J

A

L

A

N

T

I

K

U

S

!

!

  • NONTONYUK!
  • Pasang Iklan
  • Hubungi Kami
  • Tentang Kami
  • Kerjasama
No Name
 

Misteri Hancurnya Teleskop Pemburu Alien Terbesar | Pernah Muncul di Film Hollywood!

Kamis, 10 Jun 2021, 10:30 WIB
Teleskop rakasasa pemburu alien terbesar hancur secara misterius! Ulah siapa, yah?

Meneliti kehidupan luar angkasa tidak bisa lepas dari instrumen yang bernama teleskop.

Teleskop atau yang kadang disebut teropong sendiri adalah instrumen pengamatan yang berfungsi untuk mengumpulkan radiasi elektromagnetik sekaligus membentuk citra dari objek yang diamati.

Oleh karena itu, National Aeronautics and Space Administration (NASA) dan National Science Foundation (NSF) membangun Arecibo Observatory yang beroperasi sejak tahun 1963 di Puerto Rico.

Salah satu teleskop terbesar di dunia dengan diameter 305 meter ini juga pernah tampil di dalam sebuah film Hollywood berjudul Contact pada tahun 1997.

Protagonis di dalam film itu ialah seorang astronom yang bekerja di Arecibo, di mana ia tengah berusaha melakukan kontak dengan makhluk asing.

Namun, pada Senin (10/08/2020) dini hari, teleskop raksasa untuk menjelajahi antariksa, termasuk meneliti asteroid dan memburu kehidupan alien, dikabarkan mengalami kecelakaan parah.

Kerusakan Teleskop Raksasa 15fff

Sumber foto: University of Central Florida

Kerusakan tersebut dikabarkan berdampak sangat parah, sehingga menghancurkan beberapa bagian dari teleskop yang telah beroperasi selama 57 tahun itu.

University of Central Florida yang mengoperasikan fasilitas milik NASA ini menyatakan bahwa kabel logam teleskop itu tiba-tiba putus secara misterius.

Putusnya kabel tersebut bahkan memotong antena parabola dan merobek lubang sepanjang 30 meter.

Kabel yang terputus itu juga berdampak pada komponen lain, sehingga menghancurkan piringan.

Hal itu tentunya mengakibatkan jatuhnya puing-puing ke tanah, hingga menyulitkan teknisi untuk mengaksesnya.

"Kami memiliki tim ahli yang bisa memperbaiki situsnya," kata Francisco Cordova, direktur observatorium kepada Live Science.

"Fokus kami adalah untuk memastikan keselamatan staf kami, melindungi fasilitas dan peralatan, dan memulihkan fasilitas operasi secepatnya, sehingga bisa tetap membantu para ilmuwan di seluruh dunia."

Sampai saat ini Arecibo memang belum pernah memperoleh kontak langsung dengan alien, sih.

Namun, teleskop ini telah berkontribusi sangat besar di dalam pencarian kecerdasan luar angkasa atau yang sering disebut sebagai Search for Extraterrestrial Intelligence (SETI).

Pada tahun 1974, para astronom pernah menggunakan teleskop ini untuk mengirimkan kode biner ke gugus bintang padat yang jaraknya 25.000 tahun cahaya.

Mereka berharap pesan itu dapat ditangkap oleh kehidupan lain yang diyakini memiliki teknologi yang lebih canggih.

Hingga saat ini, eksperimen SETI tetap menjadi proyek utama dari agenda observatorium.

Teleskop Arecibo pun menjadi bagian dari program NASA untuk mendeteksi dan mempelajari benda-benda di dekat bumi, seperti asteroid yang menjadi ancaman planet kita tercinta.

Lindsey Johnson selaku kepala Planetary Defense Coordination Office NASA, menyatakan bahwa mereka tentunya turut mendukung perbaikan teleskop ini secara finansial.

Namun, National Science Foundation (NSF) A.S. yang juga memiliki teleskop itu mengatakan bahwa platform tersebut tidak stabil untuk diperbaiki.

NSF pun memutuskan untuk menonaktifkan instrumen tersebut, dan pada 1 Desember 2020 teleskop itu malah runtuh.

Insinyur terpercaya telah ditunjuk untuk menyelidiki kerusakan kabel itu sejak Agustus 2020 dan kru telah membersihkan puing-puing serta memantau masalah lingkungan sejak runtuhnya instrumen itu.

Cordova mengatakan bahwa pihaknya sudah menyelidiki kekuatan kabel itu sejak Agustus 2020, ketika teleskop itu rusak secara misterius.

Kini lengan teleskop yang membantu mengarahkan instrumen dan kubah gantung telah dikeluarkan dari sana.

"Insinyur lingkungan juga sudah mengumpulkan 2 jenis bahan berpotensi berbahaya yang digunakan di platform," ungkapnya kepada Live Science.

Di waktu yang bersamaan, 2 penyelidikan forensik sedang dilaksanakan untuk mengevaluasi apa yang menyebabkan runtuhnya teleskop raksasa tersebut.

Satu investigasi berfokus pada kabel bantu. Dua belas kabel ini ditambahkan pada tahun 1990-an.

Penambahan itu dilakukan bersamaan dengan pemasangan kubah gantung besar yang membedakan penampilan teleskop itu di dalam film James Bond yang berjudul Golden Eye.

Kabel pertama yang gagal adalah salah satu kabel tambahan yang terlepas dari soketnya, di mana ia terhubung ke salah satu dari 3 menara pendukung yang mengelilingi antena.

Sedangkan penyelidikan forensik kedua berfokus pada kabel utama, yang asli untuk konstruksi teleskop pada awal 1960-an.

Itu merupakan salah satu kabel utama yang putus pada bulan November 2020. Padahal para insinyur memperkirakan bahwa kabel itu hanya menahan sekitar 60% dari berat yang seharusnya.

Selain itu, NSF secara terpisah bekerja untuk mengetahui penyebab runtuhnya, sekaligus mengevaluasi masa depan teleskop raksasa pemburu alien itu.

Baca juga artikel IPTEK atau artikel menarik lainnya dari Brenda Prima.

BACA JUGA

10 Orang Terkaya di Indonesia 2021 | Crazy Rich Indonesia Baru Bermunculan!

27 Karakter Anime Tercantik 2021 | Favorit Wibu, Kawaii!

Aplikasi Pengganti x8 Speeder Terbaik, Auto Jackpot Main Higgs Domino Island!

Download X8 Sandbox MOD APK Tanpa Iklan Terbaru | Bisa Buat Higgs Domino!

Arkeolog Temukan Danau Purba Raksasa di Bumi | Indonesia Bisa Nyemplung Masuk!

ARTIKEL TERKAIT
Alien 47e32
China Temukan Kehidupan Cerdas di Luar Bumi, Alien?
Video Otopsi Alien F0e48
Video Otopsi Alien Dilelang Rp14 Miliar | Asli atau Tipuan?
Zhurong A61aa
Hebat! Robot China Sukses Mendarat di Mars
Misteri Luar Angkasa 93a21
5 Misteri Luar Angkasa | Ilmuwan Masih Pusing Tujuh Keliling!
Time Travel E3f5f
Time Travel Sungguh Bisa Terjadi? Ini Kata Ilmuwan
Sultan Bin Salman Al Saud 7fece 07684
Membanggakan, 11 Astronaut Muslim Ini Sukses Jelajahi Angkasa Luar
Langganan Artikel
Temukan Tips dan Berita menarik setiap harinya. GRATIS!

Keluar dari JalanTikus

Popup External Background JalanTikus

Apakah anda yakin untuk meninggalkan website JalanTikus?

Ya
Batal