J

A

L

A

N

T

I

K

U

S

!

!

  • NONTONYUK!
  • Pasang Iklan
  • Hubungi Kami
  • Tentang Kami
  • Kerjasama
No Name
 

Ikan Purba yang Lebih Tua dari Dinosaurus Ditemukan Lagi, Bentuknya Bikin Ngeri!

Senin, 17 Mei 2021, 11:50 WIB
Ini dia penampakan ikan purba yang sempat dikira punah. Umurnya jauh lebih purba dari dinosaurus dan wujudnya seram abis!

Baru-baru ini sekumpulan pemburu hiu di Afrika Selatan dikejutkan dengan penemuan ikan purba Coelacanth. Kenapa disebut ikan purba? Hal itu karena ikan ini diperkirakan sudah hidup sejak Zaman Devonian atau sekitar 400 juta tahun yang lalu.

Zaman Devonian juga disebut sebagai Zaman Ikan, di mana beberapa kelompok ikan mengalami evolusi. Di era tersebut, ikan mengalami perkembangan yang pesat. Bahkan, panjang ikan bisa mencapai hingga 6 meter, seperti ikan purba dunkleosteus.

Dibandingkan dengan dinosaurus yang muncul di muka bumi 230 juta tahun yang lalu, sudah pasti ikan Coelacanth lebih purba lagi umurnya.

Keunikan ikan Coelacanth adalah ia tidak mengalami evolusi bentuk. Jadi dari dulu hingga sekarang, bentuknya tidak berubah sama sekali.

Coelacanth memiliki rongga mulut yang berduri, serta warna bercirikan coklat pada umumnya. Namun, ada juga yang memiliki warna kebiruan dengan noda putih tidak beraturan di bagian sisiknya.

Dilansir dari Mental Floss, ikan Coelacanth Samudra Hindia memiliki tubuh yang besar. Panjangnya bisa mencapai dua meter. Ikan ini dapat hidup di kedalaman antara 91-300 meter.

Sementara itu, ikan Coelacanth Indonesia memiliki tubuh yang lebih kecil. Meski demikian, ikan ini mampu membuka rahang mereka dengan sangat lebar.

Hal itu karena mereka memiliki sendi yang berfungsi sebagai engsel. Tak heran kalau ikan Coelacanth mampu menyantap mangsa berukuran besar dengan lahap.

Ditambah dengan otot-otot di sekitar sendi menambah kengerian tersendiri bagi ikan purba ini.

Coelacanth adalah ikan nokturnal. Pada siang hari, mereka lebih senang menghabiskan waktu beristirahat di dalam gua.

Terlepas dari wujudnya yang seram, nyatanya ikan ini berenang dengan santai tanpa membuang banyak tenaga. Tapi, saat berburu, mereka mampu berenang hingga delapan meter jauhnya.

Sejak terakhir ditemukan pada tahun 1938 silam, ikan Coelacanth dinyatakan punah oleh para ilmuwan. Banyak yang meyakini kalau yang tersisa dari ikan ini hanyalah fosil-fosilnya saja.

Namun, ternyata hal tersebut tidak benar. Dikutip dari Unilad, ikan Coelacanth kembali ditemukan pada Sabtu (15/05/2021).

Penemuan ikan Coelacanth ini diawali dari misi perburuan hiu besar-besaran karena banyaknya permintaan minyak dan sirip hiu. Akibatnya, para nelayan menyebar jala mereka lebih jauh hingga mencapai jangkauan tempat ikan-ikan yang sebelumnya punah.

Dilansir dari Newsweek, biasanya ikan Coelacanth berkumpul pada 328 hingga 429 meter kaki di bawah permukaan air.

Andrew Cooke, seorang ahli biologi dan penulis studi terbaru yang diterbitkan di South African Journal of Science mengaku terkejut dengan jumlah yang tertangkap, meskipun belum ada proses proaktif di Madagaskar untuk memantau atau melestarikan Coelacanth.

