Nenek Moyang Manusia Ternyata Manusia Purba Pemalas | Menurun Hingga Kini?

Default

Rasanya sifat pemalas memang jadi salah satu sifat yang sangat sulit dihilangkan dari diri manusia ya. Kebiasaan buruk yang satu ini seakan lekat sekali dengan diri manusia.

Namun tahukah kamu bahwa sifat pemalas ini diduga kita warisi dari manusia purba yang jadi nenek moyang manusia modern?

Mengutip National Geographic Indonesia, manusia purba Homo Erectus diduga memiliki perilaku malas. Homo Erectus sendiri merupakan salah satu manusia purba yang dipercaya sebagai nenek moyang manusia modern.

Peneliti dari Australian National University School of Culture, History and Language bernama Dr. Ceri Shipton mengatakan bahwa perilaku malas ini terlihat dari tidak adanya keinginan Homo Erectus untuk berusaha.

"Saya tidak yakin kalau mereka tipe yang gemar menjelajah. Mereka tidak memiliki rasa keingintahuan seperti kita (manusia modern)," kata Shipton pada Science Daily, dikutip pada Jumat (20/8/2021).

Dr Ceri Shipton Saat Melakukan Penggalian Di Saffaqah Arab Saudi Australian National Universtiy 6aae5

Tak mau berusaha

Melansir Live Science, Homo Erectus tak mau beradaptasi dengan lingkungan yang berubah. Hal ini diketahui dari berbagai penemuan oleh para arkeolog dari Australian National University.

Mereka menganalisis ribuan artefak yang ditemukan dan digali dari situs di Semenanjung Arab, di Saffaqah, Arab Saudi, pada tahun 2014.

Berdasarkan artefak yang mereka temukan, diduga bahwa spesies Homo Erectus hanya mengerahkan upaya seminimal mungkin untuk bertahan hidup.

Mereka tak mau mencari perbekalan yang terlalu jauh dari tempat tinggalnya. Mereka juga hanya membuat perkakas dari batuan apa pun yang tergeletak di sekitar mereka.

Padahal tempat tinggal mereka saat itu sudah memiliki akses yang relatif mudah ke air dan bebatuan.

Studi tentang hal ini diterbitkan dalam Journal PLOS One dengan judul 'Acheulean Technology and Landscape Use at Dawadmi, central Arabia' pada tahun 2018.

Menurut Shipton, batu-batu yang digunakan Homo Erectus ini juga kebanyakan berkualitas rendah. Perkakas batu yang dibuat manusia purba ini antara lain parang, kapak tangan, dan lainnya.

Padahal, ada singkapan batu yang memiliki lebih banyak batuan berkualitas lebih baik. Lokasinya memang agak jauh dari tempat tinggal Homo Erectus tersebut. Dibutuhkan usaha mendaki bukit untuk mendapatkannya.

"Tetapi alih-alih berjalan ke atas bukit, mereka hanya akan menggunakan potongan apa pun yang jatuh dari bukit dan tergeletak di tanah," jelas dia.

Para peneliti sempat memeriksa singkapan batu tersebut. Mereka mendapati bahwa sama sekali tak ada jejak aktivitas atau artefak apa pun milik Homo Erectus di sana. Itu artinya, manusia purba ini tak pernah mengunjunginya.

Homo Erectus 04bde

Manusia purba paling malas

Dengan temuan ini, para peneliti menduga bahwa Homo Erectus merupakan spesies Homonid paling malas dibanding lainnya.

Spesies Homo Neanderthal dan Homo Sapiens awal misalnya. Ada bukti yang menunjukkan bahwa mereka mau mendaki gunung agar bisa mendapatkan batu berkualitas tinggi dan mengangkutnya dalam jarak yang jauh.

Jadi penyebab kepunahan

Homo Erectus dipercaya jadi salah satu nenek moyang manusia modern. Manusia purba jenis ini diketahui pertama kali hidup sekitar 2 juta tahun lalu.

Mengutip Britannica, hominid ini sebagian besar berasal dari Afrika. Namun ada juga bukti yang menunjukkan mereka hidup di wilayah Eurasia. Spesies satu ini menyebar dengan cukup cepat.

Berawal dari Afrika, mereka mulai bergerak ke arah Eropa sekitar 1,9 juta tahun lalu. Selain itu, mereka juga menyebar ke wilayah Asia Selatan dan Asia Tenggara.

Para peneliti menduga bahwa sifat pemalas yang dimiliki Homo Erectus jadi salah satu penyebab kepunahan mereka sekitar 50 ribu 100 ribu tahun lalu.

Padahal Homo Erectus ini sebenarnya spesies yang kuat dan terampil. Namun sayangnya mereka tak hanya pemalas tapi juga sangat konservatif, kata Shipton.

Buktinya mereka bisa berkembang begitu pesat di wilayah tersebut selama beberapa waktu. Namun ketika sungai di sana mengering, Homo Erectus tak bisa bertahan lebih lama.

"Tidak ada kemajuan sama sekali. Peralatan mereka tidak pernah jauh dari sungai yang sekarang kering ini. Saya pikir, pada akhirnya, lingkungan menjadi terlalu kering untuk mereka," pungkas dia.

BACA JUGA

Foto Ijazah 9 Pesohor Indonesia yang Curi Perhatian | Ada Salah Tanggal dan Bikin Pangling!

Download Alight Motion Pro MOD APK v3.9.0 Terbaru 2021 | Free & No Watermark!

Inilah Pemilik Nama Terpanjang di Indonesia dengan 17 Kata, Tapi Panggilannya Cuma Y

Higgs Domino RP APK Versi Lama & Terbaru 2021, Dapat Koin Melimpah!

8 Artis yang Pernah Foto Bareng Pesepak Bola Top Dunia | Ada yang Ketemu Lionel Messi!

ARTIKEL TERKAIT
Manusia Purba Yang Ditemukan Di Indonesia 45bee
5 Manusia Purba yang Ditemukan di Indonesia, Siapa Saja?
Media Sosial Manusia Purba 534a2
Meghantropus Punya Facebook?! Kocaknya 10 Akun Media Sosial Manusia Purba
Evolusi Manusia Purba Ternyata Dipicu Oleh Makanan Lezat 2c55c
Suka Makan? Evolusi Manusia Purba Ternyata Dipicu oleh Makanan Lezat
Nesher Ramla Homo E9282
Fosil Spesies Manusia Baru Berusia 130 Ribu Tahun Ditemukan | Apa Bedanya dengan Homo Sapiens?
Penemuan Fosil Di Argentina E5413
Fosil Berusia 1 Miliar Tahun Ditemukan | Nenek Moyang Makhuk Hidup?
Banner Planet
Hindari Kiamat dan Kepunahan, Haruskah Kita Pindah ke Mars?
Tags Terkait: Sejarahiptekpenemuan
Tautan berhasil disalinX
x

Keluar dari JalanTikus

Popup External Background JalanTikus

Apakah anda yakin untuk meninggalkan website JalanTikus?

Ya
Batal