J

A

L

A

N

T

I

K

U

S

!

!

  • HOME
  • Pasang Iklan
  • Hubungi Kami
  • Tentang Kami
  • Kerjasama
 

              Kronologi Tesseract: Dari Odin Hingga ke Tangan Thanos

              Kronologi Tesseract: Dari Odin Hingga ke Tangan Thanos

              00
              Rabu, 20 Mar 2019, 19:00 WIB
              Di film Captain Marvel, lagi-lagi muncul Tesseract. Jaka akan kasih tahu kamu kronologi tentang Tesseract mulai awal hingga bisa berada di tangan Thanos.

              Tesseract. Entah kenapa benda ini seolah menjadi sumber permasalahan di setiap film Marvel. Mungkin karena energi yang terkandung di dalamnya.

              Buat kamu yang belum tahu, di dalam Tesseract terdapat salah satu dari enam Infinity Stones, yakni Space Stone.

              Kubus berwarna biru ini memiliki sejarah yang cukup panjang, dan kali ini Jaka mau jelasin kronologi Tesseract dari pertama kali muncul hingga bisa berada di tangan Thanos.

              Kronologi Tesseract

              Tesseract merupakan sebuah kubus yang dirancang untuk menahan besarnya kekuatan yang dimiliki oleh Space Stone.

              Space Stone sendiri bisa membawa siapapun yang mampu menggunakannya untuk melintasi galaksi secara instan.

              Selain itu, Space Stone memiliki energi hampir tak terhingga yang bisa digunakan untuk berbagai hal, termasuk hal buruk.

              Kalau kamu belum nonton Captain Marvel, Jaka peringatkan bahwa tulisan ini mengandung SPOILER!

              Tahun 965 Sebelum Masehi

              Kronologi Tesseract 1 Aa69e
              Sumber foto: Gamespot

              Di film Thor, kita bisa melihat keberadaan Tesseract ribuan tahun yang lalu, Tesseract berada di peradaban Asgardian yang dipimpin oleh Odin. Tesseract disimpan di dalam Odin Vault dengan aman.

              Untuk menjaga keseimbangan antar sembilan dunia, Odin memutuskan untuk menyimpan Tesseract di Bumi, tepatnya di Tonsberg, Norwegia, dengan dijaga beberapa Asgardian.

              Ada juga yang beranggapan pemilihan Bumi adalah karena teknologi manusia Bumi dianggap primitif untuk bisa menggunakan Tesseract. Mungkin iya, pada waktu itu.

              Tahun 1942-1945 (Captain America: The First Avenger)

              Tersimpan selama ribuan tahun, keberadaan Tesseract akhirnya terbongkar. Johann Schmidt alias Red Skull adalah pemimpin HYDRA yang berhasil menemukan rahasia Tesseract.

              Red Skull ingin memanfaatkan Tesseract untuk meningkatkan kemampuan senjata agar pihak sekutu bisa menang pada perang dunia kedua.

              Steve Rogers alias Captain America berhasil menghentikan Red Skull. Tesseract sendiri jatuh ke dalam Samudera Arctic bersama sang kapten, sebelum ditemukan oleh Howard Stark, ayah dari Iron Man.

              Red Skull mendapat kutukan untuk menjadi seorang penjaga Soul Stone, salah satu dari Infinity Stones yang mengharuskan Thanos mengorbankan anak kesayangannya, Gamora.

              Tahun 1989-1995 (Captain Marvel)

              Kronologi Tesseract 2 42aa6
              Sumber foto: Bustle

              Entah bagaimana, Tesseract yang ditemukan oleh Howard Stark telah beralih tangan ke Dr. Wendy Lawson yang sebenarnya adalah makhluk Kree bernama Mar-Vell.

              Mungkin Stark merasa bahwa Dr. Lawson dapat dipercaya dan mengetahui bagaimana cara memanfaatkan Tesseract tersebut, sehingga ia memercayakan kubus tersebut.

              Kepercayaan Stark terbukti karena Dr. Lawson berhasil mengembangkan mesin berkecepatan cahaya yang bersumber dari Tesseract tersebut.

              Sayangnya, serbuan dari bangsa Kree membuat Mar-Vell tewas dan Carol Denvers mendapatkan kekuatan dari Tesseract sehingga dikenal sebagai Captain Marvel.

              Tesseract sendiri aman di labotarium rahasia milik Mar-Vell, sebelum ditelan bulat-bulat oleh Goose si kucing.

              Pada post-credit film Captain Marvel, terlihat Goose sedang memuntahkan Tesseract di atas meja kerja Nick Fury, menunjukkan bahwa benda tersebut kini berada di dalam S.H.I.E.L.D.

              Tahun 2012 (The Avengers)

              Tesseract tersimpan dengan aman di S.H.I.E.L.D. Bisa jadi, mereka menunggu ada teknologi dan orang-orang yang bisa memanfaatkan Tesseract untuk digunakan sebagai sumber energi tak terbatas.

              Pada tahun 2012, terdapat percobaan di labotarium S.H.I.E.L.D dengan bantuan profesor Erik Selvig yang sempat muncul di film Thor.

              Penelitian tersebut dimanfaatkan oleh Loki yang ingin menggunakan Tesseract untuk membuka portal di atas kota New York agar tentara Chitauri bisa masuk dan menginvasi Bumi.

              Bahkan, Loki mengendalikan Erik Selvig dan Hawkeye untuk membantunya. Seperti yang kita tahu, para Avengers berhasil menghentikan rencana Loki pada Battle of New York.

              Thor memutuskan untuk membawa Tesseract kembali ke Asgard. Sebagai gantinya, Odin memerintahkan pasukan Asgardian membawa Reality Stone untuk dititipkan ke the Collector.

              Alasannya, tidak bijak (atau terlalu berbahaya?) untuk menyimpan dua Infinity Stones pada tempat yang sama.

              Tahun 2018 (Avengers: Infinity Wars)

              Jaka enggak terlalu yakin dengan tahunnya, yang jelas pada akhirnya Tesseract berakhir di tangan Thanos pada film Avengers: Infinity Wars.

              Sebelumnya, ketika Asgard hancur pada film Thor: Ragnarok, Loki sempat mencuri Tesseract yang telah disimpan Odin Vault.

              Mungkin, itu bukan keputusan yang baik, karena pada akhirnya Thanos menghancurkan Tesseract untuk mengambil Space Stone yang ada di dalamnya.

              Dengan begitu, tamatlah Tesseract yang telah melewati berbagai peristiwa.

              Akhir Kata

              Panjang bukan sejarah Tesseract? Benda kubus yang sering menjadi sumber permasalahan di film-film Marvel tersebut ternyata berperan penting pada beberapa judul film.

              Gimana pendapatmu tentang Tesseract? Tulis di kolom komentar, ya!

              Sumber Banner: Time Magazine

              Baca juga artikel seputar Marvel atau artikel menarik lainnya dari Fanandi Ratriansyah

              Keluar dari JalanTikus

              Apakah anda yakin untuk meninggalkan website JalanTikus?

              Ya
              Batal