J

A

L

A

N

T

I

K

U

S

!

!

  • HOME
  • Pasang Iklan
  • Hubungi Kami
  • Tentang Kami
  • Kerjasama
 

              Bukan Hoax! iPhone Ternyata Bisa Kena Virus, Ini Bukti Nyatanya!

              Bukan Hoax! iPhone Ternyata Bisa Kena Virus, Ini Bukti Nyatanya!

              00
              Sabtu, 23 Mar 2019, 20:00 WIB
              iPhone dianggap salah satu smartphone paling aman di dunia. Benarkah demikian? Fakta membuktikan hal sebaliknya, iPhone bisa disusupi oleh virus!

              Kamu ingin punya smartphone merek apa? Jaka yakin beberapa di antara kalian menginginkan iPhone sebagai daily driver.

              Salah satu alasannya adalah keamanan iPhone yang diklaim tidak bisa disusupi oleh virus. Benarkah demikian?

              Kenyataannya, fakta membuktikan bahwa iPhone masih bisa disusupi oleh virus lo, geng! Enggak percaya? Yuk disimak penjelasan Jaka yang satu ini!

              Apakah iPhone Tidak Bisa Terkena Virus?

              Untuk masalah keamanan, Android seringkali dianggap lebih rentan daripada iOS. Salah satu penyebabnya adalah karena Android memang bersifat Open Source sedangkan iPhone atau iOS memiliki level akses yang lebih terbatas.

              Secara teori, iPhone masih bisa diserang oleh virus. Apa yang menjadi dasar pernyataan tersebut?

              Sebelumnya Jaka ingin kasih tahu kamu dulu nih, geng! Sebenarnya, virus hanya salah satu jenis dari malware. Apa itu malware? Kamu bisa baca di artikel Jaka yang satu ini!

              Seperti Apa Tingkat Keamanan iPhone?

              Iphone Terkena Virus 1 C615a

              Bagi sebagian orang, iPhone begitu membosankan karena sangat susah untuk memodifikasi sistem operasinya (iOS). Hal ini berbanding terbalik dengan Android.

              Tentu Apple memiliki alasannya sendiri. Salah satunya adalah memberikan pengamanan sekuat mungkin dengan meniadakan campur tangan dari pihak ketiga.

              Kamu tahu bukan kalau Apple sangat ketat dalam menyeleksi aplikasi yang bisa diunduh di App Store? Hal ini mengurangi kemungkinan adaya aplikasi yang membawa malware.

              Jadi, iPhone sangat aman dong? Oh, belum tentu. Dari laporan WikiLeaks, terbukti bahwa CIA mampu menembus pagar keamanan yang dimiliki oleh iPhone.

              Bagaimana bisa? Caranya dengan memanfaatkan titik-titik rentan yang bisa disusupi oleh malware. Padahal, banyak hacker di luar sana yang memiliki kemampuan setara dengan CIA.

              Tapi tentu saja, tingkat kerentanan yang dimiliki oleh iPhone jauh lebih rendah dari yang dimiliki oleh Android. Jadi, kamu pengguna iOS bisa sedikit bernafas lega.

              Ingat ya, sedikit.

              Jenis Virus yang Pernah Menyerang iPhone

              Seperti yang sudah Jaka sebutkan di poin sebelumnya, salah satu kasus di mana keamanan iPhone bisa dijebol adalah pada tahun 2017 oleh CIA.

              Selain itu masih ada lo! Contohnya pada tahun 2015, Apple mengumumkan bahwa ratusan aplikasi iOS dari China mengandung malware.

              Bagaimana bisa? Karena para pengembang menggunakan versi palsu dari Xcode yang dikenal dengan istilah XcodeGhost.

              Pada tahun 2014, Trojan bernama Xsser mRAT bisa menginfeksi iPhone yang telah di-jailbreak dan mencuri data pribadi pemiliknya.

              Berdasarkan beberapa contoh di atas, terbukti bahwa iPhone, atau lebih tepatnya iOS bisa juga terkena malware atau virus!

              Bahaya Mengancam Lewat Browser

              Iphone Terkena Virus 2 10f51

              Salah satu bahaya yang mengintai pengguna iPhone adala serangan phising yang akan mencoba untuk menipu kamu agar memberikan informasi pribadi secara online.

              Phishing biasa dilakukan melalui email, iklan, ataupun situs palsu yang meniru situs yang sering kamu gunakan.

              Karena tidak membutuhkan perantara aplikasi, serangan phising bisa dilakukan melalui browser yang ada di ponsel kamu, termasuk iPhone.

              Ada juga serangan phising yang dilancarkan melalui SMS, di mana biasanya disertai link yang akan membawamu ke situs yang berniat buruk kepadamu.

              Yang namanya malware sebenarnya sedikit mirip dengan Jelangkung, di mana ia harus diundang ke iPhone yang kamu miliki.

              Gimana maksudnya? Contohnya dengan menginstal aplikasi di luar App Store yang keamanannya tidak terjamin. Banyak sekali aplikasi palsu yang bertebaran di dunia maya sana.

              Ada juga melalui pop-up iklan dari situs yang tidak memiliki asal usul jelas. Jadi, kalau kamu membuka situs JalanTikus, Jaka jamin iklan yang muncul aman dari segala bentuk marabahaya.

              Bagaimana Cara Mengetahui iPhone Kita Terkena Virus?

              Tentu ada beberapa indikasi yang menunjukkan iPhone kita terkena virus. Salah satunya adalah munculnya aplikasi yang kamu rasa tidak pernah diinstal.

              Selain itu, hindari jailbreak pada perangkat iPhone-mu karena aktivitas tersebut membuat tingkat keamanannya menurun.

              Jika kamu menemukan aktivitas yang mencurigakan pada iPhone-mu, bisa jadi itu merupakan pertanda bahwa iPhone-mu sudah terinfeksi oleh virus.

              Walaupun Jaka tidak berharap itu terjadi, Jaka akan memberikan beberapa solusi untuk kamu.

              Pertama, lakukan reset pabrik agar segala virus yang sudah merasuki iPhone ikut lenyap. Oleh karena itu, pastikan kamu rajin melakukan backup.

              Selanjutnya, kamu bisa install pembaruan terbaru. Biasanya, pembaruan memperbaiki bug keamanan yang rentan diserang.

              Akhir Kata

              Jadi, apakah iPhone bisa terkena virus? Jawabannya, iya, meskipun untuk bisa melakukannya dibutuhkan upaya yang sangat berat.

              Selama kamu tidak melakukan hal-hal yang Jaka sebutkan di atas, kamu bisa bernafas lega kerena iPhone-mu tidak bisa diserang virus.

              Baca juga artikel seputar iPhone atau artikel menarik lainnya dari Fanandi Ratriansyah

              Komentar

              Keluar dari JalanTikus

              Apakah anda yakin untuk meninggalkan website JalanTikus?

              Ya
              Batal