J

A

L

A

N

T

I

K

U

S

!

!

  • NONTONYUK!
  • Pasang Iklan
  • Hubungi Kami
  • Tentang Kami
  • Kerjasama
No Name
 

Ini Alasan Google Stadia Tidak Akan Laku di Indonesia!

Ini Alasan Google Stadia Tidak Akan Laku di Indonesia!

Selasa, 26 Mar 2019, 19:00 WIB
Google memperkenalkan perangkat gaming terbarunya, Google Stadia di gelaran GDC. Apakah layak masuk ke Indonesia? Simak penjelasan selengkapnya di sini!

Game Developers Conference atau GDC nampak ramai diperbincangkan, acara yang dilakukan pada 18 hingga 22 Maret 2019 ini memperkenalkan banyak inovasi menarik dari para developer.

Salah satunya adalah Google yang memperkenalkan platform game terbarunya, Google Stadia. Mungkin lebih tepat disebut cloud gaming sevice ya, geng.

Banyak hal menarik yang dimiliki oleh Google Stadia ini, walau begitu apakah perangkat satu ini layak masuk ke Indonesia?

Yuk, simak penjelasan selengkapnya di bawah ini!

Google Stadia, Gaming Platform Terbaru dari Google. Bakal Laku di Indonesia atau Tidak?

Google Stadia Tidak Akan Laku Indonesia 1 053e4

Sumber foto: Forbes

Google Stadia pertama kali diperkenalkan oleh Google dalam acara GDC pada hari Selasa, 19 Maret 2019 waktu setempat.

Perangkat ini merupakan sebuah platform cloud gaming, bukan sebuah konsol game. Kamu hanya akan memerlukan sebuah controller dan sebuah layar untuk menjalankan Google Stadia.

Layar yang digunakan dapat berupa browser pada layar PC atau Laptop, TV, dan bahkan ponsel pintar.

Entah media layar apa lagi yang dapat disambungkan dengan Google Stadia, tapi dari contoh yang diperlihatkan membuktikan bahwa Google Stadia punya mobilitas yang baik.

Fitur yang Ditawarkan Google Stadia

Dikutip dari The Verge, Google Stadia dapat melakukan streaming game dalam kualitas 4K HDR dengan frame rate hingga 60fps.

Wakil Direktur Project Stream Google, Majd Bakar, menyebutkan bahwa kedepannya Google Stadia dapat dimainkan hingga kualitas 8K dan frame rate hingga 120fps. Mantap!

Selain sebagai sebuah controller game, Google Stadia memiliki fitur tombol untuk terkoneksi dengan Youtube dan Google Assisstant.

Untuk bisa menggunakan Google Stadia, kamu harus memiliki kecepatan internet sebesar 25 Mbps untuk konfigurasi 1080p/60fps.

Sedangkan untuk kualitas 4K/60fps membutuhkan lebih dari 30Mbps. Teknologi 5G sangat dibutuhkan untuk mendukung perangkat yang satu ini, jika digunakan secara mobile.

Bagaimana Perangkat yang Digunakan Google Stadia?

Mungkin kamu bertanya-tanya, Google menggunakan perangkat darimana sehingga dapat melakukan streaming ke Google Stadia?

Google Stadia ini akan dipersenjatai oleh gabungan pusat data dari 200 negara di seluruh dunia, lalu disambungkan dengan kabel fiber optic.

Sistem perangkat server yang digunakan pun diklaim memiliki CPU dan GPU yang high-end, hingga mencapai 10,7 teraflop. Melebihi gabungan dua angka GPU dari Xbox dan Playstation, geng!

Google Stadia Tidak Akan Laku Indonesia 2 896ee

Sumber foto: Android Authority

Apakah ada jeda antar pusat data dengan platform Google Stadia?

Secara teknis pasti ada jeda, tapi belum diketahui seberapa besar jeda yang akan terjadi. Hal ini pun dapat berdampak buruk bagi game online yang membutuhkan permainan cepat.

Jumlah game yang akan didukung memang belum banyak, Google menyebutkan akan lebih dari 100 game yang akan dapat dimainkan dengan Google Stadia

Perilisan Google Stadia, Indonesia Belum Termasuk!

Waktu rilis belum disebutkan secara resmi oleh pihak Google, tapi akan dirilis pada tahun 2019 ini.

Untuk harga, google juga belum memberitahukan apakah pembayaran di lakukan terpisah untuk setiap game atau dengan sistem subscription seperti Netflix.

Google Stadia Tidak Akan Laku Indonesia 3 503ee

Sumber foto: NDTV Gadgets

Berbicara tentang Google Stadia yang kemungkinan hadir tahun ini, apakah Indonesia kebagian perangkat game satu ini?

Sepertinya belum, geng. Google Stadia sendiri hanya akan hadir di Amerika Serikat, Kanada, Inggris, dan Eropa pada perilisannya nanti.

