J

A

L

A

N

T

I

K

U

S

!

!

  • HOME
  • Pasang Iklan
  • Hubungi Kami
  • Tentang Kami
  • Kerjasama
 

              6 Fakta Mengejutkan dari Bocah SMP yang Berhasil Hack Situs Resmi NASA!

              6 Fakta Mengejutkan dari Bocah SMP yang Berhasil Hack Situs Resmi NASA!

              00
              Minggu, 14 Apr 2019, 20:00 WIB
              Seorang hacker asal Indonesia berhasil membobol situs resmi NASA yang berisi data sensitif dan rahasia. Siapakah dia dan bagaimana caranya meretas NASA? Simak penjelasan selengkapnya!

              Hacking merupakan aktivitas ilegal yang sering dilakukan oleh para hacker untuk mendapat informasi atau data penting dari satu organisasi atau pribadi.

              Belakangan ini, seorang remaja di Indonesia melakukan hacking terhadap situs NASA yang dikenal sebagai lembaga astronomi terbesar di dunia saat ini.

              Siapakah remaja ini dan bagaimana ia bisa membobol situs NASA?

              Simak kisah dan fakta unik hacker remaja Indonesia selengkapnya berikut ini!

              Remaja Indonesia Berhasil Hack Situs Resmi NASA

              NASA atau National Aeronautics and Space Administration merupakan lembaga pemerintahan milik AS yang khusus melakukan penelitian dan hal lain yang berkaitan dengan bidang astronomi.

              NASA pertama kali dibentuk pada 1958 yang kini bermarkas di Washington, D.C. Jika kamu tahu film seperti Gravity dan Interstellar, seperti itulah kira-kira gambaran aktivitas NASA.

              Lembaga ini memiliki keamanan yang sangat ketat dan aman, entah itu pada lokasi kantor pusat ataupun situs resminya di internet.

              Namun, seorang remaja asal Indonesia berhasil melakukan peretasan alias hacking terhadap situs www.nasa.gov.

              Ternyata sosok yang berhasil membobol situs NASA adalah Putra Aji Adhari. Penasaran siapa Putra sebenarnya dan fakta unik mengenai dirinya? Ini dia pembahasannya!

              Apa saja faktanya?

              1. Hacker Termuda Indonesia

              Remaja Indonesia Hack Situs Resmi NASA Putra 3a52e

              Sumber foto: Facebook/putraajiadhari

              Menjadi seorang hacker tidaklah mudah, butuh waktu yang cukup lama untuk dapat mengerti betul bagaimana bahasa pemrograman yang kompleks.

              Namun, hal ini bukan tantangan berat untuk Putra Aji Adhari yang masih sangat muda, tebak umurnya berapa?

              Ia masih 15 tahun, kini tinggal di daerah Ciledug, Tangerang. Pada usianya yang masih muda, ia berhasil membobol situs resmi NASA. Hebat!

              Remaja ini duduk di kursi SMP sekolah Madrasah Tsanawiyah. Ia mengaku gemar melakukan aktivitas pemrograman yang dilakukan olehnya secara otodidak.

              2. Sekolah Tidak Mengajar Pelajaran Komputer

              Remaja Indonesia Hack Situs Resmi NASA Wwcr Onno 9db81

              Sumber foto: Narasi TV

              Seperti yang Jaka sebutkan sebelumnya, Putra melakukan aktivitas programming dan peretasan atas ratusan situs.

              Di manakah ia belajar?

              Dikutip dari Narasi TV, programming tidak diajarkan dari sekolahnya. Melainkan ia dengan belajar sendiri alias otodidak, geng.

              Ia pun berpendapat bahwa banyak sekolah di Indonesia yang tidak mempunyai pendidikan yang layak untuk programming.

              Onno W. Purbo pun berpendapat bahwa Indonesia belum memiliki pendidikan yang cukup untuk pemrograman. Padahal hal ini penting terkait dengan keamanan siber di Indonesia.

