J

A

L

A

N

T

I

K

U

S

!

!

  • NONTONYUK!
  • Pasang Iklan
  • Hubungi Kami
  • Tentang Kami
  • Kerjasama
No Name
 

Kutukan Firaun Disalahkan Atas Tragedi Macet Terusan Suez, Kena Azab?

Selasa, 30 Mar 2021, 18:30 WIB
Terjebaknya kapal Ever Green di terusan Suez, Mesir dikaitkan netizen dengan kutukan Firaun di masa lampau. Wah, gimana ceritanya, tuh?

Kalau kamu sering membaca berita, pastinya sudah familiar dengan kabar mengenai kapal Ever Green yang tersangkut di terusan Suez, Mesir, dong?

Kapal dengan panjang 400 meter, lebar 59 meter, dan bobot 200.000 ton ini terjebak dan memblokade terusan Suez sehingga mengakibatkan 369 kapal yang mengantre tidak bisa melintas.

Terjebak sejak selasa lalu, kabarnya insiden ini menyebabkan kerugian sebesar Rp129 triliun setiap harinya terhadap ekonomi dunia.

Untungnya, kapal jumbo ini sekarang sudah berhasil dibebaskan. Hanya saja, dibutuhkan waktu kurang lebih 3,5 hari untuk mengatasi kemacetan lalu lintas maritim di kanal tersebut.

1 D0ebf

Beberapa hari belakangan, netizen di Twitter ramai mengaitkan peristiwa tersangkutnya kapal Ever Green di terusan Suez dengan kutukan Firaun.

Dalam tweet tersebut, netizen menghubungkan peristiwa tersebut dengan prosesi pemindahan mumi 22 anggota kerajaan dari Museum Mesir di Tahrir Square ke Museum Nasional Peradaban Mesir di Fustat.

Adapun, mumi yang dipindahkan antara lain adalah milik Raja Ramses II, Seqenenre Tao, Thutmose III, dan Seti I, dan ratu Hatshepsut, Meritamen, istri Raja Amenhotep I dan Ahmose-Nefertari, istri Raja Ahmose.

Gak hanya itu, Mesir juga sedang dilanda beragam tragedi seperti kecelakaan kereta api fatal di Sohag, runtuhnya bangunan 10 lantai di Suez Bridge, dan runtuhnya pilar beton besar di pembangunan jembatan Mariotia.

Semua tragedi di Mesir tersebut terjadi hanya dalam waktu seminggu saja. Gak berselang lama setelah peristiwa pemindahan mumi.

2 34516

Netizen mulai mengingat-ingat kutukan Firaun yang kira-kira berbunyi, "Kematian akan datang dengan cepat bagi mereka yang mengganggu kedamaian raja".

Kutukan tersebut ditaruh di makam Firaun dengan tujuan untuk mencegah penjarah yang ingin membongkar makam dan merampok harta karun di makam tersebut.

Legenda kutukan Firaun ini muncul setelah kematian misterius 20 orang anggota tim yang bekerja untuk mengungkap rahasia makam Tutankhamun pada tahun 1922.

Proyek tersebut dipimpin oleh Howard Carter yang dipekerjakan oleh Lord Carnarvon. Masyarakat percaya bahwa Carter gak sengaja melepaskan kutukan raja Tutankhamun ketika menemukan makam tersebut.

3 054a9

Hal ini ditandai oleh kemunculan ular kobra, simbol raja Mesir, yang masuk ke sangkar burung dan membunuh burung kenari milik Carter.

Gak lama kemudian, Lord Carnavron yang mempekerjakan Carter juga meninggal akibat gigitan nyamuk yang terinfeksi, lalu membunuhnya akibat keracunan darah.

Hampir seluruh anggota tim arkeolog tersebut menemui ajalnya secara misterius. Sir Arthur Conan Doyle, penulis Sherlock Holmes pun berkomentar bahwa kutukan tersebut disebabkan oleh kekuatan spiritual pendeta Tutankhamun.

Meskipun ramai dibicarakan dan diyakini oleh netizen, namun para arkeolog dan ahli menentang klaim tersebut. Mereka memastikan bahwa tidak ada makam yang dirusak selama penggalian.

Zahi Hawass, arkeolog kenamaan Mesir bahkan berkomentar bahwa kutukan Firaun tersebut hanyalah bualan. Dalam perbincangannya di Al-Arabiya, Hawass mengatakan bahwa kematian para arkeolog diakibatkan oleh kuman yang ada di makam tersebut.

4 Faef7

Sejarawan dan penulis Mesir, Bassam El-Shammaa juga menepis rumor kutukan tersebut. Menurutnya, ukiran pada dinding makam bukanlah kutukan, melainkan ekspresi dari imajinasi rakyat Mesir kuno.

Mumi yang berjamur bikin dinding makam dipenuhi bakteri. Para arkeolog di masa lalu yang belum aware dengan bakteri di makam secara gak sengaja menghirup sehingga mengalami penyakit sistem pernapasan yang fatal.

El-Shammaa juga mengatakan bahwa peti mati bisa mengeluarkan amonia. Hal ini mengakibatkan luka bakar pada mata dan hidung, radang paru-paru, dan terkadang kematian.

Kotoran kelelawar yang ditemukan di dalam kuburan juga membawa jamur sehingga membawa penyakit pernapasan yang mirip dengan influenza.

Dengan klarifikasi tersebut, mereka memastikan bahwa segala tragedi yang terjadi di Mesir tidak ada sangkut pautnya dengan pemindahan mumi keluarga kerajaan.

Baca artikel mengenai Viral atau artikel menarik lainnya dari Prameswara Padmanaba.

ARTIKEL TERKAIT
Polisi Virtual Indonesia Mulai Patroli Di Media Sosial Banner A306e
Waspada Polisi Virtual Indonesia Mulai Patroli di Medsos, Jangan Salah Ngomong!
Cara Robot Nasa Kirim Data Dari Mars Ke Bumi Banner 6514e
Cara Robot NASA Kirim Pesan dan Data dari Mars ke Bumi, Canggih!
Bill Gates Ingin Mengharamkan Daging Sapi Banner 58436
Bill Gates Ingin Mengharamkan Daging Sapi, Apa Alasannya?
Paus Terdampar Di Madura Banner Bc31a
52 Paus Terdampar di Pantai Madura Jadi Fenomena Langka, Apa yang Terjadi?
Samsung Galaxy A02 Rilis Di Indonesia Banner 2c28b
Samsung Galaxy A02 Resmi Rilis di Indonesia, Berapa Harganya?
Kota Yang Memiliki Internet Tercepat Di Indonesia Banner E9f7b
Ini Kota dengan Internet Tercepat di Indonesia, Bukan Jakarta?
Korea Utara Berusaha Hack Teknologi Vaksin Covid 19 Banner Db26a
Korea Utara Kabarnya Coba Hack Teknologi Vaksin COVID-19, Mau Bikin Sendiri?
Benarkah Gojek Dan Tokopedia Akan Merger Banner 19cde
Benarkah Gojek dan Tokopedia Akan Merger? Ini Faktanya
Misteri Lubang Raksasa Di Siberia Banner 51f59
Misteri Lubang Raksasa di Siberia, Tempat Mendarat UFO?
Langganan Artikel
Temukan Tips dan Berita menarik setiap harinya. GRATIS!

Tags Terkait:

Keluar dari JalanTikus

Popup External Background JalanTikus

Apakah anda yakin untuk meninggalkan website JalanTikus?

Ya
Batal