Apakah Indonesia Membutuhkan Google Stadia? Ini jawabannya!

1. Kecepatan Rata-Rata Internet di Indonesia Belum Mendukung

Google Stadia Tidak Akan Laku Indonesia 4 3feeb

Sumber foto: wearesocial

Dikutip dari We Are Social, kecepatan rata-rata internet di Indonesia adalah 15,5Mbps. Sedangkan untuk dapat menggunakan Google Stadia, membutuhkan setidaknya 25Mbps dengan jaringan yang stabil.

Seandainya ada pun, kamu membutuhkan internet khusus yang memiliki harga paket yang cukup mahal, geng.

Dengan kurangnya dukungan kualitas internet di Indonesia, menurut Jaka Google Stadia ini belum layak untuk masuk ke tanah air saat ini.

2. Lebih Banyak Alternatif Konsol Lain

Google Stadia Tidak Akan Laku Indonesia 5 682ea

Sumber foto: ExtremeTech

Memiliki Google Stadia sama saja kamu memiliki konsol game atau PC yang dapat dibawa kemanapun asal ada koneksi internet yang mendukung.

Namun, banyak game kini yang hanya dapat dimainkan eksklusif di konsol tertentu. Contohnya, God of War di Playstation 4.

Hal ini menjadikan Google Stadia setara dengan PC atau konsol game XBOX One yang tak begitu diminati oleh masyarakat Indonesia, dibandingkan dengan Playstation 4.

Kalau sudah begitu, apakah kamu masih ingin memiliki Google Stadia? Walaupun harus kehilangan game eksklusif di konsol lainnya?

3. Sudah Ada layanan Cloud Gaming Lainnya

Google Stadia Tidak Akan Laku Indonesia 6 C8077

Konsep cloud gaming dalam Google Stadia bukanlah yang pertama di dunia, di Indonesia sendiri sudah ada beberapa layanan cloud gaming seperti GameQoo, Parsec, SkyeGrid, dan lainnya.

Layanan yang Jaka sebutkan di atas tidak membutuhkan aksesoris apapun yang harus dibeli terlebih dahulu, kamu bisa langsung daftar dan bermain game melalui streaming dengan mudah.

Tidak hanya itu, kabarnya Microsoft juga sedang dalam tahap mengembangkan layanan Cloud Gaming-nya sendiri, xCloud, sejak dua tahun lalu.

Jika sudah begitu, apakah kamu masih tetap membeli Google Stadia?

4. Tidak Cocok untuk Game Online

Game massive online multiplayer tentu membutuhkan kecepatan dan stabilitas internet. Semakin buruk kualitas internet kamu, maka semakin buruk permainan kamu karena jeda konektivitas.

Untuk kasus Google Stadia ini, jeda yang dimiliki akan semakin besar. Karena game harus mengirim data ke server, lalu disambungkan kembali ke perangkat Google Stadia kamu.

Selama belum dirilis secara resmi dan belum dicoba langsung oleh pemain, memang masalah jeda ini masih belum bisa dibuktikan.

Namun, kita lihat nanti setelah Google Stadia beredar. Apakah masalah ini akan muncul atau tidak, geng?

Video: Google Stadia Kabarnya Gak Akan Laku di Indonesia! Ini Penjelasannya!

Akhir Kata

Google Stadia menjadi langkah baru untuk Google untuk melebarkan sayapnya ke dunia game yang lebih luas.

Adanya perangkat ini pun diharapkan dapat menjawab permasalahan gamer yang ingin bermain secara mobile dengan pengalaman bermain yang maksimal.

Bagaimana menurut kamu tentang Google Stadia? Tuliskan pendapat kamu di kolom komentar, ya. Sampai jumpa di artikel game selanjutnya!

Baca juga artikel seputar Google atau artikel menarik lainnya dari Daniel Cahyadi.

ARTIKEL TERKAIT
Bocoran Avengers Endgame Banner 7de82

Bocoran Film Avengers: Endgame Terkuak, Ada Professor Hulk!

Wa Mod Diblokir Banner 67dd2

WhatsApp MOD Diblokir Sementara? Ini Cara Mengatasinya (Plus Rekomendasi WA MOD Anti Blokir!)

Main Pubg Dipenjara Banner 8408c

Awas! Main PUBG Bisa Bikin Kamu Dipenjara, Ini Buktinya!

Karakter Hewan Marvel Banner 9f734

Karakter Hewan Terkuat di Marvel Universe | Goose Kalah?

Xiaomi Harga Mahal D1f05

Takut Bangkrut, Xiaomi Mau Jual HP Mahal? Ini Penjelasannya!

Tags Terkait:

Tunggu sebentar...

Keluar dari JalanTikus

Popup External Background JalanTikus

Apakah anda yakin untuk meninggalkan website JalanTikus?

Ya
Batal