Setelah Mars, NASA Akan Jelajahi Planet Venus | Baru Balik Lagi Setelah 30 Tahun

Default

NASA baru saja mengumumkan misi untuk mengirimkan dua buah pesawat ke planet Venus. Eksplorasi NASA terakhir ke planet awan neraka tersebut baru terjadi pada 30 tahun lalu dengan pesawat Magellan.

Administrator dari NASA, Bill Nelson, dalam konferensi persnya pada Kamis (03/06/21), mengatakan bahwa kedua misi ini memiliki tujuan untuk memahami Venus sebagai wadah dunia yang baru.

NASA akan mempelajari, menganalisis atmosfer, serta memetakan permukaan yang ada di planet Venus.

"Kami akan memulai kembali program penelitian ke planet Venus, yang belum pernah kami kunjungi selama lebih dari 30 tahun!" kata Bill Nelson.

Kedua pesawat yang akan diterbangkan ke Venus bernama DAVINCI+ dan VERITAS. DAVINCI+ adalah singkatan dari Deep Atmosphere Venus Investigation of Noble gases, Chemistry, and Imaging Plus.

Sedangkan VERITAS, selain diambil dari bahasa latin yang berarti kebenaran , adalah singkatan dari Venus, Radio Science, InSAR, Topography, and Spectroscopy.

DAVINCI+ akan bertugas memahami komposisi kimia yang ada di sana, sementara tujuan utama dari VERITAS adalah mengirim pengorbit yang akan menghasilkan peta global tiga dimensi, serta menganalisis materi permukaan pada planet Venus.

Meskipun NASA dalam konferensi persnya tidak menyinggung soal perburuan alien, namun masih ada kemungkinan kehidupan yang mengambang di sekitar Venus.

Hal tersebut tepatnya terjadi pada setahun yang lalu, di mana para ilmuwan NASA menemukan adanya tanda-tanda makhluk hidup berupa mikroba di Venus.

Venus Dan Bumi 138a4

Penemuan itu cukup menjadi bahan perbincangan dunia. Sebagaimana yang dilaporkan oleh The New York Times, peneliti Jim Bridenstine sudah mengatakan akan menjadikan Venus sebagai prioritas utama. Dan sekarang, NASA akan melakukannya.

Tidak seperti Mars, Venus memang kurang menjadi perhatian utama NASA selama ini.

Setelah Magellan mencapai Venus pada 1990, perjalanan selanjutnya baru terjadi pada tahun 1994 untuk mengumpulkan data atmosfer, sebelum pada akhirnya operasi pada tahun tersebut dihentikan.

Baik DAVINCI+ dan VERITAS akan sama-sama ditambahkan ke program deteksi untuk masa depan. Saat ini, program tersebut mencakup misi Lucy dan Psyche untuk menjelajahi asteroid Trojan di dekat Jupiter dan asteroid logam yang mengorbit melewati Mars.

Dalam siaran pers NASA, kedua program tersebut sepertinya akan diluncurkan antara tahun 2028 dan 2030.

Sementara itu, pada Februari 2021 lalu, NASA juga telah berhasil mendaratkan robot Perseverance di planet Mars.

Misi tersebut disinyalir merupakan proyek luar angkasa paling ambisius dari NASA untuk mencari tanda-tanda kehidupan kuno di planet merah.

Perseverance diluncurkan dari lepas pantai Florida pada Juli tahun lalu. Setelah tujuh bulan, robot tersebut akhirnya berhasil mendarat di Kawah Jazero Mars pada 18 Februari 2021, pukul 15.55 waktu AS.

Pendaratan yang jatuh pada hari Kamis itu menjadi bukti kesuksesan badan antariksa tersebut selama lebih dari satu dekade.

BACA JUGA

7 Artis Dadakan yang Kini Menghilang | Kini Hidupnya Miris!

Higgs Domino RP APK Versi Lama & Terbaru 2021, Dapat Koin Melimpah!

Kisah Jerome Kerviel, Orang Termiskin di Dunia | Terjerat Hutang Rp90 Triliun Sejak Muda

20 Drama China Romantis Terbaru & Terbaik 2021, Bikin Meleleh!

Ilmuwan Sebut Rotasi Bumi Makin Cepat | Ancaman Bahaya Bagi Manusia?

ARTIKEL TERKAIT
Ridley Scott Alien Sequel Ai 88be1
10 Film Alien Terbaik Paling Seru & Menegangkan, Dari Kisah Nyata?
Aliens Banner
20 Tahun Lagi Umat Manusia Bisa Bertemu Alien
Penjelajahan Curiosity
5 Foto Misterius di Planet Mars Ditemukan Dalam Penjelajahan Curiosity
Mars
5 Foto Rahasia di Planet Mars Ini Disembunyikan NASA! Kok Bisa?
Cara Robot Nasa Kirim Data Dari Mars Ke Bumi Banner 6514e
Cara Robot NASA Kirim Pesan dan Data dari Mars ke Bumi, Canggih!
Kece, Ketik Ingenuity di Google Search Bikin Helikopter NASA Terbang di Layarmu!
Tautan berhasil disalinX
x

Keluar dari JalanTikus

Popup External Background JalanTikus

Apakah anda yakin untuk meninggalkan website JalanTikus?

Ya
Batal