Apakah Multiverse Ada di Dunia Nyata? Ini Kemungkinannya Menurut Peneliti!

Default

Konsep multiverse atau multisemesta pasti sudah cukup familiar. Hal tersebut lantaran konsep ini populer banget dalam ranah kultur pop, terutama dalam beberapa tahun belakangan.

Gak sedikit judul film yang mengangkat konsep multiverse ke dalam ceritanya. Salah satu yang terbaru adalah film "Doctor Strange in the Multiverse of Madness" (2022).

Ini bukan pertama kali Marvel Cinematic Universe (MCU) menyajikan konsep multiverse dalam film mereka. Dalam bayangan para petinggi Marvel, dunia kita hadir berdampingan dengan alam semesta lain di luar sana.

Di mana ada Bumi paralel, planet paralel, termasuk kembaran diri kita sendiri alias para doppelganger, persis seperti Doctor Strange yang punya beberapa versi berbeda. Cerita-cerita science fiction memang punya imajinasi yang begitu besar.

Saking serunya konsep multiverse dalam film, tentunya kita gak bisa berhenti bertanya-tanya apakah multiverse juga sebenarnya ada di dunia nyata? Atau semua itu benar-benar sebatas imajinasi aja?

Bukan sekadar fantasi

Seperti dilansir National Geographic, ternyata para ilmuwan juga menduga-duga hal yang sama. Ada beberapa kosmolog yang yakin bahwa konsep multiverse lebih dari sekadar fantasi semata.

Konsep realitas alternatif sebenarnya sudah lama dipikirkan oleh manusia. Namun, konsep multiverse baru benar-benar berkembang ketika ada beberapa teori saintifik modern yang bermunculan.

Beberapa teori tersebut berusaha untuk menjelaskan bagaimana hal-hal di alam semesta yang kita tinggali ini terjadi dengan cara yang hampir sama di alam semesta lainnya yang berada jauh di luar realitas kita.

Multiverse sebagai jawaban

Dunia Paralel Dfab4
Sumber foto: Pixabay

Lantas, apa sih, yang membuat para ahli menduga multiverse mungkin benar-benar ada?

Para ahli menduga bahwa jika multiverse benar-benar ada, maka hal tersebut bisa menjadi jawaban untuk sebagian besar pertanyaan tentang alam semesta kita yang belum terjawab.

Seperti dilansir Live Science, konsep multiverse memang terdapat di beberapa bidang fisika dan filsafat. Satu konsep yang paling menonjol adalah bahwa multiverse tercipta dari sesuatu yang disebut dengan teori inflasi kosmologi.

Dalam teori ini, dijelaskan ada momen kecil setelah big bang atau ledakan besar, yang membuat alam semesta berkembang lebih luas dengan cepat. Inflasi kosmik ini bisa menjelaskan banyak hal yang selama ini kita amati di alam semesta, seperti struktur hingga distribusi galaksi.

Inflasi ini diperkirakan terakhir kali terjadi sekitar 14 miliar tahun yang lalu. Namun menurut Heling Deng, ahli kosmologi di Arizona State University yang juga ahli teori multiverse, inflasi tak berakhir dalam waktu yang sama.

Bisa jadi inflasi terus terjadi di beberapa wilayah, sementara di wilayah lainnya sudah berhenti. Ada dugaan bahwa inflasi bahkan masih terus terjadi hingga hari ini secara terus menerus.

Inflasi yang tak berujung ini lalu membentuk sebuah konstelasi gelembung alam semesta yang terdiri dari banyak sekali alam semesta.

Tidak semua universe-universe tersebut akan sama satu sama lain, namun ada yang mirip dengan universe kita. Tapi yang pasti, semuanya jauh dari jangkauan kita.

Selain teori inflasi, ada juga interpretasi banyak dunia dari mekanika kuantum yang menjelaskan bagaimana bagaimana sebuah materi bersifat secara matematis.

Interpretasi ini milik fisikawan Hugh Everett yang ia ajukan pada 1957. Isinya memprediksi adanya timeline atau lini masa yang bercabang atau realitas alternatif di mana setiap keputusan yang kita buat bakal menyebabkan hasil yang berbeda di setiap realitas.

