Jokowi Tawarkan Pulau Biak Ke Elon Musk | Rakyat Papua Ngamuk!

Rakyat Papua, yang pulaunya ditawarkan oleh Presiden Joko Widodo (Jokowi) sebagai lokasi peluncuran potensial untuk proyek SpaceX Elon Musk, telah mengirimkan protes ke orang terkaya kedua di dunia itu bahwa perusahaannya tidak diterima di tanah mereka.

Hal ini disebabkan kehadirannya akan menghancurkan ekosistem pulau mereka dan membuat orang-orang meninggalkan rumah mereka.

Musk ditawari penggunaan sebagian dari pulau kecil Biak di Papua oleh Presiden Jokowi pada bulan Desember tahun lalu.

Mengutip dari Guardian, seorang perwakilan pemerintah Indonesia mengonfirmasi bahwa dalam minggu ini, rencana pelabuhan antariksa sedang dikembangkan dengan berkonsultasi bersama pemerintah Papua dan masyarakat lokal.

Selain itu menurutnya pengembangan Biak sebagai "Pulau Luar Angkasa" akan membawa dampak ekonomi yang positif bagi penduduk pulau.

Namun orang Papua di Biak sangat menentang, dengan alasan landasan peluncuran luar angkasa akan mendorong deforestasi, meningkatkan kehadiran militer Indonesia, dan mengancam masa depan mereka di pulau itu.

Seorang kepala suku di pulau itu, Manfun Sroyer, mengatakan dia khawatir orang Papua akan terusir dari rumah mereka.

"Pelabuhan antariksa ini akan merugikan tempat perburuan tradisional kami, merusak alam tempat hidup kami bergantung. Tapi, jika kami protes, kami akan segera ditangkap," ungkapnya.

Rusia Tertarik Mengembangkan Pelabuhan Antariksa di Pulau Biak

Peta Pulau Biak A51d4

Badan antariksa Rusia, Roscosmos, juga punya tujuan untuk mengembangkan situs peluncuran roket besar di pulau Biak pada tahun 2024.

"Pada 2002, Rusia menginginkan tanah kami untuk peluncuran satelit. Kami memprotes dan banyak yang ditangkap dan diinterogasi. Sekarang mereka membawanya kembali dan pelecehan serta intimidasi ini masih berlangsung," kata Manfun Sroyer.

Pantai timur Biak menghadap samudra Pasifik, dan lokasinya, satu derajat di bawah ekuator, ideal untuk meluncurkan satelit orbit rendah untuk komunikasi.

Sehingga lebih sedikit bahan bakar yang dibutuhkan untuk mencapai orbit. Kedekatannya dengan cagar alam juga menjadikannya kandidat utama untuk situs peluncuran.

Musk berencana untuk meluncurkan 12.000 satelit pada tahun 2026 untuk menyediakan internet berkecepatan tinggi yang murah melalui layanan internet Starlink.

Usaha Pemerintah Indonesia Menarik Elon Musk Berinvestasi

Gambar Pulau Biak Ebda9

Sumber daya alam Papua Barat yang melimpah meliputi tembaga dan nikel, dua logam terpenting untuk roket serta baterai jarak jauh yang digunakan dalam kendaraan listrik Tesla.

Jokowi juga bertujuan untuk memikat Tesla ke Indonesia, mempromosikan deposit nikelnya, untuk menjadikannya produsen EV terbesar kedua di Asia Tenggara.

Jika berhasil, operasi Tesla dan SpaceX selanjutnya dapat mempercepat ekstraksi sumber daya di Papua dan Papua Barat.

Musk mengatakan kepada pejabat Indonesia pada bulan Juli bahwa Tesla akan menawarkan, "Kontrak raksasa untuk jangka waktu yang lama jika Anda menambang nikel secara efisien dan dengan cara yang sensitif terhadap lingkungan."

Namun orang Papua dan pakar lingkungan khawatir situs peluncuran akan semakin merusak ekosistem pulau yang rapuh.

