Usai Cerai, Bill Gates Perkirakan Dunia Kembali Normal dari Covid-19 di Akhir 2022

Default

Bill Gates, salah satu orang terkaya di dunia yang merupakan pendiri Microsoft mengungkapkan bahwa dunia dapat pulih dari pandemi Covid-19 di akhir tahun tahun 2022.

Hal tersebut disampaikannya dalam sebuah wawancara di Sky News pada pekan lalu. Menurutnya, dunia akan kembali normal karena banyak negara sudah memulai program vaksin Covid-19.

Namun, Gates mengatakan virus corona tak akan sepenuhnya hilang pada saat itu.

Dia mengatakan, yang bakal terjadi adalah jumlah penurunan kasus positif menjadi sangat kecil pada akhir tahun 2022.

"Kami tidak akan memberantas penyakit ini, tapi kami akan dapat menurunkannya menjadi jumlah yang sangat kecil pada akhir tahun 2022," papar Gates, seperti dikutip dari Tempo.

PROGRAM VAKSIN

Dia menjelaskan bahwa negara-negara kaya seperti Amerika Serikat dan Inggris akan mampu melakukan vaksinasi dalam jumlah besar pada pertengahan tahun ini.

Selanjutnya, ujar Gates, program vaksin akan dilanjutkan ke negara-negara berkembang. Menurutnya, vaksin akan berhasil disebarkan ke seluruh dunia pada akhir tahun 2021 dan 2022.

Gates 3 Ddc3e

Dia menambahkan, sangat penting untuk dapat mendistribusikan vaksin ke seluruh dunia. Oleh karena itu, dia menyiapkan dana puluhan juta dolar untuk membantu penyebaran vaksin ke negara-negara lain melalui organisasi nirlaba miliknya.

Seperti diketahui, pada Desember 2020, Gates yang berusia 65 tahun melalui Yayasan Gates berkomitmen menyediakan dana hingga US$ 1,7 miliar untuk respons penanganan virus corona di seluruh dunia.

Sang mantan istri, Melinda Gates, yang juga merupakan ketua Gates Foundation, mengatakan untuk melakukan penanganan Covid-19, dibutuhkan dukungan dari seluruh pemimpin dunia.

BERCERAI

Di sisi lain, Gates dan istrinya baru-baru ini secara tiba-tiba mengumumkan perceraian mereka.

Pernikahan mereka yang sudah berjalan 27 tahun lamanya menyusul nasib yang sama seperti Jeff Bezos dan istrinya.

Bill Gates menyatakan perceraiannya dengan Melinda Gates lewat sebuah cuitan di Twitter.

"Setelah banyak pemikiran dan banyak pekerjaan pada hubungan kami, kami telah membuat keputusan untuk mengakhiri pernikahan kami. Selama 27 tahun terakhir, kami telah membesarkan tiga anak yang luar biasa dan membangun sebuah yayasan yang bekerja di seluruh dunia untuk memungkinkan semua orang menjalani kehidupan yang sehat dan produktif," tulisnya.

Bill 2 4478c

Bill dan Melinda menikah pada tahun 1994, tujuh tahun setelah Melinda Gates bergabung dengan Microsoft sebagai manajer produk. Ketika Bill Gates awalnya mengajaknya kencan, dia bertanya apakah mereka bisa keluar "dua minggu dari malam ini."

Melinda Gates berkata: "Saya tidak tahu apa yang saya lakukan dua minggu dari malam ini."

Bill Gates menjawab: "Kamu tidak cukup spontan untukku." Setelah mendapatkan nomor teleponnya, dia akhirnya meneleponnya pada hari yang sama.

Mereka memiliki tiga anak bersama, salah satunya adalah pelompat pertunjukan berkuda peringkat nasional.

Setiap anak Gates akan mewarisi 10 juta Dollar AS atau setara dengan Rp144 miliar, kata Bill Gates.

SUMBANG KEKAYAAN

Sementara itu, sisa kekayaan Gates akan disumbangkan.

Kini, Melinda Gates sudah merubah namanya di Twitter menjadi Melinda French Gates. Forbes menyebut Melinda Gates sebagai wanita paling berpengaruh di bidang filantropi.