Sekilas mungkin terdengar mirip seperti yang ada di series "Loki" ya, geng?

Hugh Everett memprediksi bahwa ada jumlah Bumi yang tak terhingga. Setiap kali satu versi diri kita mengambil sebuah keputusan, maka ada hasil berbeda yang akan terjadi di Bumi-Bumi lainnya.

Bukti fisik multiverse

Black Hole Big Bang 9bff6
Sumber foto: Pexels

Tentunya para ilmuwan gak mau cuma berteori aja. Mereka juga sudah berusaha menemukan lebih banyak bukti fisik yang kuat tentang keberadaan multiverse.

Misalnya, dengan mencari bukti beberapa universe yang sempat "bertabrakan". Para ahli menduga jika memang ada universe lain di luar universe kita dan lokasinya berdekatan, maka mungkin saja universe tersebut bakal bertabrakan sama universe kita.

Nah, tabrakan itu diduga bisa menciptakan jejak yang bisa kita deteksi. Jejak tersebut bisa berbentuk seperti distorsi pada latar belakang gelombang mikro kosmik.

Namun sayangnya hal tersebut belum pernah ditemukan. Jadi, sejauh ini multiverse masih benar-benar sebuah hipotesis, geng.

Selain itu, Heling Deng juga sempat mencari keberadaan lubang hitam unik yang jadi artefak potongan alam semesta kita dengan alam semesta lain yang terjadi karena proses terowongan kuantum.

Jika memang ada, lubang hitam itu bisa jadi bukti keberadaan multiverse.

Apakah multiverse itu nyata?

Jadi, dari segala teori di atas apa kesimpulannya? Apakah multiverse benar-benar nyata?

Sayangnya, sampai sekarang gak ada bukti yang menegaskan kalau multiverse benar-benar ada, geng. Jadi, kamu belum bisa melakukan perjalanan melintasi universe untuk bertemu kembaran diri kamu di universe lain, ya.

Walaupun begitu, para ahli mengatakan bahwa multiverse bukan berarti benar-benar gak ada. Mungkin saja dalam beberapa ratus tahun ke depan manusia mampu menemukan teknologi yang menyatakan keberadaan multiverse dan bahkan bisa melakukan perjalanan ke sana. Siapa tahu, kan?

Baca juga artikel seputar Hiburan, Viral, atau artikel menarik lainnya dari Syifa Nuri Khairunnisa.

BACA JUGA

Populer Gara-gara Doctor Strange, I Love You in Every Universe Jadi Pengganti I Love You 3000?

7 Karakter Superhero Indonesia Terkeren, Layak Saingi Marvel atau DC!

8 Teori One Piece dari Penggemar yang Jadi Kenyataan

7 Adegan Film Superhero DC dengan CGI Terbaik, Intens dan Spektakuler

6 Aktor Terkenal yang Nyaris Perankan Superhero, Tom Cruise Harusnya jadi Iron Man?

ARTIKEL TERKAIT
Untitled Design 2021 01 11t171701 519 981d4
7 Objek Paling Aneh di Alam Semesta, Ada Cahaya Infrared di Luar Angkasa?
Pjimage 21 7e9f8
Astronom Tangkap Sinyal Aneh di Galaksi Bima Sakti | Bikin Tercengang
Ledakan Terbesar Di Alam Semesta 0617c
Ilmuwan Rekam Ledakan Terbesar di Alam Semesta | Berbahaya Bagi Bumi?
Superearth 2 Ba468
Ilmuwan Temukan Exoplanet Mirip Bumi Seusia Alam Semesta, Bisa Dihuni Manusia?
O Universe Hologram Facebook
Katanya Alam Semesta Adalah Hologram, Lalu Kita Ini Apa? Sekadar Ilusi?
Pjimage 11 Dc44f
Peta Galaksi Bima Sakti Terbaru Menunjukkan Bumi Semakin Dekati Lubang Hitam
Tautan berhasil disalinX
x

Keluar dari JalanTikus

Popup External Background JalanTikus

Apakah anda yakin untuk meninggalkan website JalanTikus?

Ya
Batal