"Itu adalah pulau kecil, rencana ini akan merusak ekosistem dan mengancam kelangsungan hidup masyarakat Biak. Mereka hanya ingin hidup sederhana, tanpa kehancuran yang datang ke pulau itu," terang Benny Wenda, pemimpin Gerakan Pembebasan Papua Barat (ULMWP) yang diasingkan, seperti yang dikutip dari Guardian.

Kepulauan Raja Ampat di Papua Barat memiliki cadangan nikel yang signifikan, tetapi koalisi organisasi non-pemerintah lingkungan Indonesia, JATAM, berpendapat bahwa penambangan yang diperluas di sana akan meningkatkan deforestasi.

Sehingga dikhawatirkan akan mencemari situs warisan dunia laut UNESCO yang diusulkan ini dan membahayakan kesehatan masyarakat setempat.

Tambang Grasberg di daratan Papua adalah tambang tembaga terbesar kedua di dunia.

Peningkatan produksi di sana kemungkinan akan menambah 80 juta ton limbah pertambangan yang dibuang ke sungai di sekitarnya setiap tahun, memperburuk kerusakan lingkungan.

Protes Rakyat Papua dengan Rencana SpaceX

Luas Pulau Biak Cf10c

Pada Juli 1998, pulau Biak adalah tempat salah satu pembantaian terburuk dalam sejarah pemerintah Indonesia di Papua Barat.

Ketika puluhan warga sipil disiksa dan dibunuh dan mayat mereka dibuang ke laut, yang diduga oleh pasukan keamanan Indonesia, setelah para aktivis mengangkatnya.

Tetua Biak, Tineke Rumkabu, yang selamat dari kekerasan itu, mengatakan dia ingin memberi tahu Musk bahwa proyek luar angkasa tidak diterima di pulau rakyatnya.

"Sebagai orang Afrika Selatan, Anda tentu tahu apartheid, pembunuhan orang kulit hitam. Jika Anda membawa bisnis Anda ke sini, Anda secara langsung mensponsori genosida Indonesia terhadap orang Papua," tukas Tineke.

Biak juga secara strategis penting bagi militer Indonesia, di mana pemerintah Indonesia telah membangun pangkalan angkatan laut, pasukan, dan udara yang berfungsi sebagai titik awal penyebaran pesawat dan pasukan.

Baca juga artikel seputar News atau artikel menarik lainnya dari JalanTikus.com.

BACA JUGA

7 Artis Indonesia yang Nikah dengan Kru TV | Mas Pur Hingga Menteri

15 Aplikasi Penghasil Uang Tercepat 2021, Langsung Cair & Terpercaya!

5 Video Klip Artis Indonesia yang Dituding Plagiat K-Pop | Terbaru Young Lex

16 HP RAM 4GB Murah & Terbaik 2021, Main PUBG Auto Rata Kanan!

Misteri Segitiga Bermuda Terpecahkan | Pesawat dan Kapal Terhisap?

ARTIKEL TERKAIT
Untitled Design 2021 02 12t163838 330 3010d
7 Artis Indonesia yang Menikah dengan Teman Sekolahnya, Teman Tapi Menikah!
Artis Indonesia Di Luar Negeri 140d6
10 Orang Indonesia Ini Jadi Artis di Luar Negeri, Tak Dihargai di Tanah Air?
Untitled Design 2021 02 10t155304 121 56944
7 Artis Indonesia yang Pernah Terjerat Utang Besar, Sampai Dipenjara!
Untitled Design 2021 02 10t125159 104 675aa
5 Artis Indonesia yang Ngamuk di Acara TV, Emosi Hingga Lepas Kendali?
Tags Terkait: joko widodoelon musk
Tautan berhasil disalinX
x

Keluar dari JalanTikus

Popup External Background JalanTikus

Apakah anda yakin untuk meninggalkan website JalanTikus?

Ya
Batal