Tim Arkeolog Temukan Kota Emas Firaun yang Hilang di Mesir

Default

Di samping kaya akan minyak, kawasan Timur Tengah juga dianugerahi dengan harta karun yang berlimpah dan sangat berharga dari masa lalu atau zaman kuno. Salah satunya adalah Mesir, yang terkenal dengan Piramida dan mumi-mumi para Firaun di masa lalu.

Nah baru-baru ini, para pakar arkeologi menemukan kota emas yang hilang di Mesir. Kota ini merupakan kediaman legenda Lembah Raja di zaman kerajaan Firaun.

Kota emas yang hilang itu sendiri adalah sebuah kota kuno di padang pasir Luxor yang diklaim sebagai penemuan terbesar yang pernah ada di Mesir.

Misi penemuan kota emas yang hilang di bawah reruntuhan pasair tersebut dipimpin oleh ahli Arkeologi terkenal Mesir, Zahi Hawass.

Kota ini diperkirakan berusia 3.000 tahun yang berasal dari pemerintahan Amenhotep III, dan terus digunakan oleh Tutankhamun dan Ay.

Banyak misi pencarian datang dari luar negara sebelum gagal menemui kota itu, ujar dia dilansir dari Gulfnews.

Betsy Bryan, seorang profesor Egyptology di Universitas Johns Hopkins, mengatakan, penemuan kota yang hilang ini adalah penemuan arkeologi terpenting kedua sejak makam Tutankhamun.

"Penemuannya akan memberi kita gambaran yang langka tentang kehidupan orang Mesir kuno ketika kekaisaran itu berada pada posisi terkaya," imbuh dia yang dilansir dari Kompas.

Penemuan kota yang hilang itu merupakan yang terbaru dari serangkaian misi arkeologi yang digali dalam beberapa bulan terakhir di Mesir.

Penemuan ini memberikan pemahaman baru tentang kerajaan yang menguasai Mesir kuno.

Pemerintah Mesir berharap penemuan tersebut akan mendukung industri pariwisata yang sangat penting di negaranya.

Mengingat negara ini sebelumnya sempat terpukul oleh pandemi corona, serangan militan Islamis, dan ketidakstabilan politik.

Benda-benda yang Ditemukan di Kota Emas Firaun

Kota Emas Firaun B5b35
Sumber foto: World-today-news.com

Salah satu situs yang paling signifikan dari penemuan tersebut adalah Aten. Situs ini digali pada bulan September di area antara kuil Raja Ramses III dan Amenhotep III.

Para arkeolog mengatakan, tujuan awal dari misi tersebut adalah untuk menemukan kuil kamar mayat Raja Tutankhamun. Saat digali, formasi batu bata lumpur mulai muncul ke segala arah.

"Apa yang mereka gali adalah situs kota besar dalam kondisi baik, dengan tembok yang hampir lengkap, dan kamar-kamar yang penuh dengan peralatan kehidupan sehari-hari," kata Betsy Bryan lagi.

Zahi Hawass menyebut banyak misi luar negeri mencari kota ini dan tidak pernah menemukannya. Namun, dia dan timnya berhasil menemukannya.

Para arkeolog menjelaskan, kota ini aktif pada masa pemerintahan Amenhotep III dan putranya Amenhotep IV, yang juga dikenal sebagai Akhenaton. Selanjutnya, kota itu digunakan oleh Tutankhamun dan penggantinya, Raja Ay.

Jalan-jalan kota tersebut diapit oleh rumah-rumah. Beberapa di antaranya memiliki tembok setinggi hampir 10 kaki atau sekitar tiga meter.

Tim arkeolog sendiri menentukan tanggal pemukiman tersebut melalui prasasti hieroglif yang ditemukan di bejana anggur, cincin, scarab, tembikar, dan batu bata lumpur dengan segel cartouche Raja Amenhotep III.

Para arkeolog juga menemukan beberapa tempat di area selatan kota, seperti toko roti dan dapur besar lengkap dengan oven dan tembikar untuk menyimpan makanan.

Di area kedua ada distrik administrasi dan pemukiman yang dipagari oleh dinding zigzag dengan hanya satu pintu masuk untuk sistem pengamanannya.

Di area ketiga terdapat bengkel. Di dalamnya disebutkan ada cetakan-cetakan untuk menghasilkan jimat dan ornamen untuk kuil dan makam. Terak pembuatan logam dan kaca juga telah ditemukan.

"Di seluruh area yang digali, misi telah menemukan banyak alat yang digunakan dalam beberapa jenis aktivitas industri seperti pemintalan dan pertenunan," ungkap arkeolog tersebut.

Di area lain, tim arkeolog juga menemukan kuburan dua ekor sapi atau lembu di sebuah ruangan dan sisa-sisa jasad dengan tangan terentang ke samping dan tali melilit lutut, sebuah kuburan besar di sebelah utara kota, dan sekelompok kuburan yang dipotong dari batu.

Baca juga artikel seputar Iptek atau artikel menarik lainnya dari Andri Alfansyah.

BACA JUGA

7 Artis Indonesia yang Terlihat Bodoh Padahal Pintar, Menipu Banget!

Hai Crazy Rich, Inilah 10 Sekolah Termahal di Indonesia | Bikin Uang Papa Habis!

7 Artis Indonesia yang Masih Kerja Meski Punya Suami Tajir | Makin Crazy Rich!

6 Aktris Indonesia yang Punya Perut Six Packs | Bikin Para Cowok Iri!

ARTIKEL TERKAIT
Buah Tertua Di Dunia 07872
7 Pohon Tertua di Bumi | Candi Borobudur dan Piramida Mesir Kalah Tua!
7 Wujud Superhero Yang Digambar Dengan Gaya Mesir Kuno Banner
7 Wujud Superhero yang Digambar dengan Gaya Mesir Kuno
Untitled Design 2021 04 12t142721 820 8373e
Bukan Piramida Milik Mesir, Gunung Padang Cianjur Adalah Piramida Tertua di Dunia!
Tinggi Mumi Firaun Cd3bb
Parade Mewah Pemindahan Mumi Firaun ke Museum Baru | Sensasional Banget!
Tautan berhasil disalinX
x

Keluar dari JalanTikus

Popup External Background JalanTikus

Apakah anda yakin untuk meninggalkan website JalanTikus?

Ya
Batal