Bill 3 1b2ad

Runtuhnya pernikahan Bill dan Melinda Gates sempat membuat sebagian orang khawatir mengenai Yayasan yang didirikan mereka.

Pasalnya, Yayasan Bill dan Melinda Gates sudah banyak menyumbang dana dalam mencegah Covid-19 sejak awal pandemi di Maret 2020.

Pada tahun 2010, mereka juga meluncurkan The Giving Pledge dengan investor miliarder Warren Buffett sebagai komitmen untuk memberikan sebagian besar kekayaan mereka untuk amal selama hidup mereka.

Menanggapi hal tersebut, keduanya mengaku tidak akan melepas tanggung jawab mereka dalam menjalankan yayasan tersebut bersama.

Kami terus berbagi keyakinan dalam misi itu dan akan melanjutkan pekerjaan kami bersama di yayasan, tetapi kami tidak lagi yakin kami dapat tumbuh bersama sebagai pasangan dalam fase kehidupan kami selanjutnya, kata Bill dan Melinda Gates.

Menurut laporan New York Times, pasangan ini memang sudah menghadapi masa sulit dalam hubungan mereka selama beberapa tahun terakhir.

Meskipun sempat nyaris runtuh, namun keduanya tetap untuk berusaha bertahan. Bahkan, di tahun 2020 pun Bill mengundurkan diri dari Microsoft demi fokus pada yayasan mereka.

Bill 4 25fc5

Tujuannya agar keduanya bisa memiliki waktu lebih banyak bersama keluarga.

Namun, Melinda memang sudah meragukan nasib pernikahannya dengan Bill Gates pada tahun 2019, lewat wawancara Sunday Times of London.

"Ketika dia mengalami kesulitan untuk membuat keputusan terkait pernikahan, sangat jelas bahwa itu bukan tentang saya. Ini tentang 'Bisakah saya mendapatkan keseimbangan antara pekerjaan dan kehidupan keluarga?'" kata Melinda.

"Dan percayalah, saya dapat mengingat hari-hari yang sangat sulit dalam pernikahan kami di mana saya berpikir, 'Bolehkah saya melakukan ini?'" ujarnya.

Adapun, keduanya kerap memuji satu sama lain meski kadang terdapat riak-riak ketika jalani rumah tangga.

"Melinda benar-benar partner yang setara. Dia sangat mirip denganku bahwa dia optimistis dan tertarik pada sains. Dia lebih baik dalam berurusan dengan orang daripada aku," kata Gates beberapa waktu lalu, dikutip dari CNBC.

Melinda dipinang Bill Gates di tahun 1994 dan telah dikaruniai tiga anak yakni Jennifer Katharine (1996), Rory John (1999), dan Phoebe Adele (2002).

Belakangan Melinda buka-bukaan tentang sosok asli Bill Gates, yang di tengah kesibukannya sebagai CEO Microsoft, masih bersedia mengantarkan putri sulungnya berangkat sekolah beberapa hari dalam sepekan.

Rupanya hal tersebut ia lakukan sebagai upaya untuk membantu sang istri membagi tanggung jawab berumah tangga.

Hal tersebut diungkapkan Melinda beberapa waktu lalu saat berbicara dengan Editor-in-Chief Business Insider AS, Alyson Shontell.

Rupanya, hal sederhana yang dilakukan oleh Bill Gates tersebut cukup berdampak besar pada lingkungan sekolah anak mereka tersebut.

"Kami berdua menyepakati sekolah yang kami pikir cocok buatnya dalam jangka panjang. Dari rumah kami, jaraknya tak begitu jauh ditempuh dengan mobil. Dan aku berargumen bahwa akan ada masa bertahun-tahun mengemudi (untuk mengantar)," tutur Melinda dikutip dari Business Insider.

"Mungkin kami harus menunggu dulu dan memasukkannya ke sekolah itu saat sudah lebih besar. Bill sendiri bersikeras kami harus melakukannya pada saat itu juga. Dan ia mengatakan, 'Aku yang akan mengantarnya'," tambah Melinda.

Melinda sendiri terkejut dengan kesediaan Bill Gates itu, lantaran pekerjaan suaminya yang begitu menuntut serta jarak yang ditempuhnya ke kantor lumayan jauh.

Namun, beberapa pekan kemudian, Melinda justru menemukan hal yang menarik ketika gilirannya untuk mengantar Jenn ke sekolah.

