Spesies Kunang-kunang Langka Ditemukan Kembali | Sempat Hilang 100 Tahun!

Default

Kunang-kunang mungkin binatang yang gampang ditemukan, tetapi tidak untuk spesies satu ini. Setelah menghilang 100 tahun, kunang-kunang langka ini ditemukan kembali.

Nama ilmiah kunang-kunang tersebut adalah Luciola Singapura. Seperti namanya, hewan berjenis serangga ini ditemukan di rawa Nee Soon, Singapura.

Terakhir kali terdeteksi, kunang-kunang ini pada tahun 1909 dan memiliki sejarah lebih dari 112 tahun.

Mitos Kunang Kunang 59717

Seperti dikutip dalam Mashable, binatang langka tersebut ditemukan oleh tim peneliti dari National University of Singapore (NUS) dan National Park Service (NParks).

Pada saat yang bersamaan, penelitian ini telah dipublikasikan dalam sebuah makalah. Pada tahun 2009, survei populasi kunang-kunang nasional Singapura mencatat 11 spesies berbeda.

Termasuk satu spesies yang tidak teridentifikasi yang tidak sesuai dengan deskripsi kunang-kunang yang diketahui pada saat itu.

Luciola Singapura Adalah Penemuan Penting

Jual Kunang Kunang Ca34b
Sumber foto: Twitter.com/Wanfajusoh

Ketika para peneliti memeriksa spesimen spesies yang tidak diketahui di Museum Sejarah Alam Lee Kong Chian (LKCNHM), mereka melihat kemiripan morfologi (struktur biologis) yang hampir sama dengan spesimen tak dikenal yang dikumpulkan di area yang sama dari tahun 1989 hingga 1990.

Kemudian, antara 2018 dan 2019, tim kembali ke rawa Nee Soon untuk penyelidikan lebih lanjut. Selanjutnya dilakukan pemeriksaan morfologi dan analisis filogenetik untuk mengetahui bahwa hewan tersebut memiliki spesimen yang berbeda dengan hewan lain.

Dengan kata lain, para peneliti menemukan kunang-kunang jenis baru. Akhirnya, Luciola Singapura menjadi nama ilmiah spesies tersebut.

Dibandingkan dengan spesies lain, rata-rata panjang Luciola Singapura tidak melebihi 5 mm.

Namun, seperti kunang-kunang biasa, hewan ini hidup di daerah berawa yang dikelilingi vegetasi lebat, dedaunan lembab, dan garis tanah dengan kelembapan tinggi.

Filosofi Kunang Kunang Ab640

Para peneliti mengatakan bahwa dari jam 8 malam hingga jam 10 malam, kunang-kunang Luciola Singapura diamati terbang rendah sambil memancarkan cahaya di semak-semak di tepi hutan.

Bagi Singapura, penemuan ini sangat penting. Keberadaan Luciola Singapura menggambarkan perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi, lantaran telah menjadi spesies baru setelah lama menghilang.

Lebih khusus lagi, ini termasuk kemajuan dalam memeriksa DNA modern, seperti gonom skimming, yang memungkinkan para peneliti untuk memeriksa struktur biologis internal kunang-kunang.

Baca juga artikel seputar Sains atau artikel menarik lainnya dari Ilham Fariq Maulana.

BACA JUGA

Misteri Segitiga Bermuda Terpecahkan | Pesawat dan Kapal Terhisap?

10+ Cara Mudah Mendapatkan Pulsa Gratis | Bisa Tanpa Aplikasi Juga Loh!

Download PPT Keren Gratis dan Terbaru 2021, Sudah Jadi & Bisa Diedit!

5 Inovasi Teknologi yang Gagal Mengubah Dunia, Mau Untung Malah Buntung!

5 Video Klip Artis Indonesia yang Dituding Plagiat K-Pop | Terbaru Young Lex

ARTIKEL TERKAIT
Pageooo 8086d
8 Gorila di Kebun Binatang Ternyata Positif COVID-19, Kok Bisa?
Pandemi Covid19 2021 Bisa Lebih Buruk Dari 2020 41167
WHO: Pandemi COVID-19 di 2021 Bisa Lebih Buruk dari 2020
Sin133 F56ff
Vaksin COVID-19 Bisa Memperbesar Penis, Hoaks atau Bukan?
Lukisan345 3850a
Lukisan Goa Tertua di Dunia Ditemukan di Indonesia, Begini Penampakannya!
Tags Terkait: hewan
Tautan berhasil disalinX
x

Keluar dari JalanTikus

Popup External Background JalanTikus

Apakah anda yakin untuk meninggalkan website JalanTikus?

Ya
Batal