5 Mitos Sains yang Masih Dipercaya Banyak Orang, Padahal Hoax Abis!

Default

Sejak sekolah sampai sekarang, kita selalu mendapatkan informasi seputar teori sains. Saking banyaknya, bisa jadi kita tidak tahu kalau ada teori yang sebenarnya tidak tepat secara ilmiah.

Harus diakui, ada banyak sekali mitos soal ilmu Sains yang selama ini dipercaya orang-orang. Padahal, mitos-mitos itu hoaks dan salah kaprah.

Penasaran apa saja? Berikut Jaka berhasil mengumpulkan mitos-mitos sains yang masih dipercaya banyak orang, padahal hoaks banget, loh!

1. Matahari Berwarna Kuning

Mitos Sains 1 3fddb

Selama ini kita percaya bahwa Matahari berwarna kuning. Hal tersebut sekilas benar, karena mata kita menangkap cahaya Matahari yang berwarna kekuningan tiap saat.

Sayangnya, anggapan ini kurang tepat, mengingat warna sebenarnya Matahari adalah putih. Lalu kenapa kita melihatnya berwarna kuning, termasuk saat terjadi gerhana Matahari?

Hal tersebut disebabkan atmosfer bumi yang membelokkan cahaya Matahari melalui efek yang disebut Hamburan Rayleigh. Fenomena ini juga yang membuat langit berwarna biru, loh!

2. Gravitasi Bulan Sebabkan Pasang Surut Air Laut

Mitos Sains 2 C8a1c

Sampai saat ini, sebagian besar orang percaya bahwa gravitasi Bulan menyebabkan terjadinya pasang surut air laut. Sebenarnya teori ini nggak sepenuhnya salah, tapi juga nggak sepenuhnya benar. Kok bisa?

Penyebab pasang surut yang paling utama adalah adanya inersia air dari rotasi Bumi. Seperti yang kamu tahu, Bumi berputar dengan kecepatan sekitar 1.040 mph.

Inilah yang menyebabkan Bumi "menghempaskan" air yang berlawanan dengan bulan. Sementara itu di sisi lain, air menyurut dan mengalir untuk membentuk gerakan pasang.

3. Bumi Berbentuk Bulat Sempurna

Mitos Sains 3 0f309

Jika kamu berpikir bahwa Bumi berbentuk bulat sempurna, kamu salah besar. Faktanya Bumi berbentuk elips atau bulat pipih. Kenapa bisa begitu?

Hal tersebut disebabkan karena rotasi Bumi. Seperti yang sudah Jaka sampaikan di atas, Bumi berputar dengan kecepatan 1.040 mph.

Nah, kecepatan ini mengakibatkan kutub planet menjadi semakin pipih dan daerah di sekitar khatulistiwa makin menonjol.

4. Everest Adalah Gunung Tertinggi di Dunia

Mitos Sains 4 9ea89

Memang, Everest merupakan gunung tertinggi di dunia jika kamu mencoba mengukurnya dari permukaan laut.

Akan tetapi, kamu akan mendapatkan hasil berbeda saat mengukurnya dari dasar laut. Pemenang sebenarnya adalah Mauna Kea di Hawaii.

Jika dihitung, Gunung Everest memiliki ketinggian 29.035 kaki di atas permukaan laut, sedangkan tinggi Mauna Kea hanya sekitar 13.796 kaki di atas permukaan laut.

Namun, bagian Mauna Kea memanjang sekitar 19.700 kaki di bawah Samudera Pasifik. Kalau ditotal bisa mencapai 33.500 kaki, loh!

5. Air Menghantarkan Listrik

Mitos Sains 5 17eb7

Selama ini kita selalu diperingatkan untuk menjauhi air dari listrik. Bahkan saat banjir pun, kita diminta mematikan aliran listrik agar kita tidak tersetrum.

Nah, sebenarnya air bisa mengantarkan listrik karena kandungan mineral, kotoran, dan hal-hal lain di dalamnya, bukan air itu sendiri.

Kalau kamu coba mengaliri listrik pada air murni atau hasil sulingan, kamu tidak akan tersetrum karena tidak ada kandungan di dalamnya yang mampu menghantarkan listrik. Sudah paham ya?

Akhir Kata

Itulah tadi ulasan khusus Jaka mengenai mitos sains yang masih dipercaya banyak orang padahal hoax. Kamu kira-kira masih percaya pada mitos yang mana?

Baca juga artikel seputar Sains atau artikel menarik lainnya dari Diptya.

BACA JUGA

5 Asisten Artis Indonesia yang Cantiknya Menyaingi Sang Bos, Bagaikan Model!

5 Kisah Cinta Pro Player Paling Heboh, Kekerasan & Perselingkuhan!

5 Penemuan Aneh Tapi Jenius Banget, Bikin Hidup Anti Ribet!

Mirip Film Kiamat, Arus Laut Utama Bumi Melambat | Dunia Dalam Bahaya?

7 Pemain Catur Terbaik Indonesia Bergelar Grandmaster, Jagoan Tiada Tanding!

ARTIKEL TERKAIT
Sin133 F56ff
Vaksin COVID-19 Bisa Memperbesar Penis, Hoaks atau Bukan?
Pageooo 8086d
8 Gorila di Kebun Binatang Ternyata Positif COVID-19, Kok Bisa?
Tautan berhasil disalinX
x

Keluar dari JalanTikus

Popup External Background JalanTikus

Apakah anda yakin untuk meninggalkan website JalanTikus?

Ya
Batal