Yayasan Cendana Nunggak ke Negara 44 Tahun, TMII Kini Jadi Milik Pemerintah

Setelah hampir separuh abad lamanya, pemerintah Indonesia melalui Kementerian Sekretariat Negara berhasil mengambil alih pengelolaan Taman Mini Indonesia Indah (TMII) dari Yayasan Harapan Kita milik Keluarga Cendana.

Pengambilalihan pengelolaan taman miniatur Indonesia yang berlokasi di Jakarta Timur itu dilakukan melalui Perpres Nomor 19 Tahun 2021 yang diteken oleh Presiden Jokowi pada tanggal 7 April 2021.

Dalam masa transisi, Mensesneg Pratikno mengatakan pihaknya berencana membentuk tim untuk menangani proses transisi pengelolaan dari Yayasan Harapan Kita kepada pemerintah.

Rencana pembangunan TMII dimulai setelah Bu Tien, Ibu Negara Indonesia yang ke-2, mengusulkan untuk membangun taman bermain khas Indonesia yang nantinya diharapkan bisa mirip seperti Disneyland di Amerika Serikat dan Timland di Thailand.

Pada saat itu, Presiden Soeharto beserta jajaran pemerintaan pada tahun 1972 menyetujui usul Bu Tien.

Yayasan Harapan Kita dan Nusa Consultans bertanggung jawab atas perencanaan dan pembangunan TMII dari awal sampai akhirnya selesai pada tanggal 20 April 1975.

Yayasan Harapan Kita saat ini dibina oleh Soehardjo, Bambang Trihatjmodjo, dan Rusmono dan Siti Hardiyanti Indra Rukmana sebagai Ketua Umum.

Berdasarkan data dari Kemenkeu dan Kemensetneg, Pratikno mengungkapkan, TMII memiliki luas lahan 146,7 hektar dengan nilai mencapai Rp 20 triliun.

"Berdasarkan perhitungan Kemensetneg dan Kemenkeu valuasinya waktu tahun 2018 sebesar Rp 20 triliun. Jadi mungkin harga pasar bisa jauh lebih dari itu untuk saat ini apalagi nanti pascapandemi," ungkap Pratikno dilansir dari Kumparan.

Alasan Pemerintah Ambil Alih TMII

TMII Diambil Alih Pemerintah 88e5d
Sumber foto: BeritaSatu

Adapun alasan pemerintah mengambil alih pengelolaan TMII setelah 44 tahun adalah karena rekomendasi dari beberapa pihak terkait, termasuk Badan Pemeriksa Keuangan (BPK).

Sementara itu tujuan pengambilalihan disebutkan untuk memberikan optimalisasi pengelolaan aset pemerintah.

"Kami berkewajiban untuk melakukan penataan, memberikan manfaat seluas-luasnya untuk masyarakat dan memberikan kontribusi keuangan untuk negara," kata Pratikno.

Pada kesempatan yang sama, Sekretaris Mensesneg, Setya Utama, menjelaskan pengambilalihan juga bertujuan meningkatkan kontribusi keuangan dari TMII kepada negara.

Sejak berdiri tahun 1975, TMII tidak menyetor kepada kas negara selama 44 tahun. Ini berarti mereka hanya berkontribusi pada perekonomian Indonesia selama 2 tahun dari total 46 tahun sejak berdiri.

TMII disebutkan tidak menyetor ke kas negara karena pendapatan mereka minus tanpa mau merincinya.

"Katanya minus, disubsidi oleh YHK, bisa dikonfirmasi ke Badan Pengelola," jelas Setya lebih lanjut.

TMII Tetap Buka seperti Biasa

Keong Mas TMII C7c52
Sumber foto: Kompas

Keluarga Cendana selaku pemilik Yayasan Harapan Kita diberikan tenggat waktu 3 bulan menyampaikan laporan pengelolaan TMII selama ini kepada tim transisi. Nantinya, tim yang sama akan membahas pengelolaannya.

Mensetneg memastikan operasional TMII tetap normal dan karyawan tetap bekerja seperti biasa meskipun pemerintah sudah mengambil alih pengelolaannya.

Sesuai komitmen pemerintah, Praktikno menegaskan TMII tetap menjadi kawasan pelestarian dan pengembangan budaya bangsa, sarana edukasi, serta pusat inovasi generasi muda.

Pengelola TMII Buka Suara

TMII 4 Fd8e2
Sumber foto: Kompas

Sementara itu, pihak pengelola TMII mengaku tidak mengetahui pasti terkait pembagian hasil antara pemerintah dengan pihak yayasan yang didirikan Tien Soeharto itu. Malahan yayasan sering disebutkan menalangi dana untuk gaji pegawai.

"Kalau soal pembagian hasil kita kurang mengetahui itu masalah ke yayasan, ya. Tapi pengelolaan Taman Mini, ya, yayasan, kan, membentuk badan pengelola yang beroperasional sehari-hari," kata Kabag Humas TMII Adi Widodo seperti yang dilansir dari Kumparan.

"Setahu saya malah yayasan yang kalau kita kekurangan dana men-support misalnya selama pandemi ini untuk apa namanya, kita kekurangan dana untuk gaji karyawan itu, ya, selama ini mereka yang membantu kita," pungkas dia.

Baca juga artikel seputar berita atau artikel menarik lainnya dari Andri Alfansyah.

ARTIKEL TERKAIT
Cats1 87157
3 Fakta Kuda Nil Taman Safari Dikasih Sampah Plastik, Pelaku Sudah Ditangkap!
Page1 195a8
10 Potret Pejabat Negara di Akad Nikah Atta-Aurel, Ada Jokowi dan Prabowo!
Para Menteri Kabinet Indonesia Maju 80b3e
5 Triliuner yang Jadi Menteri Jokowi | Siapa Paling Tajir?
Smartphone Pemimpin Negara Dunia F1b17
Ini Dia Smartphone para Pemimpin Dunia, Jokowi Pake apa?
Ciri Ciri Tanah Yang Menyimpan Harta Karun A9eb8
Untung Rugi Jokowi Izinkan Asing Gali Harta Karun Indonesia | Sejarah Hilang Demi Uang?
Tautan berhasil disalinX
x

Keluar dari JalanTikus

Popup External Background JalanTikus

Apakah anda yakin untuk meninggalkan website JalanTikus?

Ya
Batal