5 Penemu Ini Pernah Dianggap Sesat | Nicolaus Copernicus Bungkam Sampai Puluhan Tahun

Default

Ilmuwan adalah ujung tombak ilmu pengetahuan dunia. Tanpa adanya pemikiran dan kerja keras dari mereka, maka tidak akan ada ilmu pengetahuan dan teknologi yang maju.

Selain meneliti sesuatu di dalam kurun waktu yang tidak singkat, ilmuwan akhirnya akan mengubah sesuatu yang sudah lama ada dengan suatu paradigma yang baru.

Nah, hal itu ternyata sama sekali tidak mudah dilakukan, lho, geng. Di abad ke-21, penemuan ekstrem mungkin hanya akan menuai berbagai komentar pedas di media sosial.

Namun, berbeda dengan zaman dahulu di mana Gereja Katolik Roma masih menjadi penguasa tertinggi.

Mereka memiliki komite inkuisisi yang sangat gencar untuk memburu dan menghukum para ilmuwan yang mempromosikan berbagai penemuan yang mereka anggap sebagai suatu kesesatan.

Hal itu tentu menyengsarakan hidup para ilmuwan. Pasalnya, mereka tidak hanya diasingkan atau dipenjara, melainkan juga sampai dihukum mati dengan cara yang sadis.

Berikut ini adalah 5 di antaranya, geng:

1. Nicolaus Copernicus (1473 -1543)

Nicolaus Copernicus B1fac

Sumber foto: (Wikipedia}

Copernicus merupakan seorang astronom dan matematikawan asal Royal Prussia, yang dahulu merupakan bagian dari Kerajaan Polandia.

Ilmuwan yang satu ini dikenal sebagai orang pertama memformulasikan model tata surya yang menerangkan bahwa matahari merupakan pusat tata surya.

Ia menulis buku "De revolutionibus orbium coelestium" yang merupakan hal penting di dalam ilmu pengetahuan.

Namun, karena takut akan kemurkaan gereja pada masa itu, maka ia merahasiakan pengetahuannya yang satu itu selama 30 tahun.

Kendati demikian, ia menerbitkan banyak buku dan karya, hingga memunculkan revolusi Copernicus karena berhasil membuka mata ilmuwan lain tentang berbagai hal tentang astronomi.

Sayangnya, karena hal itulah, ia dianggap sesat oleh pihak gereja.

Akhirnya sampai kematiannya di usia 70 tahun tepat 478 tahun yang lalu (24 Mei 1543), Copernicus tidak pernah melakukan pemberontakan yang berarti terhadap temuannya itu.

Meski begitu, penemuan tersebut ternyata membuahkan hasil di masa depan, geng.

Akhirnya berbagai penemuannya semakin diakui di era Galileo dan diperjuangkan pada 200 tahun setelahnya oleh Tycho Brahe, Isaac Newton, dan Johann Kepler.

Akhirnya, pada abad ke-19, Copernicus pun dinobatkan sebagai salah satu astronom modern.

2. Giordano Bruno (1548-1600)

Giordano Bruno C45a1

Sumber foto: (Wikipedia}

Giordano Bruno ialah seorang filsuf dan matematikawan Italia yang amat gigih mendukung teori Copernicus.

Berkat kecerdasan dan kerja kerasnya, ia pernah membuahkan karya yang relevan di masa kini, yaitu pernyataan bahwa bintang hanyalah matahari yang dikelilingi oleh exoplanet.

Saat itu pula, Bruno langsung dianggap sesat oleh Inkuisisi, Pengadilan Gereja yang saat itu bertugas untuk memburu penganut ajaran sesat.

Ilmuwan kelahiran Nola, Italia ini pun dijebloskan ke penjara dan divonis mati.

Kendati demikian, tak pernah terlintas di benak Bruno untuk mengubah pendiriannya atas penemuan tersebut.

Gereja pun semakin murka, hingga memvonisnya untuk dibakar hidup-hidup di Campo de Fiori, alun-alun utama di Roma.

Akibat kejadian mengenaskan itu, di era modern ini, Bruno dijuluki sebagai pejuang ilmu pengetahuan.

3. Galileo Galilei (1564-1642)

Galileo Galilei 62324

Sumber foto: (Wikipedia}

Dikenal sebagai bapak sains modern, Galileo Galileo berhasil membuktikan kebenaran dari teori Copernicus tentang bumi yang mengelilingi matahari.

Galileo merancang sebuah teleskop yang untuk mengobservasi tata surya, hingga menemukan besarnya Jupiter, meneliti fase perjalanan Venus, dan menemukan cincin Saturnus.

Dengan mengamati pergerakan titik hitam di matahari, ia bahkan mampu menghitung kecepatan rotasi matahari.

Karena itulah, ia mendukung penuh teori Copernicus mengenai heliosentris. Namun, hal itu membuat dirinya yang kala itu berusia 70 tahun ditarik oleh Inkuisisi ke pengadilan.

