J

A

L

A

N

T

I

K

U

S

!

!

  • NONTONYUK!
  • Pasang Iklan
  • Hubungi Kami
  • Tentang Kami
  • Kerjasama
No Name
 

Zombie Fighters: Perpaduan Horror, Komedi, dan Sedikit Hati

Zombie Fighters: Perpaduan Horror, Komedi, dan Sedikit Hati

Minggu, 11 Jun 2017, 08:30 WIB
Zombie Fighters menggulirkan kisahnya dari Lambo, remaja rebel yang harus menyelamatkan adiknya, Audi, yang terjebak di sebuah rumah sakit tua.

Sinema Thailand punya perpaduan genre yang sudah menjadi salah satu ciri khasnya, yaitu horror dan komedi. Perpaduan yang sebenarnya bertolak belakang ini jelas tak mudah dan beresiko terhadap resepsi penonton. Salah-salah bisa jatuh menjadi sajian konyol yang cenderung ke murahan .

Hebatnya, sinema Thai berkali-kali membuktikan bisa menyeimbangkan horror dengan komedi sehingga kedua elemen ini bisa sama-sama berhasil dan saling melengkapi, serta biasanya ditambahkan pula elemen drama yang tak kalah dalam memggerakkan emosi. Persembahan terbaru, Zombie Fighters yang disutradarai Poj Arnon (Bangkok Love Story dan trilogi Make Me Shudder) kembali menggandeng idola-idola muda dari trilogi Make Me Shudder.

BACA JUGA
  • REVIEW Doraemon: Nobita and the Birth of Japan
  • Review Jack Reacher: Never Go Back
  • REVIEW: Operation Chromite, Kilas Balik Peristiwa Sejarah Battle of Incheon

Zombie Fighters: Horror, Komedi, dan Sedikit Hati

Beruntung bagi fans Puvadol Vechwongsa (James), Kunatip Pinpradab (Nick), dan Kittipat Samantrakulchai (Biew) di Indonesia karena distributor Inter Solusindo memboyong ketiganya beserta sutradara, Poj Arnon, untuk menyapa penggemar film Thai dan fans masing-masing, sekaligus screening special di CGV Grand Indonesia pada Rabu, 7 Juni 2017 lalu, sebelum tayang reguler di seluruh bioskop-bioskop CGV dan Cinemaxx.

Seperti layaknya kebanyakan film bertemakan zombie, Zombie Fighters menggulirkan kisahnya dari Lambo, remaja rebel yang mau tak mau harus menyelamatkan adiknya, Audi, yang terjebak di sebuah rumah sakit tua. Audi sendiri sebelumnya nekad masuk ke rumah sakit tersebut untuk mencari orang tua mereka yang hilang ketika dirawat.

Konon setahun sebelumnya, rumah sakit bernama Santa Marta ini menjadi sumber pertama epidemi virus yang mengubah manusia menjadi zombie ganas. Lambo ditemani adik bungsunya yang agak terbelakang, Cooper dan sahabat-sahabatnya. Satu per satu rombongan zombie harus mereka lalui untuk menemukan Audi dan orang tua mereka, tapi kenyataan pahit harus mereka hadapi. Pertemuannya dengan gadis misterius bernama Gel yang punya antidote virus zombie justru membuat suasana semakin mencekam.

Punya formula dasar film-film zombie, Zombie Fighters mencoba memanfaatkan kekhasan sadisme, suasana mencekam dikejar-kejar kawanan zombie, yang dipadukan dengan slapstick (dan juga dumb jokes), sekaligus sedikit drama keluarga. Bagi penggemar sub-genre zombie, mungkin akan merasa dimanjakan dengan permainan hide-and-seek dan mouse-and-cat yang memdominasi hampir 90% durasi.

Penanganan Arnon sebenarnya masih bisa lebih maksimal untuk membangun ketegangan maupun jumpscare yang lebih efektif. Joke-joke slapstick dan dumb joke diselipkan di berbagai momen menegangkan untuk sedikit menawarkan suasana ketegangan sehingga bisa terasa lebih aman untuk penonton yang tidak terlalu suka horror atau kekerasan.

Sayangnya, Zombie Fighters punya sangat banyak karakter yang bisa membingungkan bagi beberapa orang yang sulit membedakan wajah-wajah Asia. Ditambah character investment yang teramat kurang sehingga sulit pula untuk membuat penonton berempati. Untungnya masih ada momen keluarga yang cukup berhasil menggerakkan emosi penonton dengan rangkaian flashback-nya.

Komoditas utamanya dimanfaatkan dengan maksimal sehingga tiap kali kemunculan aktor-aktornya secara spontan membuat fansnya menjerit, apalagi ternyata ada hint berbau superhero ala Blade yang bisa jadi merupakan bagian dari grand design yang lebih besar nantinya.

Bagi penggemar sub genre zombie maupun fans dari aktor-aktor yang mendukung, Zombie Fighters bisa kalian saksikan mulai 14 Juni 2017 di bioskop-bioskop CGV atau Cinemaxx.

Baca juga artikel seputar film atau tulisan dari Grace Fika Hanna lainnya.

ARTIKEL TERKAIT

15 Aplikasi yang Bikin Boros Baterai, Nomor 6 Kita Pakai Setiap Hari!

10 Ponsel Unik yang Pernah Dibuat Nokia, yang Mana Milikmu?

6 Alasan Kenapa Harga Smartphone Samsung Selalu Mahal

Hobi Nonton? Ini 5 Situs Untuk Mencari Rekomendasi Film Terbaik

Digaji Tinggi, 6 Pekerjaan ini Bisa Dikerjakan Lewat Smartphone!

Tags Terkait:

APPS TERKAIT
Capsa Royale 3.1.1
Games 88 Entertaiment
JalanTikus 2.5.2
Apps JalanTikus.com
Babe - Baca Berita 7.6.2
Apps Mainspring
Dress Up Diary 1.3.43
Games Maingames
Langganan Artikel
Temukan Tips dan Berita menarik setiap harinya. GRATIS!
Tunggu sebentar...

Keluar dari JalanTikus

Popup External Background JalanTikus

Apakah anda yakin untuk meninggalkan website JalanTikus?

Ya
Batal