Inilah Pulau Paling Berbahaya di Dunia | Dihuni Ribuan Buaya Terbesar, Pernah Memangsa Ratusan Tentara!

Default

Ada banyak sekali pulau di dunia ini, termasuk di Indonesia sendiri yang dikenal sebagai negara kepulauan.

Namun dari sekian banyak pulau yang ada, Pulau Ramree sepertinya sangat layak dijuluki sebagai pulau paling berbahaya di dunia saat ini.

Pasalnya, bukannya menawarkan alam atau pemandangan yang indah, pulau yang terletak di sebelah barat Myanmar ini dianggap sangat berbahaya karena sosok para penghuninya.

Sekadar informasi, Pulau Ramree di Myanmar dihuni oleh banyak sekali buaya air asin dengan panjang mencapai 7 meter.

Bobot buaya yang ada di sana pun diketahui mencapai 998 kilogram alias hampir satu ton.

Menurut penelitian, buaya yang tinggal di hutan bakau di sekitar pulau ini, disebut-sebut sebagai buaya paling ganas sekaligus paling besar dari semua jenis buaya yang ada.

Namun pada dasarnya, tidak ada yang mengetahui dengan pasti berapa jumlah buaya air asin yang mendiami pulau tersebut.

Satu yang pasti, Pulau Ramree memang dihuni oleh banyak sekali spesies buaya air asin terbesar yang berbahaya.

Bahkan karena hal ini, pemerintah setempat sampai melarang para wisatawan maupun penduduk lokal untuk menginjakkan kaki di Pulau Ramree.

Tentu saja alasannya karena keberadaan buaya air asin yang dikhawatirkan bisa menerkam siapa saja yang datang ke sana.

Nah, peraturan tersebut tidak akan dilakukan jika tidak dilandasi dengan suatu peristiwa yang pernah terjadi.

Betapa tidak, Pulau Ramree ternyata menyimpan sebuah kisah kelam yang berkaitan dengan para buaya yang menghuni pulau ini.

Menurut catatan sejarah yang ada, Pulau Ramree sebenarnya pernah menjadi saksi pertempuran pada Perang Dunia II.

Kala itu, dikisahkan bahwa selama Perang Dunia II berlangsung, tentara Inggris berhasil memukul mundur sekitar 1.000 pasukan tentara Jepang ke dalam hutan di Pulau Ramree.

Ribuan tentara Jepang yang kabur itu kemudian memilih bersembunyi di pulau tersebut untuk berlindung dari serangan tentara Inggris.

1713459481 C93bd

Namun bukannya diserang oleh tentara Inggris, ribuan pasukan milik Jepang justru diserang oleh buaya air asin yang mendiami pulau tersebut.

Sebagian besar tentara Jepang pun tewas pada peristiwa mencekam itu. Bahkan, hanya ada sekitar 500 tentara yang dikabarkan berhasil keluar dengan selamat dari hutan tempat mereka bersembunyi.

Sementara sisa setengah pasukan Jepang lainnya gugur sebagai santapan empuk para buaya air asin di Pulau Ramree.

Saking mencekamnya, peristiwa ini sampai diabadikan sebagai Most Number of Fatalities in a Crocodile Attack di Guiness Book of Record.

Dan sejak itu pula, Pulau Ramree kemudian ditetapkan sebagai salah satu pulau paling berbahaya di dunia.

Sampai saat ini, tidak ada orang yang diperbolehkan berkunjung pulau seluas 1.350 kilometer persegi itu, jika tidak ingin menjadi mangsa oleh buaya air asin dengan berat hampir satu ton.

BACA JUGA

5 Hewan yang Punah Akibat Kejadian Konyol | Bikin Nggak Habis Pikir!

Download Alight Motion Pro MOD APK v3.9.0 Terbaru 2021 | Free & No Watermark!

7 Kota dengan Biaya Hidup Termurah di Indonesia, Anak Kos Pasti Sejahtera!

Higgs Domino RP APK Versi Lama & Terbaru 2021, Dapat Koin Melimpah!

Heboh Penampakan Benda Asing di Bandung | UFO atau Penampakan Dewata?

ARTIKEL TERKAIT
Penemuan Fosil Buaya Baru 3dcd1
Fosil Buaya Berusia 8 Juta Tahun Ditemukan | Spesies Baru dan Beda!
Foto Hewan Langka C1186
Foto Langka Buaya Gendong Ratusan Anaknya di Punggung | Spesies Terancam Punah!
Hewan Zaman Purba 1256e
5 Hewan Purba yang Masih Hidup di Indonesia | Bikin Takjub Dunia!
Hewan Zaman Purba E9890
7 Hewan Purba yang Masih Hidup di Dunia | Banyak yang di Indonesia
Fosil Megalodon Dan Hewan Purba Ditemukan Di Sukabumi Banner 4926e
Fosil Megalodon dan Hewan Purba Ditemukan di Sukabumi, Dulunya Lautan?
Penemuan Fosil Cumi Cumi Purba 9f18e
Fosil Cumi-cumi Vampir Ditemukan di Hongaria | Predator Purba Buas?
Tags Terkait: faktahewan
Tautan berhasil disalinX
x

Keluar dari JalanTikus

Popup External Background JalanTikus

Apakah anda yakin untuk meninggalkan website JalanTikus?

Ya
Batal