• NONTONYUK!
  • Pasang Iklan
  • Hubungi Kami
  • Tentang Kami
  • Kerjasama
No Name
 

Penuh Aksi, Doctor Sleep Lebih Mirip X-Men?

Penuh Aksi, Doctor Sleep Lebih Mirip X-Men?

00
Rabu, 6 Nov 2019, 16:40 WIB
Danny Torrance harus kembali ke Overlook Hotel dan menghadapi sekelompok hantu dan setan mematikan demi menyelamatkan nyawa Abra Stone. Seperti apa?

Sebelum reaksi awal dari Doctor Sleep yang gemilang bermunculan, banyak pihak yang menyatakan skeptis akan keperluan hadirnya sekuel dari film The Shining (1980). Namun saat berita ini diturunkan, secara kolektif, masyarakat maupun kritikus terbukti menyambut positif film besutan Mike Flanagan ini. Dengan skor 75% di Rotten Tomatoes, 7.6/10 di IMDb, dan 81% dari Google users' review, film berdurasi 2 jam 31 menit ini sukses menuai pujian.

Pada kenyataannya, baik Stephen King, sang penulis novel original, maupun pihak Stanley Kubrick estate, sejak awal sudah mendukung penuh akan dilahirkannya film Doctor Sleep. Mereka bahkan membantu Flannagan agar bisa mendekati versi novel dan memiliki korelasi yang tepat dengan film terdahulunya. Penulis sendiri merasa bahwa Flanagan sukses menulis dan menyutradarai Doctor Sleep, namun tak sedikit pula dari para penonton yang menyaksikan mendapat feel X-Men dari film yang dibintangi oleh Ewan McGregor dan Rebecca Ferguson ini. Lho, kok bisa?

BACA JUGA
  • 10 Game Horor Offline Terbaik untuk Main di HP Android, Bukan Buat Para Penakut!
  • 15 Game Hantu Paling Seram di Dunia Terbaik Android 2019
  • 10 Meme Black Panther dan T'Challa yang Bikin Ngomong, Sultan Mah BEBAS!
  • 10 Foto Selfie Menyeramkan Bersama Hantu Nyata

Drown The Ghosts

Inside The Maze B3499

Sudah hampir empat dekade sejak terakhir kali Danny Torrance (Ewan McGreggor) dan keluarganya mengalami teror luar biasa saat sang ayah (Jack Nicholson) bekerja di Overlook Hotel. Selama bertahun-tahun dalam hidupnya, Danny bergulat dengan kemampuan psychic yang ia miliki. Tak ayal Danny pun tenggelam dalam kubangan alkohol dalam usahanya meredam para hantu yang kerap mengganggu kemanapun ia pergi.

Namun suatu ketika, Danny memutuskan untuk memulai hidup baru di sebuah kota kecil dan menghentikan kebiasaan buruknya sebagai alkoholik. Dibantu oleh Billy Freeman (Cliff Curtis) sahabatnya, Danny berhasil hidup normal dan bahkan memiliki pekerjaan tetap sebagai perawat di sebuah panti jompo.

Ketenangan hidup Danny tergoyah tatkala ia dihubungi lewat medium tembok tulis oleh seorang remaja psychic bernama Abra Stone (Kyliegh Curran). Pada awalnya, komunikasi mereka terasa santai dan hanya melibatkan hal-hal sepele seperti diskusi mengenai sekolah dan kemampuan yang ia miliki. Namun ketika Abra tanpa sengaja menarik perhatian sekelompok pemangsa nyawa yang menyebut diri mereka sebagai True Knot, dan dipimpin oleh Rose the Hat (Rebecca Ferguson) yang mematikan, Danny tahu bahwa nyawa teman kecilnya terancam bahaya.

Meski ia takut, dan telah melakukan segala cara untuk mengubur semua kekuatan psyschicnya, Danny kini harus mengeluarkan 100% kekuatan psyschic yang ia miliki untuk menghadapi Rose dan kelompok True Knot dan satu-satunya cara adalah dengan kembali ke Overlook Hotel dan kembali menghadapi para setan dan hantu yang selama ini memburunya. Berhasilkah Danny?

The X-Men Moment

Inside X Men Moment E6a64

Menyambung pembicaraan mengenai elemen X-Men dalam film ini, kemampuan psychic yang dimiliki Abra Stone digambarkan sangat luar biasa dari segi visual. Bahkan ketika kita disajikan dengan metafora isi kepala manusia (berupa kotak-kotak lemari berisi file, gereja besar berisi deretan kabinet, hingga labirin salju penuh peti setan), dan bagaimana Abra mentransfer memori ataupun kejadian yang ia miliki/ketahui layaknya komunikasi telepati Spock (Star Trek) kepada sang ayah.

Belum lagi penggambaran tarung drajat antara Abra Stone dengan Rose the Hat. Gravitasi dan atmosfir seolah tak menjadi masalah. Agak sulit membedakan antara apa yang terjadi di dunia nyata, atau dunia dalam isi kepala manusia yang terlibat. Namun disitulah keindahannya, semua bisa terjadi, adegan apapun bisa digambarkan, termasuk terbang melintasi kota, gunung dan laut hanya dengan menggunakan celana yoga.

Penulis tidak dapat menggambarkan lebih jauh lagi, takut masuk ranah spoiler. Intinya, menurut penulis pribadi, Doctor Sleep adalah film yang luar biasa! _Pacing_nya bagus, durasi yang Panjang bahkan hampir tidak terasa sama sekali. Performa aktor dan aktrisnya mantap, sinematografinya cantik, bahkan reka ulang adegan di dalam Overlook sungguh rapi seolah-olah kita menyaksikan kembali The Shining.

Ngomong-ngomong soal The Shining, ada baiknya kamu nonton film ini terlebih dahulu sebelum menonton Doctor Sleep. Ada banyak elemen yang terikat kuat dengan film sebelumnya dan akan memperkaya pengalaman menonton Doctor Sleep kamu. The Shining saat ini tayang di Netflix maupun Amazon Prime, jika ingin mulai menonton. Doctor Sleep tayang di Indonesia mulai hari ini, Rabu, 6 November 2019. Kamu siap nonton?

ARTIKEL TERKAIT
Cara Download Lagu 60d7c

5 Cara Download Lagu MP3 Terbaru 2020, Lengkap dan Cepat!

Aplikasi Launcher Android Terbaik Banner Cb1ed

15 Aplikasi Launcher Android Terbaik dan Terkeren 2020 | Bikin HP Jadi Kece!

Aplikasi Edit Video Pc Ringan Gratis Terbaik 2020 Banner 0f1a5

10 Aplikasi Edit Video PC Ringan & Terbaik 2020, Banyak yang Gratisan!

Cara Main Mobile Legends Di Pc Banner Ed879

Cara Main Mobile Legends di PC & Laptop (100% Works)

Tags Terkait:

oot
APPS TERKAIT
20130523140531_698
DreadOut Steam
Games Digital Happiness
Ghaib Icon
Ghaib 1.0.0.0
Games ZumatCliwon Studio
Pulang Icon Icon
Pulang (2013)
Games Test
Dyinglight Icon
Dying Light
Games Techland
Tunggu sebentar...

Keluar dari JalanTikus

Popup External Background JalanTikus

Apakah anda yakin untuk meninggalkan website JalanTikus?

Ya
Batal