J

A

L

A

N

T

I

K

U

S

!

!

  • NONTONYUK!
  • Pasang Iklan
  • Hubungi Kami
  • Tentang Kami
  • Kerjasama
No Name
 

Cuma Hidup di Sumatra, Orangutan Tapanuli Terancam Punah!

Jumat, 2 Apr 2021, 13:30 WIB
Orangutan Tapanuli yang merupakan kera besar paling langka terancam punah.

Kera besar paling langka, Orangutan Tapanuli dilaporkan oleh The Hill terancam punah lebih cepat daripada yang diprediksi sebelumnya.

Hewan besar itu kini hanya dapat ditemukan di Pegunungan Batang Toru, Sumatra Utara, Indonesia.

Pegunungan Batang Toru 62910

Sumber foto: (mongabay.co.id}

Menurut penelitian di dalam Jurnal PLoS One pada Januari lalu, populasi dari kera besar ini hanya tersisa kurang dari 3 persen dari habitat mereka pada akhir tahun 1800-an.

Dengan populasi kurang dari 800 ekor, orangutan ini menghadapi ancaman kepunahan yang sungguh nyata.

Erik Meijaard, ilmuwan konservasi yang juga pendiri kelompok konservasi Borneo Futures menyatakan pembunuhan orangutan dewasa akan memberikan dampak yang parah.

Kalau lebih dari 1 persen populasi dewasanya dibunuh, maka orangutan Tapanuli akan menjadi spesies kera besar pertama yang punah di masa modern ini.

Studi itu menemukan bahwa orangutan Tapanuli seharusnya hidup nomaden ke berbagai lingkungan termasuk dataran rendah demi memaksimalkan peluang hidup.

Namun, karena sudah sangat terdesak oleh ancaman para pemburu, sehingga akhirnya mereka hanya bisa menempati satu dataran tinggi, yaitu Pegunungan Batang Toru.

Padahal kelangsungan hidup mereka tidak akan optimal di dataran tinggi.

Bahkan habitat yang kurang cocok ini pun akan segera terancam punah akibat dibangunnya pembangkit listrik tenaga air baru di Sungai Batang Toru, Kabupaten Tapanuli Selatan, Sumatera Utara.

Proyek seluas 122 hektare ini akan menghalangi sub populasi dari orangutan Tapanuli untuk berbaur, yang tentunya akan membatasi keragam genetik spesies itu.

PT North Sumatera Hydro Energy (PT NHSE) yang bertanggung jawab untuk menjalankan proyek tersebut telah menghentikan sementara pembangunannya karena pandemi COVID-19.

Proyek itu juga kehilangan dukungan dana utama dari Bank of China, sehingga konstruksinya mungkin akan ditunda selama beberapa tahun.

Meijaard dan rekan-rekannya menyarankan agar pemerintah, pengembang, IUCN, dan SOCP memanfaatkan jeda ini untuk menyelidiki ancaman terhadap orangutan.

Sebelumnya PT NHSE telah menilai bahwa proyek itu tidak akan mengancam habitat kera besar itu.

Namun IUCN membantah penilaian itu. Menurut pihak IUCN, ada faktor lain yang mampu mengancam kelangsungan hidup orangutan Tapanuli.

Baca juga artikel Sains atau artikel menarik lainnya dari Brenda Prima.

BACA JUGA

Nike Tuntut Sepatu Iblis yang Berisi Setetes Darah Manusia, Kiamat Makin Dekat?

300+ Caption Instagram Keren & Kekinian 2021 | Auto Banyak Likes!

5 Skandal Artis Indonesia Terheboh yang Disorot Media Asing | Viral Banget!

Cara Mudah Membuka Situs yang Diblokir Tanpa Aplikasi, 100% Works!

5 Game Esports yang Terkenal di Dunia Tapi Sepi di Indonesia

ARTIKEL TERKAIT
Orangutan Jawa 07e4b
Orangutan Sumatera yang Terancam Punah, Dikabarkan Melahirkan di AS!
Orangutan
Heboh Orangutan Cari Pacar Lewat Tinder, Emang Ada yang Mau?
20130422181633_1199
Download Stiker Orangutan Line dari WWF
Game Hewan Peliharaan Fd933
10 Game Hewan Peliharaan Terbaik di Android
Bagaimana Hewan Melihat Banner
13 Gambar yang Menjelaskan Bagaimana Cara Hewan Melihat Sekitarnya
Ilustrasi Manusia Dan Hewan
22 Ilustrasi Tentang Manusia dan Hewan yang Pasti Bikin Kamu Ketakutan
Langganan Artikel
Temukan Tips dan Berita menarik setiap harinya. GRATIS!

Tags Terkait:

Keluar dari JalanTikus

Popup External Background JalanTikus

Apakah anda yakin untuk meninggalkan website JalanTikus?

Ya
Batal