Ia paham betul kondisinya yang tidak tahan diinterogasi dan pastinya tidak akan bertahan juga di dalam penjara.

Akhirnya ia pun mencabut dukungan terhadap teori heliosentris milik Copernicus.

Meski begitu, Pengadilan Gereja tetap menjadikannya tahanan rumah seumur hidup sampai meninggal.

4. Rene Descartes (1596-1650)

Rene Descartes 46865

Sumber foto: (Wikipedia}

Kamu pernah mendengar frase "aku berpikir, maka aku ada", kan, geng? Nah, pembuat frase yang di dalam bahasa aslinya (Bahasa Latin) berbunyi "cogito ergo sum" itu adalah Descartes.

Lewat beragam penelitiannya, Descartes juga menyimpulkan bahwa Tuhan itu ada dan benda material itu ada.

Meski begitu, ia pernah mempublikasikan sebuah buku berjudul "The World" yang berisi dukungan terhadap teori Galileo.

Filsuf Prancis ini pun benar-benar dimusuhi gereja usai merilis buku "Meditations on First Philosophy", menyatakan bahwa kebenaran harus ditemukan melalui penyelidikan dan metode ilmiah.

Karena mendapatkan kritikan dari kanan-kiri, ia pun hidup di dalam kesengsaraan hingga akhir hayatnya, bahkan tidak sedikit para teolog Protestan masa itu yang menginginkannya dihukum mati.

5. Charles Darwin (1809-1882)

Charles Darwin 96635

Sumber foto: (Wikipedia}

Kamu pasti tidak asing dengan nama ilmuwan yang satu ini, kan? Teori ilmuwan yang satu ini adalah yang paling dianggap gila oleh banyak orang, geng.

Bagaimana tidak? Melalui sejumlah penelitiannya, ia mencetuskan teori evolusi yang tentunya bertentangan dengan konsep bahwa manusia pertama adalah Adam.

Awalnya, ia takut untuk bersitegang dengan gereja, hingga memutuskan untuk merahasiakan teori itu selama 20 tahun.

Namun, setelah ada ilmuwan lain yang memiliki pemikiran yang hampir sama, akhirnya ia memberanikan diri untuk mempublikasikan teori itu pada tahun 1858.

Gereja pun sangat amat kecewa, kaget, dan marah kepada ilmuwan Inggris ini. Seluruh dunia pun menyerang Darwin dan terciptalah beraneka ragam mitos negatif yang terkait dengan namanya.

Tak hanya itu, ia juga hampir diserang secara fisik oleh orang-orang di sekitarnya. Beruntung, komunitas ilmiah di seluruh dunia segera membelanya dengan berbagai hal.

Untungnya lagi, Darwin hidup tahun 1809-1882 di mana tidak ada lagi komite Inkuisisi yang gemar menyiksa para ilmuwan yang dianggap sesat.

Akhir Kata

Itulah 5 penemu yang pernah dianggap sesat akibat ilmu pengetahuan dan pengetahuan yang dimiliki, geng.

Untungnya di zaman ini, sudah banyak orang dengan pemikiran yang lebih terbuka, sehingga para ilmuwan tidak akan tersiksa lagi seperti yang terjadi pada 5 ilmuwan di atas.

Baca juga artikel IPTEK atau artikel menarik lainnya dari Brenda Prima.

BACA JUGA

Waduh, Gunung Es Raksasa Berukuran 7 Kali Kota Jakarta Terlepas dari Antartika!

Download GB WhatsApp Apk Terbaru

Jarang Muncul, Penampilan Anak Ariel NOAH di Lebaran Curi Perhatian

7 Jurus Anime yang Bisa Bikin Pemiliknya Terbunuh, Terlalu Kuat?

Pengemis Tanpa Hidung Kepergok Naik Mobil | Aslinya Orang Kaya?

ARTIKEL TERKAIT
Page3 76a10
5 Fenomena Sains Ini Bikin Bingung Para Ilmuwan, Benarkah UFO Sungguh Ada?
Untitled Design 2021 02 26t161834 882 8455b
5 Ilmuwan Ini Dianggap Gila Padahal Temuannya Benar | Tak Dihargai Hingga Wafat?
Ilmuwan Yang Ternyata Atheis Banner Dcf64
5 Ilmuwan Jenius yang Mengaku Atheis, Stephen Hawking Termasuk!
Aur
6 Fenomena Unik Ini Bikin Ilmuwan Nyerah karena Gak Masuk Akal
Misteri Luar Angkasa 93a21
5 Misteri Luar Angkasa | Ilmuwan Masih Pusing Tujuh Keliling!
10 Penemu Yang Kesulitan Bahkan Gagal Jadi Kaya Dari Penemuannya E2cd0 E0cbc
10 Penemu Top yang Gak Dapat Untung dan Gagal Jadi Crazy Rich
Tags Terkait: penemupenemuanilmuwan
Tautan berhasil disalinX
x

Keluar dari JalanTikus

Popup External Background JalanTikus

Apakah anda yakin untuk meninggalkan website JalanTikus?

Ya
Batal