Kelakuan Manusia Bikin Rusak Atmosfer Sampai Geser Poros Bumi!

Default

Bumi memiliki lapisan gas kompleks yang disebut sebagai atmosfer. Lapisan ini melindungi juga memelihara semua kehidupan di planet ini.

Sayangnya, perilaku manusia yang makin tidak ramah dengan lingkungan berkontribusi dan menyebabkan menyusutnya hampir seluruh dari lapisan tersebut.

Studi terbaru menunjukkan kalau ketebalan stratosfer sudah menyusut sebesar 400 meter sejak tahun 1980.

Meski sebelumnya penurunan ketebalan stratosfer pernah dilaporkan, penelitian ini merupakan pemeriksaan pertama kalinya dengan skala global.

"Mengejutkan. Ini membuktikan kita mengotak-atik atmosfer hingga 60 kilometer," ungkap salah satu tim peneliti, fisikawan asal University of Vigo Earth Juan Anel dikutip dari Science Alert.

Disebutkan olehnya, langit meliputi panjang 20 sampai 60 kilometer di atas kita, stratosfer menyelimuti lapisan atmosfer yang kita hirup (troposfer).

Sejumlah awan memiliki setinggi itu juga sesekali didapati adanya burung pada lapisan stratosfer.

Rusaknya Atmosfer Bumi

Stratosfer berfungsi untuk menahan lapisan ozon yang sangat penting. Sayangnya, lapisan ini telah rusak lantaran emisi CFC.

Upaya kolektif secara global sejauh ini sudah lumayan berhasil membendung penipisan ozon yang membuat lubang ozon di atas Antartika. Sayangnya, emisi gas rumah kaca Bumi sudah mengubah seluruh stratosfer.

Fisikawan atmosfer dari Charl's University Petr Pisoft dan rekannya menggunakan pengamatan satelit sejak 1980-an yang dikombinasikan dengan model iklim untuk menentukan kenaikan CO2 menyebabkan stratosfer berkontraksi.

"Kami menunjukkan bahwa kontraksi stratosfer bukan hanya respons terhadap pendinginan, karena perubahan pada tekanan tropopause dan stratopause pun berkontribusi," tulis tim peneliti pada makalah mereka.

Mereka menjelaskan, pemanasan lantaran gas rumah kaca pada troposfer menyebabkannya mengembang juga menekan stratosfer di atasnya.

Kemudian hal tersebut diperparah dengan penambahan CO2 ke stratosfer itu sendiri, menyebabkan kombinasi gas-gasnya menjadi dingin dan berkumpul lebih dekat kemudian menyusutkan seluruh lapisan.

"Dalam skenario perubahan iklim yang masuk akal, stratosfer planet kita bisa kehilangan 4% perluasan vertikalnya (1,3 km) dari 1980 hingga 2080," tutur Anel.

Ozon dan oksigen di stratosfer menyerap sebagian besar radiasi ultraviolet dari Matahari. Makanya dapat melindungi manusia dari paparan sinar Matahari yang berbahaya.

Di lapisan tersebut, suhu udara meningkat di ketinggian langit yang bikin lapisan gas menjadi stabil. Pesawat bisa balik arah pada lapisan ini ketika cuaca menjadi buruk di lapisan bawah.

Namun, stabilitas gas tersebut berarti juga menahan bahan kimia apa pun yang mencapai stratosfer. Sehingga hal ini yang kemudian disebut efek rumah kaca.

Dampak Rusaknya Atmosfer Bumi

Jika perubahan lapisan atmosfer berlanjut maka akan berpotensi cukup besar memengaruhi satelit, GPS, dan komunikasi radio.

Ini juga bisa mengubah distribusi ketinggian molekul penyerap dan pemancar sehingga mengubah bagaimana stratosfer menyerap radiasi matahari.

Namun, masih banyak yang perlu dipecahkan sebelum ilmuwan bisa memahami bagaimana dampak ini akan terjadi. Itu saja penemuan terbaru dari dampak global yang mencengangkan dari krisis iklim terhadap Bumi.

Penemuan lain baru-baru ini menunjukkan terjadinya perubahan berat Bumi akibat pencairan gletser Antarktika yang telah menggeser poros Bumi.

"Sungguh luar biasa bahwa kami masih menemukan aspek-aspek baru perubahan iklim setelah penelitian selama beberapa dekade," ujar ilmuwan atmosfer University of Reading Paul Williams yang tidak terlibat dalam penelitian tersebut.

"Ini membuat saya bertanya-tanya perubahan apa lagi yang ditimbulkan emisi kita pada atmosfer yang belum kita temukan," pungkasnya.

Baca artikel mengenai Sains atau artikel menarik lainnya dari Ilham Fariq Maulana.

BACA JUGA

7 Penemuan Ilmuwan Muslim yang Diklaim Barat | Fakta Sejarah Membuktikan!

Download WhatsApp GB (GB WA) v15.1.3 Anti Banned | Banyak Fitur Rahasia!

5 Artis Indonesia yang Pernah Jadi Kru TV | Memang Bakat Terkenal!

13 Game Penghasil Uang Tercepat Tanpa Modal di 2021, Cuan Ngalir!

10 Fakta Unik Antarktika | Jangan Sampai Typo!

ARTIKEL TERKAIT
Penemu Yang Membenci Temuannya Sendiri Banner 1574e
5 Penemu yang Membenci Temuannya Sendiri, Apa Penyebabnya?
Penyebab Kematian Terburuk Menurut Sains Banner 1c498
7 Penyebab Kematian Terburuk Menurut Sains, Bikin Merinding!
Tags Terkait: bumi
Tautan berhasil disalinX
x

Keluar dari JalanTikus

Popup External Background JalanTikus

Apakah anda yakin untuk meninggalkan website JalanTikus?

Ya
Batal