Perusahaan Inggris Bangun Kolam Renang Terbesar dan Terdalam di Dunia | Setara 17 Kolam Olimpiade!

Inggris akan membangun sebuah kolam renang terbesar dan terdalam di dunia untuk menjadi pusat pelatihan astronot baru sekaligus tempat pengembangan robot bawah laut.

Proyek yang didukung oleh astronot Inggris, Tim Peake ini rencananya akan dibangun di Cornwall, Inggris barat daya, tidak jauh dari bandara yang bernama Cornwall Airport Newquay.

Bandara tersebut juga nantinya akan difungsikan sebagai bandar antariksa untuk peluncuran Virgin Orbit mulai tahun depan.

Kolam renang ini akan menjadi bagian dari proyek pusat bawah air dari perusahaan Inggris yang bernama Blue Abyss.

Blue Abyss nantinya akan membuat kolam renang dengan panjang mencapai 50 meter dan dengan kedalaman hingga 40 meter.

Bagian dalam kolam ini akan memiliki bentuk lantai berundak dan lubang sedalam 50 meter dengan lebar 16 meter.

Dilansir dari National Geographic Indonesia pada Selasa (22/06/2021), proyek kolam renang milik perusahaan Blue Abyss itu disinyalir dapat menampung 42.000 meter kubik air atau setara dengan 17 kolam renang ukuran Olimpiade.

Hypatia H 658358464c461592023809b031591262 H 3621e178b2b8f199d92ce4b2c040613d 1622839014 53f79

Blue Abyss untuk saat ini sdang bernegosiasi dengan otoritas setempat, Dewan Cornwall, agar bisa membeli empat bidang tanah di sebelah Cornwall Spaceport, di mana kolam renang tersebut akan dibangun.

Tidak hanya itu, perusahaan ini juga akan mengajukan izin perencanaan dengan asumsi konstruksi akan selesai dalam jangka waktu 18 bulan.

Tim Peake, astronot Inggris yang juga merupakan anggota dewan Blue Abyss, mengaku bangka bisa terlibat dengan proyek besar ini.

Peake sendiri adalah orang Inggris pertama yang tinggal di Stasiun Ruang Angkasa Internasional (ISS).

Dia pernah tinggal di ISS selama enam bulan lamanya yakni pada tahun 2015 yang lalu.

"Proyek ini membantu kita untuk memperluas pengetahuan tentang bagaimana manusia dan teknologi dapat berfungsi di lingkungan yang ekstrem," kata Peak dikutip dari Live Science.

Kolam renang pada dasarnya merupakan gagasan dari mantan instruktur menyelam Angkatan Darat Inggris, John Vickers. Vickers mengatakan bahwa proyek ini dapat menjadi aset penelitian yang besar.

"Blue Abyss akan menjadi aset penelitian untuk luar angkasa, energi lepas pantai, robotika bawah air, fisiologi manusia, pertahanan, rekreasi, dan industri maritim," ujar Vickers.

Desain kolam renang terbesar ini akan dirancang oleh arsitek Inggris yang bernama Robin Partington.

Nantinya ada sebuah atap yang dapat dibuka tutup agar bisa dimasukkan benda besar dari atap ke dalam kolam, termasuk memasukkan simulator ISS atau peralatan syuting film.

Tidak hanya itu, bangunan ini rencananya juga akan memiliki ruang-ruang kelas untuk pusat pelatihan dan fasilitas akomodasi untuk berlatih di kondisi layaknya sedang berada di luar angkasa.

Di satu sisi, biaya pembuatan kolam renang indoor terbesar dan terdalam di dunia ternyata tidak sedikit.

Setidaknya, dana yang akan dihabiskan untuk pembangunan proyek besar ini bisa mencapai 150 juta poundsterling atau setara Rp3 triliun.

Fasilitas ini diharapkan dapat dibuka pada tahun 2023 mendatang.

ARTIKEL TERKAIT
Penemuan Nasa Yang Dipakai Dalam Kehidupan
5 Penemuan NASA yang Dipakai Dalam Kehidupan Sehari-hari
Cara Robot Nasa Kirim Data Dari Mars Ke Bumi Banner 6514e
Cara Robot NASA Kirim Pesan dan Data dari Mars ke Bumi, Canggih!
Hadiah Natal Unik Bertema Teknologi Banner
5 Gadget Canggih yang Bisa Kamu Jadikan Sebagai Kado Natal
Gadgetkeren
10 Gadget Keren yang Belum Kamu Ketahui, Butuh Banget Nomor 4!
Keyboard Ninja
24 Trik Menjadi Seorang Keyboard Ninja
Benda Luar Angkasa Siap Hancurkan Bumi 4cdaa
5 Benda Luar Angkasa yang Siap Hancurkan Bumi Kapan Saja
Tautan berhasil disalinX
x

Keluar dari JalanTikus

Popup External Background JalanTikus

Apakah anda yakin untuk meninggalkan website JalanTikus?

Ya
Batal