J

A

L

A

N

T

I

K

U

S

!

!

  • NONTONYUK!
  • Pasang Iklan
  • Hubungi Kami
  • Tentang Kami
  • Kerjasama
No Name
 

Dilarang Digunakan Di Sekolah Jerman, Inilah 3 Bahaya Penggunaan Office 365!

Dilarang Digunakan Di Sekolah Jerman, Inilah 3 Bahaya Penggunaan Office 365!

Kamis, 18 Jul 2019, 16:30 WIB
Dilarang digunakan di sekolah bagian Hesse, Jerman, inilah alasan kenapa penggunaan Office 365 dilarang HBDI!

Di era digital seperti sekarang ini, nggak aneh rasanya jika teknologi sudah mulai banyak digunakan untuk mendukung kegiatan belajar mengajar di sekolah.

Seperti misalnya penggunaan salah satu produk besutan Microsoft, yaitu Microsoft Office yang sudah sangat umum sekali digunakan oleh para pelajar di seluruh dunia.

Namun, belakangan ini santer diberitakan bahwa salah satu negara bagian Jerman, Hesse, justru melarang penggunaan perangkat lunak buatan Micrososft tersebut di sekolah di wilayahnya.

Larangan tersebut ditujukan pada produk Microsoft Office versi online atau yang lebih dikenal dengan Office 365, geng.

Bahaya Penggunaan Office 365

Pelarangan tersebut tentunya tidak dilakukan tanpa alasan yang jelas, geng.

Pihak Komisi Perlindungan Data dan Kebebasan Informasi Hesse (HBDI) sendiri menyatakan beberapa alasan yang membuat penggunaan Office 365 ini dilarang digunakan.

1. Rentan Akan Masalah Privasi

Alasan utama yang membuat HBDI Hesse melarang penggunaan Office 365 di sekolah adalah isu privasi.

HBDI menilai layanan Office 365 yang berjalan lewat cloud ini rentan akan masalah-masalah privasi yang bisa membahayakan pihak sekolah dan juga murid-muridnya.

Pihak HBDI khawatir kalau data-data murid pengguna Office 365 yang mengalir ke server Microsoft di AS bisa diintip tanpa sepengetahuan atau persetujuan pengguna.

Microsoft sendiri sebenarnya pernah mengoperasikan server di Jerman tapi kemudian ditutup pada Agustus 2018 lalu, geng.

2. Microsoft Kurang Transparan Dalam Pengumpulan Data Pengguna

Selain keberatan karena masalah keamanan data pengguna, HBDI juga menilai kalau pihak Microsoft kurang transparan terkait sistem telemetri atau pengumpulan data yang ada di dalam layanan Office 365.

Mereka khawatir data-data pribadi para murid seperti subjek e-mail dan konten dokumen bisa dilihat dan dimanfaatkan oleh pihak yang tidak bertanggung jawab.

3. Melanggar Regulasi Perlindungan Data Umum Uni Eropa

Akhir dari keputusan HBDI melarang penggunaan Office 365 di sekolah bagian Hesse adalah karena dianggap melanggar Regulasi Perlindungan Data Umum (GDPR) Uni Eropa.

Pelanggaran tersebut berupa informasi telemetri data pengguna yang dikirimkan oleh Windows 10 dan cloud Microsoft ke server yang berlokasi di AS.

Menurutnya, hal tersebut melanggar GDPR yang telah diresmikan pada Mei tahun lalu.

HBDI Menyarankan Penggunaan Office 365 Digantikan

Terkait isu privasi tersebut, HBDI menyarankan sekolah-sekolah di bagian Hesse agar menggunakan software serupa yang bisa berjalan secara offline sebagai pengganti Office 365.

Salah satunya adalah aplikasi Microsoft Office 2019 yang tidak mengandalkan layanan cloud karena diinstall secara offline di PC.

Menanggapi masalah ini, pihak Microsoft sebagai penyedia layanan Office 365 mengungkapkan keinginannya untuk tetap bisa bekerja sama dengan negara bagian Hesse untuk lebih memahami isu privasi ini.

Baca juga artikel seputar Microsoft Office atau artikel menarik lainnya dari Shelda Audita.

ARTIKEL TERKAIT

Negara Paling Boros Kuota Internet di Dunia, Indonesia Termasuk?

4 Alasan untuk Gak Menggunakan TV sebagai Monitor PC, Bikin Sakit Mata?

10 Shortcut Rahasia Keyboard Pada PC, Bisa Buat Ngerjain Teman!

4 Alasan Kenapa Blokir HP BM Sulit Dilakukan, Akal-akalan Pemerintah?

Pemerintah China Dilaporkan Susupi Spyware di HP Turis, Kamu Juga Bisa Kena!

20 Drama Korea Terbaru Juni 2020, Wajib Banget Ditonton!

Tags Terkait:

Langganan Artikel
Temukan Tips dan Berita menarik setiap harinya. GRATIS!
Tunggu sebentar...

Keluar dari JalanTikus

Popup External Background JalanTikus

Apakah anda yakin untuk meninggalkan website JalanTikus?

Ya
Batal