Alih-alih khawatir, ia justru senang karena penangkapan tersebut bisa menjadi sumber penelitian ikan Coelacanth yang sudah berlangsung selama hampir 40 tahun.

Berdasarkan informasi dari Newsweek, para ilmuwan ingin menerapkan konservasi untuk melindungi ikan Coelacanth. Itu untuk mencegah perburuan besar-besaran akibat kabar penemuan ikan purba ini tersebar.

Pasalnya, badan konservasi lingkungan nirlaba melaporkan bahwa para warga beramai-ramai menangkap ikan purba tersebut di lepas pantai Afrika Selatan, Tanzania, dan Kepulauan Comoros.

Dilansir dari Wired, ikan Coelacanth tidak dianjurkan untuk dimakan manusia. Daging ikan ini mengandung minyak, kotoran, dan komponen-komponen lain yang membuat rasanya tidak enak, bahkan bisa bikin sakit.

Baca artikel mengenai Berita atau artikel menarik lainnya dari Michelle Cornelia.

BACA JUGA

Kosmonot China Ketakutan! Ini 7 Hal Aneh Dialami Astronot di Luar Angkasa

Download Minibus Simulator Vietnam MOD APK v.1.1.4, Gratis!

Sosok 3 Anak Dono Warkop yang Berprestasi | Dekat dengan Indro dan Ada yang Jadi Ahli Nuklir!

Jembatan Kaca di China Hancur, Turis Sampai Bergelantungan di Ketinggian 100 Meter

Download Capcut Pro MOD APK v3.1.0 Terbaru 2021 | No Watermark & Premium Unlocked!

ARTIKEL TERKAIT
Krisdayanti Suntik Dna Ikan Salmon 1 Miliar Banner 1b15d
Krisdayanti Suntik DNA Ikan Salmon 1 Miliar, Buat Apa?
Harta Gono Gini Bill Dan Melinda Gates Banner 46c4e
Harta Gono Gini Bill dan Melinda Gates Usai Perceraian, Gak Bakal Habis Tujuh Turunan?
Teleskop Hubble Tangkap Penampakan Bintang Biru Raksasa Banner 93d42
Teleskop Tangkap Penampakan Bintang Raksasa di Ambang Kehancuran, Bersinar Seperti Jutaan Matahari!
Polisi Virtual Indonesia Mulai Patroli Di Media Sosial Banner A306e
Waspada Polisi Virtual Indonesia Mulai Patroli di Medsos, Jangan Salah Ngomong!
Cara Robot Nasa Kirim Data Dari Mars Ke Bumi Banner 6514e
Cara Robot NASA Kirim Pesan dan Data dari Mars ke Bumi, Canggih!
Bill Gates Lebih Suka Android Ketimbang Iphone Ini Alasannya Banner 0055f
Bill Gates Lebih Suka Android Ketimbang iPhone, Selamat Datang di Tim Android!
Kota Yang Memiliki Internet Tercepat Di Indonesia Banner E9f7b
Ini Kota dengan Internet Tercepat di Indonesia, Bukan Jakarta?
Korea Utara Berusaha Hack Teknologi Vaksin Covid 19 Banner Db26a
Korea Utara Kabarnya Coba Hack Teknologi Vaksin COVID-19, Mau Bikin Sendiri?
Benarkah Gojek Dan Tokopedia Akan Merger Banner 19cde
Benarkah Gojek dan Tokopedia Akan Merger? Ini Faktanya
Misteri Lubang Raksasa Di Siberia Banner 51f59
Misteri Lubang Raksasa di Siberia, Tempat Mendarat UFO?
Langganan Artikel
Temukan Tips dan Berita menarik setiap harinya. GRATIS!

Keluar dari JalanTikus

Popup External Background JalanTikus

Apakah anda yakin untuk meninggalkan website JalanTikus?

Ya
Batal