Indosat Buat Aplikasi Chat Lokal Saingan WhatsApp

Default

Indosat berencana mengembangkan aplikasi chat/ messaging antar platform buatan lokal. Aplikasi chat ini nantinya, seperti WhatsApp, dapat digunakan untuk komunikasi antar pengguna tanpa memerlukan bandwith internasional. Hal ini juga merupakan upaya Indosat untuk mendukung dan menumbuhkan industri aplikasi lokal.

Aplikasi chat lokal ini rencananya akan dirilis paling lambat kuartal ketiga 2013 dan dikategorikan sebagai Rich Communication System. Aplikasi ini nantinya akan dibuat bersama pengembang lokal yang didukung oleh Indosat.

Sumantri Joko Yuwono selaku Group Head Product & Marketing Support Indosat menyatakan bahwa saat ini Indosat masih dalam proses seleksi dan berencana akan meluncurkan aplikasi chat lokal buatan Indosat pada kuartal ketiga 2013 mendatang.

Bermunculannya berbagai layanan berbasis over-the-top (OTT) buatan asing belakangan ini mengancam pendapatan para operator telekomunikasi lokal dan menurut riset Ovum secara global, layanan OTT berpotensi merugikan pendapatan operator telekomunikasi hingga USD 58 miliar atau sekitar Rp 555 triliun. Potensi kerugian itu masih akan terus meningkat dalam beberapa tahun ke depan dan puncaknya akan mencapai USD 58 miliar atau sekitar Rp 555 triliun di 2016 nanti. Turunnya pendapatan tersebut terhitung sejak anjloknya pendapatan melalui layanan SMS yang tersaingi oleh layanan OTT seperti Whatsapp, BlackBerry Messenger, Skype, Line, Yahoo Messenger, Gtalk, dan sejenisnya.

Tidak dapat dipungkiri, layanan OTT juga dibutuhkan operator sebagai pemanis layanan untuk menarik pelanggan karena tarif OTT yang lebih murah dibandingkan layanan SMS atau telepon membuat pelanggan memilih menggunakan OTT daripada layanan telekomunikasi standar. Apalagi, sekarang ini layanan OTT bahkan menyediakan fitur telepon antar pengguna secara gratis. Meski begitu, pendapatannya terancam terus menurun jika hanya bergantung pada layanan OTT yang hanya menumpang dan tidak ikut membangun jaringan.

Melihat hal ini, Indosat mencari jalan alternatif dimana pelanggan bisa menikmati layanan OTT, namun tidak banyak merugikan pihak operator lokal sendiri. Dengan aplikasi chat lokal ini, pengguna smartphone juga bisa berkomunikasi dengan feature phone tradisional dengan pesan yang dikonversi menjadi text-based messaging SMS.

Dengan begitu, revenue dari SMS juga tetap terjaga, bandwidth yang digunakan hanya lokal dan menghemat bandwidth internasional. Sementara di sisi lain, aplikasi ini juga membuka peluang bisnis bagi para developer lokal.

Aplikasi ini nantinya akan bisa digunakan untuk operator lain, karena Indosat bertujuan untuk membantu developer lokal dan menyelamatkan industri telekomunikasi lokal secara keseluruhan. Sebuah tujuan yang mengesankan. Apakah kamu tertarik untuk membuat aplikasi chat lokal saingan WhatsApp?

Sebagai perbandingan, operator telekomunikasi Cina, Fetion, juga sempat melakukan langkah serupa untuk menyelamatkan pendapatannya; setelah sempat sukses, aplikasi ini akhirnya dikalahkan oleh WeChat.

Like Facebook Page, Follow Twitter atau add Google + JalanTikus untuk terus mendapatkan informasi terbaru seputar teknologi dan download software terbaru untuk PC dan Apps Android dengan Gratis, Aman dan Cepat.

Sumber : detik

Tautan berhasil disalinX
x

Keluar dari JalanTikus

Popup External Background JalanTikus

Apakah anda yakin untuk meninggalkan website JalanTikus?

Ya
Batal