J

A

L

A

N

T

I

K

U

S

!

!

  • HOME
  • APPS
  • GAMES
  • TECH HACK
  • ANDROID & IOS
  • GADGET
  • FINTECH
  • VIRAL
  • OOT
  • Pasang Iklan
  • Hubungi Kami
  • Tentang Kami
  • Kerjasama
 

              7 Perusahaan Teknologi Raksasa yang Kena Hack | No. 5 Perusahaan Indonesia!

              7 Perusahaan Teknologi Raksasa yang Kena Hack | No. 5 Perusahaan Indonesia!

              00
              Minggu, 14 Apr 2019, 18:00 WIB
              Perusahaan teknologi dianggap memiliki sistem keamanan yang aman oleh sebagian orang. Ternyata, itu tidak selamanya benar. Buktinya, beberapa perusahaan teknologi raksasa ini kena hack, inilah daftarnya!

              Peretasan semakin marak terjadi seiring pesatnya perkembangan teknologi zaman sekarang.

              Banyak perusahaan yang percaya diri sistem keamanannya sudah aman dari serangan hacker. Tapi, nyatanya masih ada saja beberapa peretasan yang terjadi.

              Bahkan, beberapa perusahaan berbasis teknologi yang dirasa punya sistem keamanan yang hebat tidak dapat terhindar dari kejamnya serangan hacker.

              Perusahaan-perusahaan teknologi raksasa sekelas Adobe pun tidak luput dari tangan-tangan usil para hacker.

              Selain Adobe, nyatanya masih ada beberapa perusahaan teknologi raksasa yang pernah kena hack. Mau tahu apa saja? Berikut daftarnya!

              Daftar Perusahaan Teknologi Raksasa yang Kena Hack

              Jika ditelusuri lebih dalam, serangan hacker pernah terjadi di beberapa perusahaan teknologi raksasa berikut ini.

              Satu di antaranya bahkan perusahaan asli Indonesia lho, geng.

              1. Yahoo

              yahoo_kena_hack

              Kala melakukan perjanjian akusisi atas Yahoo dengan Verizon pada September 2016 lalu, Yahoo mengumumkan bahwa perusahaannya menjadi korban peretasan data terbesar sepanjang sejarah.

              Pelaku peretasan tersebut diketahui mencuri sebanyak 500 juta data pengguna berupa nama, alamat e-mail, tanggal lahir, dan nomor telepon.

              Menanggapi kondisi itu, pihak Yahoo mengatakan sebagian besar password yang di-hack sudah dilakukan hashing menggunakan algoritma bcrypt yang kuat.

              Beberapa bulan setelah kejadian itu, hal yang sama terulang kembali menimpa Yahoo.

              Tepatnya pada bulan Desember, sebanyak satu miliar data pengguna Yahoo kembali diretas oleh hacker yang berbeda.

              Parahnya, serangan hacker yang kedua tersebut bukan hanya membobol data pengguna, tapi juga security question beserta jawabannya.

              Yahoo dikenal sebagai salah satu perusahaan teknologi raksasa yang menyediakan layanan chat bagi penggunanya lewat Yahoo Meessenger.

              Sayangnya, keberhasilan itu harus terhenti setelah perusahaan tersebut mengalami kebangkrutan dan resmi ditutup pada 17 Juli tahun lalu.

              2. Adobe

              adobe_kena_hack

              Pada awal Oktober tahun 2013, perusahaan Adobe mengumumkan bahwa perusahaan mereka terkena serangan hacker.

              Pembobolan itu mengakibatkan bocornya sekitar 3 Juta catatan kartu kredit pelanggan yang terenskripsi, juga data login pengguna yang belum diketahui jumlahnya.

              Tidak lama setelah laporan itu diumumkan, Adobe mengatakan para hacker telah mengakses ID dan password dari 38 juta pengguna aktif.

              Setelah dilakukan penelitian selama berminggu-minggu yang melibatkan seorang security blogger bernama Brian Krebs, ditemukan bahwa hacker itu juga membobol data informasi lain milik pengguna.

              Pembobolan data informasi tersebut meliputi nama, ID, password dan informasi kartu debit dan kredit pengguna.

              3. Sony's Playstation Network

              sony_playstation_kena_hack

              Peretasan yang menimpa Sony's Playstation Network ini dipandang sebagai pencurian data komunitas game terburuk sepanjang masa.

              Sebab, dari 77 juta akun yang terkena dampak dari peretasan ini, sebanyak 12 juta nomor kartu kredit telah dienskripsi.