"Ibu-ibu yang lain mendatangiku dan bilang, 'Hei, kamu tahu nggak apa yang berubah di ruang kelas?'" ujarnya mengenang.

Apa yang terjadi? Ternyata lebih banyak bapak-bapak yang ikutan antar anaknya ke sekolah. Itu semua tidak terlepas dari tindakan Bill Gates.

"Mereka (para ibu) kira-kira bilang begini, 'Ya, kami pulang dan bilang ke para suami kami, 'Jika Bill Gates, seorang CEO Microsoft, bisa mengantar anaknya ke sekolah, kamu pun harusnya juga bisa!" celetuk Melinda.

Usaha berbagi tanggung jawab rumah tangga antara Bill dan Melinda rupanya dapat berdampak juga ke keluarga yang lain, tak hanya pada keluarga mereka sendiri.

Bahkan Melinda menyebut apa yang sudah dilakukan Bill turut mendekatkan hubungan di antara ayah dengan anak.

"Bill dan anak-anak senang dengan momen-momen di dalam mobil. Mendengar musik bersama, (atau) obrolan yang selama bertahun-tahun mereka lakukan -- ini memunculkan sisi lain dirinya (Bill) yang mungkin takkan terlihat pada momen lain," ujar Melinda.

CURHAT MELINDA

Meski begitu Melinda sempat merasa kesepian selepas melahirkan Jenn. Usai dirinya keluar dari pekerjaannya, kemudian Bill sangat sibuk menjadi bos dan pendiri Microsoft.

Tak ayal Melinda juga kadang merasa galau dan berpikir kalau sebenarnya mereka bukan pasangan yang setara.

"Ketika kami pertama punya Jen, aku merasa kesepian dalam pernikahan kami. Bill adalah CEO Microsoft waktu itu. Dia lebih daripada sibuk, semua orang menginginkan dia dan aku berpikir, mungkin secara teori ia ingin punya anak, tapi realitanya tidak demikian," curhatnya.

Pada awalnya, mereka pindah ke rumah ukuran biasa yang telah dipilih selepas mereka berdua bertunangan. Melinda sama sekali tak bermasalah dengan hal tersebut.

Namun, setahun setengah kemudian, mereka pindah ke rumah mewah sangat besar yang rupanya telah dibangun Bill semenjak dia masih bujangan.

"Aku sebenarnya tak ingin pindah ke rumah itu. Faktanya, aku tidak merasa Bill dan aku sama soal apa yang kami inginkan dan kami hanya punya sedikit waktu untuk mendiskusikannya," kenang Melinda.

Namun, di tengah semua hal itu, Melinda pernah merasakan krisis kepercayaan diri, pasalnya Melinda bukan lagi seorang eksekutif bisnis.

Dirinya hanyalah sosok ibu dengan anak kecil dan suami yang sering bepergian kemudian mereka pindah ke rumah mewah raksasa.

Melinda bahkan bertanya-tanya apa yang akan orang pikirkan mengenai dirinya, lantaran rumah tersebut bukanlah dirinya.

Itulah momen di mana Melinda ingin mulai naik agar mempunyai kemitraan yang setara dengan suaminya yang super sibuk.

"Kami sudah menempuh jalan panjang sejak saat itu. Bill sering bicara di wawancara bahwa dia selalu punya partner di semua yang dia lakukan. Itu memang benar, tapi dia tidak selalu punya partner yang setara," aku Melinda.

"Dia harus belajar bagaimana agar bisa setara dan aku harus belajar bagaimana bisa melangkah naik agar setara," tambahnya.

Bill Gates sendiri pernah bercerita kalau dirinya menyukai untuk cuci piring sendiri. "Aku mencuci piring setiap malam. Orang lain menawarkan diri untuk itu, tapi aku suka melakukannya dengan caraku," tutur Gates.

Sayang sekali pasangan yang serasi ini harus kandas di umur pernikahan yang cukup panjang. Padahal mereka berhasil menginspirasi keluarga lainnya.

Tags Terkait: microsoft
Tautan berhasil disalinX
x

Keluar dari JalanTikus

Popup External Background JalanTikus

Apakah anda yakin untuk meninggalkan website JalanTikus?

Ya
Batal