J

A

L

A

N

T

I

K

U

S

!

!

  • NONTONYUK!
  • Pasang Iklan
  • Hubungi Kami
  • Tentang Kami
  • Kerjasama
No Name
 

VIDEO Gempa Nepal Picu Longsor di Everest

VIDEO Gempa Nepal Picu Longsor di Everest

Rabu, 29 Apr 2015, 15:15 WIB
Gempa yang melanda Nepal dengan kekuatan 7.9 SR lalu disusul dengan gempa 6.7 SR telah memicu kelongsoran di Mt. Everest.

#PrayForNepal - Belum selesai duka yang ditorehkan gempa bumi pada masyarakat Nepal. Gempa berkekuatan 7,9 SR (Skala Richter) yang mengguncang Nepal pada 25 April 2015 dan gempa berkekuatan 6,7 SR yang menyusul sehari setelahnya membuat longsor yang mengerikan di Mt. Everest. Nepal memang negara yang rawan terhadap gempa bumi. Pasalnya, negara yang tak punya kawasan laut itu berada di lingkaran pegunungan aktif, antara lempeng tektonik India dan Tibet.

Nepal Before After
Gempa Nepal

Longsoran di Mt. Everest dipicu oleh gempa bumi ini menelan korban jiwa setidaknya 17 pendaki yang sedang beristirahat di base camp. Salah satunya adalah karyawan Google, Dan Fredinburg. Fredinburg sendiri merupakan salah seorang yang cukup berpengaruh di perusahaan raksasa itu. Dia pernah menjabat sebagai Head of Privacy for Google, Manage Product Management team for Google's Privacy team, dan Lead Google Adventure Team. Sebuah video di-posting ke akun YouTube milik pendaki Jerman, Jost Kobusch menangkap momen menakutkan saat salju bergerak di turun menuju base camp.

Dalam video itu tergambar betapa menakutkannya longsor yang tiba-tiba datang. Disebutkan bahwa tanah berguncang dan tidak lama kemudian terlihat salju seperti awan yang menyapu seluruh base camp. Selanjutnya kameramen dan temannya terkurung dalam tenda yang diselimuti salju. Terdengar dari ucapan mereka bahwa mereka baik-baik saja.

Everest

Gempa dan longsor ini juga membuat tiga pendaki asal Indonesia hilang tanpa kabar. Kadek, Alma dan Jeroen adalah anggota dari kelompok pecinta alam Taruna Hiking Club, Bandung. Kadek dan Alma adalah pasangan yang baru menikah pada Maret lalu dan sedang hiking dalam rangka bulan madu. Hingga kini belum jelas kabar tentang bagaimana keadaan ketiganya.

Pendaki Everest

Gyaista Sampurno, juru bicara Taruna Hiking Club mengatakan ketiganya mendaki Gunung Yala Peak dengan ketinggian 5.200 meter dan Kaya Kaya Kangga dengan ketinggian 5.800 meter di Pegunungan Himalaya, Nepal. Menurut Gyaista, mereka berangkat pada 19 April untuk melakukan pendakian selama 18 hari dan berencana pulang pada 7 Mei. Kontak terakhir dengan ketiga pendaki tersebut pada 22 April. Saat itu, mereka mendaki Gunung Lantang, Pegunungan Himalaya.

Di bawah ini adalah video keadaan setelah gempa bumi di Nepal yang diambil menggunakan Drone. Jika kamu ingin berpartisipasi dalam menolong para korban, kamu bisa menghubungi pihak resmi yang menyediakan bantuan ke Nepal ataupun melalui penggalangan dana lewat Facebook.

Bmkg Icon
Info Gempa dan Cuaca 1.1.1
Apps Productivity Tim Website BMKG
DOWNLOAD
Bike Icon
Bike Mayhem 1.5
Games Balapan Best Free Games Inc
DOWNLOAD

Sumber: CNET

Artikel Menarik Lainnya

Langganan Artikel
Temukan Tips dan Berita menarik setiap harinya. GRATIS!
Tunggu sebentar...

Keluar dari JalanTikus

Popup External Background JalanTikus

Apakah anda yakin untuk meninggalkan website JalanTikus?

Ya
Batal