Sampel Tanah Bulan Dipamerkan di Hong Kong | Seperti Apa Bentuk dan Sifatnya?

Default

Sebuah pameran di Hong Kong mengungkap bentuk tanah Bulan yang sudah lama menjadi misteri tak terpecahkan pada Sabtu, (26/06/2021).

"Ini merupakan pertama kalinya tanah Bulan ditampilkan di Hong Kong. Hong Kong bisa memberikan kontribusi baru untuk masa depan teknologi ruang angkasa nasional," kata Kepala Eksekutif Wilayah Administratif Khusus Hong Kong (HKSAR), Carrie Lam pada Minggu (27/06/2021).

Ya, selama ini Bulan hanya dapat dilihat dari kejauhan, hanya astronaut yang mengetahui seperti apa bentuk asli Bulan yang merupakan satelit Bumi ini.

Nah, sekarang kita dapat melihat Bulan bahkan dari jarak yang lebih dekat, lho.

Hal itu karena China berhasil membawa pulang sampel tanah dari Bulan. Saat ini sampel tanah tersebut tengah dipamerkan di Hong Kong Convention and Exhibition Center.

Tanah Bulan 61da6

Sumber foto: news.CN

Dikutip dari Xin Hua, roket Bulan milik China, Chang'e-5 berhasil membawa sampel tanah seberat 1,731 gram tanah itu ke Bumi pada Desember 2020 lalu.

Sampel itu diklaim sebagai koleksi tanah Bulan pertama yang dibawa ke Bumi dalam lebih dari 40 tahun.

Sampel tanah yang dipamerkan itu memang tidak besar, tetapi cukup untuk menjawab rasa penasaran kita selama ini.

Untuk menjaga keamanannya, tanah itu dipamerkan pada sebuah wadah berupa bola kristal.

Sampel tanah Bulan itu bisa dilihat di Hong Kong Convention and Exhibition Center yang dibuka mulai dari tanggal 26 Juni hingga 7 Juli 2021.

Tanah Bulan Dipamerkan C1e80

Sumber foto: Xinhua/Li Gang

Di balik kesuksesan itu, kita tentu perlu mengapresiasi kerja keras dan cerdas para ilmuwan Hong Kong.

Sebuah tim peneliti yang dipimpin oleh Yung Kai-leung, seorang profesor di PolyU yang juga hadir di pameran tersebut, sukses mengembangkan instrumen pengambil sampel untuk Chang'e-5.

"Karena Covid-19, kami tidak bisa pergi ke Beijing. Ini juga pertama kalinya saya melihat tanah Bulan. Sangat menarik!" ujar Yung dengan suara bergetar karena terlalu gembira dan bersemangat.

Tanah Bulan sendiri merupakan serpihan halus dari regolit yang ditemukan di permukaan Bulan dengan sifat yang sangat kering dan tidak mengandung komponen organik.

Peneliti geomatika dari Universitas Politeknik Hong Kong (PolyU), Liu Wai-chung (30) mengabadikan 3 foto sampel tanah Bulan seukuran koin di dalam bola kristal berputar.

Tanah itu akan menampilkan berwarna hitam keabu-abuan di bawah lampu sorot.

Menurut Liu, bisa melihat langsung tanah yang dibawa dari tempat sejauh 380.000 kilometer di luar angkasa merupakan pengalaman yang amat fantastis.

Sebagai seorang peneliti, Liu mempunyai rasa ingin tahu yang besar dan banyak pertanyaan di benaknya.

"Apa saja yang sebenarnya ada di dalam tanah Bulan? Seperti apa sifat-sifatnya? Saya menantikan kesempatan untuk turut berpartisipasi di dalam penelitian terkait di masa depan," ujarnya.

Di Hong Kong Convention and Exhibition Center, para pejabat dan ilmuwan juga hadir untuk menyaksikan acara pembukaan pameran.

Tak hanya tanah Bulan, pameran itu juga memamerkan model-model wahana penjelajah Bulan dan ratusan benda lainnya yang menampilkan kisah inspiratif para ilmuwan China selama 100 tahun terakhir.

Acara yang telah dibuka untuk umum selama 13 hari mulai Minggu (27/06/2021) itu sudah mengundang rasa ingin tahu dan antusiasme yang besar dari para remaja di Hong Kong.

Ini beberapa pernyataan para murid di Pui Kiu College ketika diwawancarai wartawan Xinhua tentang apa yang ada di benak mereka mengenai tanah Bulan pada Jumat (25/06/2021):

"Saya akan pergi untuk melihat tanah Bulan sesegera mungkin."

"Kalau saya punya tanah Bulan, saya akan mencicipinya untuk mengetahui, apakah rasanya enak atau tidak."

"Menurut saya, tanah Bulan pasti keras dan tidak rata."

Eva Charisa Hsu, Kepala Sekolah Fukien Secondary School Affiliated School sangat terkesan ketika melihat tanah Bulan pada Sabtu (26/06/2021).

Hsu masih ingat momen ketika ia dan murid-muridnya menyaksikan peluncuran pesawat luar angkasa berawak Shenzhou-12 di televisi.

"Kami menghitung mundur bersama dan bersorak-sorai untuk negara kami. Kami sangat gembira saat itu dan saya merasakan hal yang sama sekarang!"

Kali ini, Hsu berharap untuk dapat membawa lebih banyak muridnya untuk melihat tanah Bulan.

"Saya berharap mereka dapat merasakan pencapaian antariksa nasional dan dapat juga memberikan kontribusi mereka di masa mendatang," ujar Hsu.

Baca juga artikel IPTEK atau artikel menarik lainnya dari Brenda Prima.

BACA JUGA

Peneliti Ungkap Skenario 2050, Prediksi Kepunahan Manusia Dalam 30 Tahun Mendatang

8 Karakter Cowok yang Diperankan Aktris Cantik | Gak Nyangka, Nipu Banget!

Higgs Domino RP APK Versi Lama & Terbaru 2021, Dapat Koin Melimpah!

Download DutaFilm APK 2.7.4 Terbaru 2021: Nonton Film Sub Indo Gratis Sepuasnya

Fosil Spesies Manusia Baru Berusia 130 Ribu Tahun Ditemukan | Apa Bedanya dengan Homo Sapiens?

ARTIKEL TERKAIT
Ibu Hamil Sembunyi Di Kolong Tempat Tidur 8ac37
Bikin Ngakak, Ibu Hamil Sembunyi di Kolong Ranjang Saat Gerhana | Biar Bayi Gak Tompelan!
Alien 47e32
China Temukan Kehidupan Cerdas di Luar Bumi, Alien?
Zhurong A61aa
Hebat! Robot China Sukses Mendarat di Mars
Chang E 4 A91c4
Peneliti Sukses Bercocok Tanam di Luar Angkasa | Bisa Tahan Berapa Lama?
Header 15 898df
10 Meme Kocak Gerhana Bulan Total yang Bikin Ngakak Abis
Misteri Luar Angkasa 93a21
5 Misteri Luar Angkasa | Ilmuwan Masih Pusing Tujuh Keliling!
Tautan berhasil disalinX
x

Keluar dari JalanTikus

Popup External Background JalanTikus

Apakah anda yakin untuk meninggalkan website JalanTikus?

Ya
Batal