              Dari hasil pembobolan tersebut, pelaku berhasil mendapatkan akses terhadap nama lengkap, password, Email, alamat rumah, history pembelian, rekening kartu kredit, dan data login juga password PSN/Qriocity.

              Akibat peretasan ini, Sony diperkirakan mengalami kerugian lebih dari Rp2 miliar dan situsnya mengalami down selama sebulan.

              4. eBay

              ebay_kena_hack

              Pada bulan Mei 2014, salah satu perusahaan lelang online raksasa, eBay, melaporkan serangan hacker yang menimpa perusahaannya.

              Mereka menyebutkan bahwa hacker berhasil membobol nama, alamat, tanggal lahir, dan password yang terenkripsi dari 145 juta penggunanya.

              Perusahaan itu mengatakan bahwa hacker masuk ke jaringan perusahaan menggunakan kredensial tiga karyawan perusahaan tersebut.

              Para hacker memiliki akses lengkap kedalam jaringan keamanan eBay selama 299 hari, selama kurun waktu itu, mereka bisa menuju ke database pengguna.

              John Donahoe, CEO eBay pada saat itu, mengatakan bahwa peretasan yang terjadi saat itu mengakibatkan penurunan aktivitas pengguna.

              5. Bukalapak

              bukalapak_kena_hack

              Beberapa pekan lalu, Bukalapak, salah satu situs jual beli online terbesar asal Indonesia diisukan mengalami peretasan oleh salah seorang hacker asal Pakistan.

              Hacker yang menyebut dirinya dengan nama Gnosticplayers ini mengklaim sudah berhasil menyusup ke dalam sistem keamanan Bukalapak dan mencuri sebanyak 13 juta akun pengguna.

              Gnosticplayers sendiri memiliki rekam jejak menjual data pengguna hasil curiannya di Dark Web.

              Menanggapi isu hangat tersebut, Achmad Zaky, selaku CEO Bukalapak mengakui bahwa memang ada upaya peretasan.

              Namun, Zaky membantah jika data penting seperti username, password, atau informasi pribadi pengguna lainnya dicuri.

              6. Facebook

              facebook_kena_hack

              Salah satu perusahaan media sosial terbesar, Facebook, ternyata pernah mengalami serangan hacker juga lho, geng.

              Serangan itu terjadi sekitar bulan September tahun lalu. Di mana ada sekitar 50 juta akun pengguna yang berhasil dicuri oleh hacker.

              Pihak Facebook mengatakan, hacker mengambil alih puluhan juta akun pengguna melalui fitur 'View As.'

              Fitur yang memungkinkan pengguna melihat seperti apa profil mereka jika dilihat oleh orang lain itu diketahui memiliki sebuah kelemahan pada kodenya.

              CEO Facebook, Mark Zuckerberg, mengungkapkan permasalahan ini merupakan masalah keamanan yang sangat serius.

              Hal itu ditandai dengan menurunnya saham Facebook sekitar 1,5% dan mengalami penurunan lagi sekitar 2,6%.

              7. Google Indonesia

              goole_kena_hack

              Perusahaan teknologi raksasa sekelas Google rupanya masih memiliki kelemahan yang membuat situsnya berhasil diretas.

              Peretasan ini terjadi pada bulan Oktober 2014 lalu. Untungnya, di kasus ini tidak ada data pengguna yang dicuri oleh hacker.

              Kelompok hacker bernama MadLeets ini diduga hanya melakukan DNS Hijacked dengan mengubah alamat DNS Google Indonesia ke sebuah situs berwarna hitam yang telah mereka buat sebelumnya.

              Berdasarkan sebuah diskusi di forum Kaskus, kelompok hacker itu mengubah DNS Google Indonesia "google.co.id" di alamat IP "192.99.147.160" dialihkan menuju "host B0x1.madleets.com" dengan IP "167.114.12.10."

              Akhir Kata

              Itulah tadi beberapa perusahaan teknologi raksasa yang pernah kena serangan hacker.

              Meskipun perusahaan teknologi raksasa identik dengan sistem keamanannya yang ekstra, ternyata itu tidak selamanya benar, geng.

              Komentar
              BERIKAN KOMENTAR
              Langganan Artikel
              Temukan Tips dan Berita menarik setiap harinya. GRATIS!

              Keluar dari JalanTikus

              Apakah anda yakin untuk meninggalkan website JalanTikus?

              Ya
              Batal