J

A

L

A

N

T

I

K

U

S

!

!

  • NONTONYUK!
  • Pasang Iklan
  • Hubungi Kami
  • Tentang Kami
  • Kerjasama
No Name
 

Potret Warga India Luluran Pakai Kotoran Sapi untuk Lawan Covid-19

Selasa, 11 Mei 2021, 12:55 WIB
Ada cara unik bagaimana warga di sana menghadapi pandemi ini. Cara unik ini adalah dengan melumuri tubuh mereka dengan memakai kotoran sapi. Seriusan?

Di tengah-tengah lonjakan kasus Covid-19 di India, ada cara unik bagaimana warga di sana menghadapi pandemi ini.

Cara unik ini adalah dengan melumuri tubuh mereka dengan memakai kotoran sapi. Seriusan?

Ya betul. Seperti dilaporkan sejumlah media lokal dan internasional, aksi ini dilakukan oleh masyarakat India yang mempercayai bahwa sapi merupakan simbol suci kehidupan sehingga dapat memberikan manfaat bagi mereka.

Seperti diketahui, selama beradab-abad mereka telah menggunakan kotoran sapi untuk membersihkan rumah. Selain itu, kotoran sapi juga dipakai untuk ritual doa.

Hal ini dilakukan karena kotoran sapi dipercaya memiliki khasiat terapeutik dan antiseptik. Terapi, atau pengobatan, adalah remediasi masalah kesehatan, biasanya mengikuti diagnosis. Orang yang melakukan terapi disebut sebagai terapis. Dalam bidang medis, kata terapi sinonim dengan kata pengobatan.

BISA MENGOBATI?

Jadi, dengan kata lain, kotoran sapi dipercaya bisa mengobati sekaligus menangkal virus karena sifatnya sebagai antiseptik.

Adapun, selama pandemi Covid-19, muncul kebiasaan baru dengan melumuri tubuh mereka dengan kotoran sapi. Hal ini terjadi di negara bagian Gujarat di India barat.

Beberapa orang di wilayah ini percaya dengan praktik ini. Mereka pergi ke tempat penampungan sapi seminggu sekali dan melumuri tubuh mereka dengan kotoran sapi. Ih, gak bau tu?

Selain kotoran sapi, mereka juga menggunakan urin sapi dalam ritual ini. Sambil menunggu kotoran dan urin ini mengering, mereka memeluk atau menghormati sapi di tempat penampungan, dan berlatih yoga untuk meningkatkan energi.

Setelah kotoran sapi mengering, mereka mencuci diri dengan susu atau. Mereka berharap kotoran sapi dan urin sapi dapat meningkatkan kekebalan tubuh atau membantu menyembuhkan diri dari Covid-19.

PERINGATAN

Adapun, para dokter di India memperingatkan praktik menggunakan kotoran sapi ini karena tidak memiliki bukti ilmiah. Bahkan, menurut para dokter, praktik ini berisiko menyebarkan penyakit lain karena kotoran mengandung bakteri lain.

"Tidak ada bukti ilmiah yang konkret bahwa kotoran sapi atau urin bekerja meningkatkan kekebalan terhadap Covid-19, itu sepenuhnya didasarkan pada keyakinan," ujar Dr JA Jayalal, President Indian Medical Association, seperti dilansir Reuters, Senin (11/5/2021).

Seperti kita ketahui, saat ini India sedang menghadapi lonjakan kasus positif Covid-19. Terdapat 22,66 juta kasus positif Covid-19 dan 264.116 kasus meninggal. Organisasi Kesehatan Dunia (World Health Organization/WHO) mengatakan situasi terkini pandemi COVID-19 di India makin mengkhawatirkan.

Dalam laporannya, WHO menyebutkan bahwa situasi terkini pandemi COVID-19 di India sangat menyedihkan karena jumlah kasus harian di negara tersebut sangat tinggi.

Bahkan, India sempat lima kali berturut-turut memecahkan rekor global. Hingga kemarin, Senin (26/4/2021), India melaporkan 319 ribu kasus baru COVID-10 dalam 1 hari.

Direktur Jenderal WHO Tedros Adhanom Ghebreyesus, mengatakan bahwa kasus COVID-19 di India sangat menyedihkan.

"Situasi di India lebih dari sekedar menyedihkan," ujarnya, seperti dikutip dari Channel News Asia, Selasa (27/4/2021).

WHO, lanjutnya, akan menolong India baik itu soal vaksin, peralatan medis, tenaga ahli, maupun alat pelindung diri.

Sejauh ini, sekitar 2600 pakar dari berbagai bidang medis, mulai dari polio hingga tubercolosis, telah diterjunkan oleh WHO ke India.

Pasalnya, fasilitas kesehatan di India sedang kewalahan menghadapi lonjakan kasus positif dan kematian akibat virus Corona.

"Mereka akan membantu otoritas kesehatan India yang kelimpungan menghadapi pandemi," tuturnya.

JANGAN LENGAH

Kepala Teknis WHO, Maria Van Kerkhove, menambahkan apa yang terjadi di India dapat saja terjadi di negara-negara lain sehingga dia meminta negara-negara lain untuk tetap waspada dan tidak lalai dalam menerapkan protokol kesehatan.

"Kondisi di India sungguh sungguh mengerikan. Situasi tersebut bisa terjadi di negara lain jika kita lengah," paparnya.

Seperti dilaporkan berbagai media, melonjaknya kasus COVID-19 di India membuat sistem kesehatan di sana hampir kolaps.

Sejumlah rumah sakit dilaporkan kehabiskan oksigen, tempat tidur, ataupun ruang perawatan intensif.

Bahkan, beberapa rumah sakit harus memulangkan beberapa pasien agar terdapat ruangan untuk merawat pasien yang kondisinya kritis atau memburuk.

Langganan Artikel
Temukan Tips dan Berita menarik setiap harinya. GRATIS!

Tags Terkait:

Keluar dari JalanTikus

Popup External Background JalanTikus

Apakah anda yakin untuk meninggalkan website JalanTikus?

Ya
Batal