Kisah Sukses Anak Buah Bill Gates | Kaya Raya dengan Harta Rp5 Triliun

Default

Kamu pasti familiar dengan sosok Bill Gates. Sebagai penemu salah satu perusahaan teknologi terbesar di dunia, Microsoft Corporation, Bill Gates tentunya punya kekayaan yang tak tanggung-tanggung.

Ternyata yang bisa jadi kaya raya gak hanya Bill Gates saja, geng. Anak buahnya juga bisa. Adalah Satya Nadella, sosok yang telah jadi CEO Microsoft sejak 2014 lalu dan masuk jajaran direksi sejak 2021.

Sejak menjabat sebagai CEO, kekayaan Satya tercatat meningkat pesat. Dikutip dari Detik, pria kelahiran India berusia 53 tahun ini memiliki kekayaan bersih sekitar 387 dolar AS atau sekitar Rp5,611 triliun per Maret 2020.

Tak itu saja, ia juga tercatat sebagai pemilik sekitar 280.174 saham Microsoft. Saham tersebut bernilai lebih dari 185 juta dolar AS.

Dengan harta kekayaan sebanyak itu, tak heran bahwa ia sempat masuk dalam jajaran bos teknologi dengan bayaran paling tinggi. Contoh saja jumlah gajinya pada 2019 lalu. Gaji yang diterima Satya mencapai sekitar 50 juta dolar AS.

Ceo Microsoft D469b

Kebiasaan menuju sukses

Kesuksesan yang dicapai Satya ini bukan keberuntungan semata. Seperti dilansir Yo Success, Satya mengaku selalu berusaha terus belajar dan bekerja keras.

Ia menetapkan hanya memiliki waktu luang 15 menit saja setiap paginya. Selain itu, ia berusaha untuk selalu memanfaatkan waktunya untuk bekerja dan belajar.

Lahir di India, Satya berasal dari keluarga yang sangat mementingkan pendidikan. Saat kecil dulu ia mengisi waktunya dengan bermain, sebelum mengenyam pendidikan di Sekolah Negeri Hyedrabad, Begumpet.

Ia pun melanjutkan menempuh pendidikan tinggi di sana, dan berhasil meraih gelar sarjana teknik elektro dari Manipal Institute of Technology.

Satya merupakan sosok yang memiliki ambisi tinggi. Karena itulah ia memutuskan melanjutkan pendidikannya ke Amerika Serikat untuk mendapatkan kehidupan yang lebih baik.

Di sana, ia berhasil meraih dua gelar master sekaligus. Satu di bidang ilmu komputer dari University of Wisconsin. Sementara satu gelar lagi di bidang administrasi bisnis dari Universitas of Chicago.

Satya Nadella 4abd3

Memulai dari 0

Kesuksesan tak serta merta datang pada dirinya. Satya tetap harus memulai segalanya dari 0. Seperti kita, Satya memulai kariernya sebagai staf di bidang teknologi di perusahaan Sun Microsystem.

Setelahnya, ia sempat kembali ke India untuk bekerja sebagai Komisi Perencanaan di bawah pimpinan Perdana Menteri Manmohan Singh. Tim ini bertanggung jawab memberikan masukan kepada pemerintahan di berbagai sektor.

Singkat cerita, perjalanan Satya kembali membawanya ke Amerika Serikat. Ia bergabung dengan Microsoft pada 1992.

Di sanalah karier Satya meningkat secara perlahan. Satya disebutkan pernah menjabat sebagai Vice President of the Microsoft Business Division. Kemudian juga Senior Vice President of Research and Development Online Services Division, dan Vice President of Server and Tools Business.

Sebelum akhirnya menjadi CEO, Satya menempati posisi sebagai Executive Vice President of Cloud and Enterprise. Ia bertugas membentuk strategi untuk Microsoft di bidang Cloud hingga sistem back-end untuk layanan online-nya.

WhatsApp Image 2021 07 29 At 2 39 24 PM E6a00

Kejayaan Microsoft

Beberapa layanan Microsoft yang berhasil berkembang di bawah kepemimpinan Satya di antaranya adalah Bing, SkyDrive, Xbox Live, Windows Server, dan Visual Studio. Termasuk juga layanan Office yang setiap harinya dipakai jutaan orang di dunia.

Setelah menjadi CEO Microsoft pada 2014 menggantikan Steve Ballmer, tercatat pendapatan Microsoft terus naik secara signifikan. Keuntungan tersebut didapatkan tidak hanya dari bidang software saja, tapi juga Cloud.

Dari layanan Cloud saja, tercatat pendapatan yang diperoleh Microsoft melonjak menjadi 20,3 miliar dolar AS atau sekitar Rp293 triliun pada 2013. Padahal sebelumnya, pendapatan yang tercatat masih sekitar 16,6 miliar dolar AS atau sekitar Rp240 triliun pada tahun 2011.

Saking suksesnya, Microsoft berhasil mengakuisisi perusahaan pengembangan video game Mojang sebesar 2,5 miliar dolar AS atau sekitar Rp36,2 triliun (kurs Rp14.437).

Microsoft juga semakin jaya dan tumbuh menyalip perusahaan Exxon Mobil. Microsoft di bawah kepemimpinan Satya berhasil jadi perusahaan ke-2 yang paling berharga dengan nilai 410 miliar dolar AS atau sekitar Rp593 triliun pada akhir tahun 2015.

Kini, Satya dan istrinya bernama Anupama Nadella tinggal di Washington. Ia dan istrinya menikah sejak 1992. Mereka sudah bersama bahkan sejak sekolah menengah ke atas. Mereka dikaruniai tiga anak.

BACA JUGA

Pangling! Dulunya Tomboi, 7 Artis Cantik Ini Sekarang Jadi Hot Mama yang Mempesona

Nenek Ini Tidak Keramas dan Potong Rambut Selama 64 Tahun | Panjang Rambutnya Menyamai Ular Piton

Download Alight Motion Pro MOD APK v3.9.0 Terbaru 2021 | Free & No Watermark!

Download Domino Topbos v1.72 Terbaru 2021, Dapat Koin Gratis!

5 Fakta Menakjubkan Bumi yang Mungkin Belum Kamu Sadari, Paling Beda dengan Planet Lain!

ARTIKEL TERKAIT
Fakta Microsoft Banner
10 Fakta Mencengangkan Dari Microsoft yang Pasti Belum Kamu Ketahui
Mvm 07 18 Insurance Summit F9412
7 Bos Teknologi Paling Kaya Asal China, Lebih Tajir dari Bill Gates?
Bos Teknologi Habiskan Uang C31ca
10 Cara Unik Bos Teknologi Menghabiskan Uang, Orang Kaya Bebas!
Produk Microsoft Paling Sukses 1d093
7 Produk Buatan Microsoft yang Paling Sukses | No.2 Bikin Bill Gates Kaya Raya!
Perseteruan Bos Teknologi B9923
5 Bos Teknologi yang Berseteru Hebat dengan Rekan Bisnisnya, Mark Zuckerberg Paling Nyebelin?
Bcad5f41899c9acc3cb4a6115b3856de
5 Kebiasaan Nyeleneh Para Bos Teknologi Dunia!
Tautan berhasil disalinX
x

Keluar dari JalanTikus

Popup External Background JalanTikus

Apakah anda yakin untuk meninggalkan website JalanTikus?

Ya
Batal