J

A

L

A

N

T

I

K

U

S

!

!

  • NONTONYUK!
  • Pasang Iklan
  • Hubungi Kami
  • Tentang Kami
  • Kerjasama
No Name
 

CEO Facebook Mark Zuckerberg: Manusia Bisa Teleport pada 2030

Senin, 15 Mar 2021, 08:30 WIB
Mark Zuckerberg, CEO Facebook, bilang kalau manusia akan bisa teleport 2020? Benarkah bisa begitu?

Teleport atau berpindah tempat merupakan salah satu kemampuan manusia yang mungkin saat ini baru mungkin dilakukan di dalam film-film science fiction.

Namun, menurut CEO Facebook, Mark Zuckerberg, akan ada suatu masa ketika manusia bisa melakukan teleport atau berpindah ke tempat lain dalam sekejap.

Dengan teleport, manusia dapat bepergian ke berbagai lokasi untuk melakukan pertemuan tanpa hadir secara fisik, sehingga mengurangi emisi karbon di masa depan.

Seperti dilansir CNN Indonesia, dengan melakukan teleport, para pengguna bisa mengurangi bepergian dengan kendaraan.

Duh, bagaimana mungkin ya manusia bisa melakukan teleport?

Dalam sebuah wawancara dengan The Information, Zuckerberg mengatakan bahwa 'The Holy Grail' dari sosial eksperimen adalah kemampuan untuk merasakan bahwa manusia dapat hadir ke tempat orang lain dengan sangat cepat.

Namun, teknologi tersebut belum tercapai, ujar CEO Facebook tersebut.

Menurut Mark, di masa depan tidak hanya akan ada terus mobil dan pesawat terbang. tetapi semakin banyak kita dapat berteleportasi. Kemungkinannya, hal ini bisa terjadi pada tahun 2030.

Kita secara pribadi menghilangkan perjalanan dan hal-hal yang menjadi hambatan bagi kita secara individu," tuturnya.

Akan tetapi, apa sih yang dimaksud dengan teleport ini menurut Mark? Dan bagaimana mungkin kita melakukannya?

Ternyata, dalam wawancara tersebut dilakukan saat perusahaan media sosial tersebut, Facebook berencana untuk merilis sepasang kacamata pintar di tahun ini.

CEO Facebook Mark Zuckerberg Manusia Bisa Teleport Pada 2030 89274

Mark mengatakan bahwa Facebook tengah mengerjakan produk virtual reality yaitu Oculus Quest 3 dan 4.

Facebook akan melakukan pengembangan yang lebih jauh, yakni untuk meningkatkan optik, bobot, dan fungsionalitas dari produk tersebut.

Sebagai informasi aja nih gengs, Oculus Quest merupakan perangkat untuk mendukung penggunaan Virtual Reality (VR) yang disematkan pada mata pengguna.

Seperti dilansir The Independence, Oculus akan dapat menghadirkan pertemuan tatap muka yang diganti dengan konferensi virtual melalui penggunaan beberapa headset AR.

Dengan demikian, manusia dapat melakukan teleport dan hadir dalam pertemuan tatap muka tersebut. Jadi, yang dimaksud teleport oleh Mark adalah kita bisa berpindah tempat dengan menggunakan perangkat AR.

Kalian juga harus tahu geng, selain Facebook, beberapa perusahaan teknologi raksasa seperti Apple, Microsoft, dan Google juga mengembangkan teknologi AR dalam 10 tahun terakhir.

Sebagai informasi buat kalian, teknologi AR bakal bakal mampu menempatkan grafis yang dihasilkan oleh komputer ke dunia nyata.

AR merupakan bentuk pengembangan berikutnya setelah kita berhasil mengembangkan smartphone dan layar sentuh.

Mark melihat masa depan akan sangat menarik karena orang-orang akan berinteraksi secara virtual. Manusia tidak lagi harus menelepon atau menggunakan video chat untuk berinteraksi dengan orang lain.

"Kita bisa berteleportasi menggunakan jari dan akan merasa duduk di tempat yang dituju, di sofa mereka dan merasakan kebersamaan di tempat itu," paparnya. Untuk membuat suasana lebih terasa nyata, fitur Voice Assistant dan papan tombol virtual akan menjadi bagian dari pengembangan teknologi AR.

Selain itu, lanjutnya, 'neural interfaces' pada akhirnya menjadi bagian penting untuk pengembangan teknologi AR sehingga akan memberikan pengalaman lebih baik kepada para penggunanya.

Menarik ya, geng! Kalau alat ini bener-bener terealisasi, kita gak perlu repot-repot lagi ke kantor untuk bekerja, dong. Gimana menurut pendapat kalian?

Langganan Artikel
Temukan Tips dan Berita menarik setiap harinya. GRATIS!

Tags Terkait:

Keluar dari JalanTikus

Popup External Background JalanTikus

Apakah anda yakin untuk meninggalkan website JalanTikus?

Ya
Batal