bagi Maxwell, pertanyaan yang sering ditanyakan padanya itu sangat layak untuk dijawab.

Pasalnya, keputusannya tidak didasarkan pada rasa kehilangan, kekalahan, atau masalah kehidupan pribadi.

Bahkan jauh dari itu, dia sudah memiliki sebuah bisnis yang sukses dan hubungan percintaan yang normal di usianya yang sudah 30-an tahun.

Perjalanan ini awalnya tidak dia rencanakan sama sekali. Faktanya, Maxwell mantap melakukan perjalanan itu setelah mendengar percakapan di kelas kursus seni.

Ketika itu, dia mendengar sebuah percakapan tetang seorang laki-laki yang konon berjalan keliling dunia.

"Saya merasa bahagia. Namun, saya menyadari bahwa saya sedang mencari hubungan yang lebih mendalam dengan alam dan orang sekitar, hidup sederhana dan terhubung ke dunia," katanya, dikutip dari BBC.

Angela Maxwell 53d35

Menurut Maxwell, cara terbaik untuk menemukan hal tersebut adalah dengan berjalan kaki. Dengan langkah yang lambat, dia dapat menyatukan dirinya dengan alam.

Dengan aktivitas berjalan kaki itu pula, dia akan melewati suatu hal yang tidak terbayangkannya, mengenal budaya lain dengan cara yang unik.

Perempuan asal Amerika Serikat ini kemudian mempersiapkan perjalanan ini dengan sebaik mungkin. Dia mencari tahu kisah seluruh perempuan penjelajah dunia.

Dia senang dengan kisah perjalanan Robyn Davidson yang berkeliling Australia dengan unta. Dia juga belajar dari Fyona Campbell yang melakukan perjalanan kaki jarak jauh.

Tak hanya itu, Maxwell juga membaca kisah Rosie Swale-Pope yang berjalan dari Eropa ke Nepal dengan cara menumpang.

"Saya membaca buku-buku mereka, mendalaminya, dan menemukan kepercayaan diri untuk mencoba perjalanan ini," ujar Maxwell.

Ketika perjalanan akan dimulai, Maxwell memutuskan menjual seluruh barang miliknya.

Dia menyiapkan gerobak seberat 50 kilogram. Melengkapinya dengan peralatan berkemah, persediaan makanan, filter air minum, dan pakaian untuk empat musim.

Pada 2 Mei 2014, Maxwell mulai meninggalkan kampung halamannya di Bend, Oregon. Hingga pada Juni 2018, dia sudah melakukan perjalanan kaki jarak jauh dengan lebih dari 20.000 kilometer.

Dalam empat tahun tersebut, Maxwell telah melewati 12 negara di tiga benua yang berbeda.

"Ini mungkin sedikit keras kepala, ada gairah dan ambisi. Tujuan saya bukan olahraga, tapi mengenal diri dan berpetualang," komentar Maxwell tentang perjalanannya.

Adapun rutinitas yang dijalani Maxwell saat matahari terbit adalah menyiapkan dua cangkir kopi instan, semangkuk oatmeal, mengemasi barang, dan memulai lagi perjalanannya.

Saat malam tiba, dia mendirikan tenda untuk bermalam, makan mie instan, kemudian tidur hingga esok hari.

Meski awalnya memulai perjalanan dengan sebuah rencana, Maxwell kemudian meninggalkan rencana itu dan memilih mengikuti nalurinya.

Dia hanya mengandalkan firasatnya. Harus berbelok ke arah ke kiri atau ke kanan? Baginya perjalanan tanpa persiapan justru mendatangkan petualangan yang seru.

Terkait hal itu, kulitnya sudah biasa terbakar matahari, tersengat panas di gurun Australia, hingga terkena demam berdarah saat di Vietnam.

Lebih parah, Maxwell juga pernah diperkosa oleh pengembara yang memaksa masuk kemahnya di Mongolia. Dia juga tak sengaja mendengar suara tembakan saat di Turki.

Hal tiak menyenangkan itu tetap tidak melunturkan semangatnya, meski rasa takut sesekali masih menyelimutinya.

Satu hal yang masih disenangi dalam perjalanannya adalah kemungkinan untuk mempelajari budaya lain. Meski singkat, tapi sangat mendalam.

"Saya lebih takut tidak mengikuti kata hati saya. Saya bertekad untuk tidak melepaskan impian ini. Saya memahami risiko dalam perjalanan ini," tegasnya.

Selama 6,5 tahun melakukan perjalanan yang penuh ketidakpastian itu, Maxwell akhirnya memutuskan untuk mengakhirinya.

16 Desember 2020, perjalanan Maxwell terhenti di Bend, tempat awal dia memulai langkahnya.

Maxwell sendiri tahu, penjelajahannya ini bisa dia jalani kapan saja. Untuk saat ini, dia sedang fokus menulis buku, kemudian menyusun rencana perjalanan selanjutnya.

BACA JUGA

8 Karakter Cowok yang Diperankan Aktris Cantik | Gak Nyangka, Nipu Banget!

PK XD MOD APK v0.29.2 Unlimited Money 2021, Ciptakan Dunia Impianmu!

5 Kembaran Artis yang Memilih Berkarier di Luar Dunia Hiburan

Nonton Tokyo Revengers (2021) | Balik ke Masa Lalu Demi Selamatkan Mantan Pacar!

10 Potret Saudara Artis Indonesia yang Gak Kalah Cakep | Cocok Jadi Artis Juga!

ARTIKEL TERKAIT
Penjelajahan Curiosity
5 Foto Misterius di Planet Mars Ditemukan Dalam Penjelajahan Curiosity
Film Bertema Pelecehan Seksual B6b6e
10 Film Bertema Pelecehan & Kekerasan Seksual, Perempuan Harus Dihormati!
Perempuan Cantik Dunia Sepakbola E31a0
10 Perempuan Cantik yang Berpengaruh di Dunia Sepakbola
Game Online Perempuan Banner C9d68
10 Game Online Perempuan Terbaik di PC dan Android, Super Imut!
Pasukan Elit Indonesia
WOW, Gak Nyangka! Inilah 5 Pasukan Elit Indonesia yang Ditakuti Dunia
Keluarga Yang Mudik Jalan Kaki Ternyata Cuma Setting An Demi Menjual Rasa Iba 702c8
Keluarga yang Mudik Jalan Kaki Ternyata Cuma Setting-an, Demi Menjual Rasa Iba!
Tags Terkait: duniawanita
Tautan berhasil disalinX
x

Keluar dari JalanTikus

Popup External Background JalanTikus

Apakah anda yakin untuk meninggalkan website JalanTikus?

Ya
Batal