Penemuan Prasasti Misterius Bergambar Dunia di Bawah Bumi | Berusia 3200 Tahun

Siapa yang pernah melihat film "A Journey to the Center of the Earth" atau membaca novel yang menginspirasi film tersebut?

Rupanya kiasan "dunia bawah" bukan cuma isapan jempol. Bahkan, arkeolog sempat menemukan sejumlah pahatan pada dinding yang dibikin manusia ribuan tahun lalu yang "menceritakan" dunia ini.

Para arkeolog sudah memulai penggalian arkeologi di situs kuno Kuil Batu Yazilikaya di Turki Tengah yang dimulai sejak sekitar 200 tahun lalu.

Penggalian ini memiliki misi untuk mengungkap kalender kuno serta peta kosmos yang menyajikan sebuah bukti menarik yang terdapat di dalamnya.

Para arkeolog mendapati sebuah pahatan pada batu yang menampilkan sebuah lukisan yang mungkin dibuat sekitar 3.200 tahun lalu.

Temuan Arkeologi 4167d

Sekitar 3.200 tahun lalu, para tukang batu memahat lebih dari 90 relief dewa. Mereka menggambar hewan, chimera (hewan mitologi Yunani gabungan dari ular, kambing, dan singa) di atas permukaan batuan dasar batu kapur.

Menariknya ada detail lukisan yang menampilkan dunia bawah yang terdapat di dalam Bumi. Pahatan ini belum pernah didapati para arkeolog Mesir maupun wilayah Mesopotamia sebelumnya.

Charles Texier, arkeolog sekaligus sejarawan Prancis yang melakukan penggalian ini sejak awal tahun 1834. Selama penggalian ini Texier mendapati beragam macam ukiran pada batu kapur.

Relief pahatan batu yang didapati itu melambangkan alam semesta seperti dunia bawah, bumi, dan langit.

Selain itu relief ini menampilkan siklus musim yang berulang, fase bulan, serta pergantian siang dan malam.

Relief Kuno Borobudur Ee188

Tak ayal butuh sekitar hampir 200 tahun lamanya untuk bisa memperoleh penjelasan dari lukisan-lukisan ini.

Para peneliti sudah menyimpulkan kalau representasi kosmos yang mencakup Bumi, langit dan dunia bawah menampilkan beragam mitologi penciptaan.

Pada salah satu dindingnya, terdapat adanya gambar dewi matahari dan dewi badai. Dewa-dewa ini diletakkan pada lukisan lebih tinggi daripada gambar lainnya.

Dewa tertinggi yang berada di utara kuil merupakan pusatnya, semua dewa lainnya tampak berbaris mengikutinya.

Kemudian pada dinding timur juga barat kuil, ada relief yang menampilkan fase bulan serta musim, yang menurut peneliti adalah "siklus dan kelahiran kembali".

Para ahli menilai kalau di periode itu, terdapat sekitar 17 dewa. Antara dewa satu dengan dewa lainnya, didapati sebuah tanda yang berupa garis.

Selain itu juga ditemukan pada salah satu kamar kuil, sebuah lukisan yang didedikasikan bagi "dunia bawah" dengan tanda milik dewa pedang.

"Kami percaya, kuil sepenuhnya mewakili citra simbolis alam semesta. Termasuk tingkat statisnya: bumi, langit dan dunia bawah," jelas peneliti pada sebuah wawancara dalam artikel yang diterbitkan di Journal of Skyscape Archaeology.

"Serta proses siklus pembaruan, siang dan malam, atau musim panas dan musim dingin," imbuhnya dalam keterangan tersebut.

Baca juga artikel seputar Sejarah atau artikel menarik lainnya dari Ilham Fariq Maulana.

BACA JUGA

10 Potret Artis Tampan Belanja di Pasar Tradisional | Gak Gengsi!

10 Potret Baby Arsha, Bayi Ganteng dari Pasangan Dinda Hauw dan Rey Mbayang | Lebih Mirip Siapa?

Nonton Film Ali dan Ratu Ratu Queens (2021) | Melancong ke AS Demi Mencari Ibu

Download Higgs Domino MOD APK v1.72 Terbaru 2021 | Unlimited Money!

Misteri Penemuan Kerangka Gadis yang Terkubur dengan Burung di Mulut| Belum Terpecahkan Puluhan Tahun

ARTIKEL TERKAIT
Pageooo 8086d
8 Gorila di Kebun Binatang Ternyata Positif COVID-19, Kok Bisa?
Pandemi Covid19 2021 Bisa Lebih Buruk Dari 2020 41167
WHO: Pandemi COVID-19 di 2021 Bisa Lebih Buruk dari 2020
Sin133 F56ff
Vaksin COVID-19 Bisa Memperbesar Penis, Hoaks atau Bukan?
Lukisan345 3850a
Lukisan Goa Tertua di Dunia Ditemukan di Indonesia, Begini Penampakannya!
Tags Terkait: fenomena aneh
Tautan berhasil disalinX
x

Keluar dari JalanTikus

Popup External Background JalanTikus

Apakah anda yakin untuk meninggalkan website JalanTikus?

Ya
Batal