              3. Terinspirasi dari Game

              Remaja Indonesia Hack Situs Resmi NASA Watch Dogs 8df77

              Bagaimana bisa ia diperkenalkan dengan programming saat sekolahnya saja tidak ada pelajaran mengenai bahasa pemrograman?

              Dikutip dari USS Feed, Putra pertama kali tertarik dalam bidang programming saat bermain game. Banyak game yang bertema hacking entah di PC atau Android.

              Dari sana ia tertarik, sehingga mencoba untuk belajar dan mulai menggeluti dunia pemrograman.

              Selain game, Putra juga terinspirasi dengan tokoh ternama seperti Mark Zuckerberg dan Bill Gates.

              4. Meretas Menggunakan Penetration Testing

              Remaja Indonesia Hack Situs Resmi NASA Fact Fee84

              Kisah membobol situs yang dilakukan oleh Putra Aji Adhari bukan dalam konteks negatif. Melainkan menjadi sebuah penemuan celah situs yang kemudian dilaporkan ke pihak bersangkutan (pemilik situs).

              Dikutip dari BugBounty ID melalui videonya di Youtube, Putra melaporkan adanya celah dalam situs www.nasa.gov yang berbentuk bug.

              Bug ini adalah Remote Code Execution atau RCE dengan cara peretasan melalui eksekusi kode arbiter pada mesin target peretasan (penetration testing).

              Singkatnya, sang hacker mengirim kode ke situs target untuk membobol. Inilah yang dilakukan oleh Putra terhadap situs resmi NASA.

              Celah yang ditemukan oleh Putra cukup berbahaya, karena hacker lain dapat melihat informasi dan data sensitif di dalam situs NASA.

              Putra melaporkan penemuannya pada 26 Mei 2018 kepada NASA, lalu ditanggapi dan dibenarkan pada 1 Juni 2018.

              Kebetulan, NASA sedang mengadakan program bugbounty lalu memberikan reward kepada Putra.

              5. Pernah Meretas Situs KPU

              Selain meretas situs NASA, Putra Aji Adhari juga sempat berhasil meretas situs pemerintahan di Indonesia yaitu KPU.

              Dikutip dari Kompas, ia menemukan celah pada server KPU yang berisi tabel nama seluruh daerah dan Daftar Pemilih Tetap (DPT) di Indonesia.

              Ia lalu melaporkan temuannya kepada Badan Siber dan Sandi Negara, lalu dialihkan kepada developer ditus KPU.

              6. Putra Menyebut Dirinya Bug Hunter

              Remaja Indonesia Hack Situs Resmi NASA Wwcr Putra 377a3

              Sumber foto: Narasi TV

              Ia juga sempat menyebutkan dirinya sebagai seorang Bug Hunter yang memang khusus untuk mencari bug di berbagai situs di seluruh dunia.

              Bug yang ia temukan seperti dalam situs NASA, akan dilaporkan ke pihak bersangkutan melalui komunitas Bug Bounty.

              Beragam Bug Bounty dapat ditemukan di internet seperti Hackerone dan Bugcrowd. Bug Hunter yang berhasil menemukan bug biasanya akan mendapat reward atau hadiah dari pihak bersangkutan.

              Jumlah reward atau hadiah yang diberikan tergantung dengan bug yang dilaporkan. Dikutip dari Wired, Facebook pernah memberikan reward kepada seorang Bug Hunter sejumlah 50 ribu USD, atau setara dengan Rp700 jutaan.

              Kamu tertarik jadi Bug Hunter, geng?

              Akhir Kata

              Itu dia hacker Indonesia yang mampu melakukan peretasan terhadap situs resmi NASA, melalui kisah Putra ini semoga dapat 'menyentil' pemerintah dan negara untuk mendukung potensi anak muda di Indonesia.

              Bagaimana pendapat kamu tentang dunia hacking di Indonesia, geng? Tuliskan pendapat kamu di kolom komentar, ya. Sampai jumpa di artikel selanjutnya!

              Baca juga artikel seputar hacker atau artikel menarik lainnya dari Daniel Cahyadi.

              Keluar dari JalanTikus

              Apakah anda yakin untuk meninggalkan website JalanTikus?

              Ya
              Batal