Hotel Luar Angkasa Segera Dibuka Tahun 2027 | Tamasya Ke Luar Bumi?

Default

Sebuah perusahaan teknologi Amerika berharap dapat memberikan pengalaman luar angkasa seperti di kapal pesiar sebelum akhir dekade ini.

Stasiun 'Voyager' The Gateway Foundation saat ini sedang dalam pengembangan, dengan tujuan menyediakan kamar hingga 400 orang.

Bingkai berputar melingkarnya harus memungkinkan struktur stasiun ini untuk mampu meniru tingkat gravitasi buatan yang mirip dengan Mars atau sekitar 40 persen milik Bumi.

Proyek ini diharapkan menjadi yang pertama untuk menciptakan lingkungan yang lebih layak huni dan berjangka panjang bagi manusia di luar angkasa.

Stasiun Voyager akan menyediakan berbagai macam pengalaman seperti di kapal pesiar. Seperti makan, bersantai dan bekerja, spa kesehatan, bioskop, dan bar.

Hotel ini akan memiliki kapasitas untuk mengelilingi planet hanya dalam 90 menit. Kerangkanya juga akan cukup besar untuk memuat dua puluh pods berukuran 20x12 meter.

Pods ini berfungsi sebagai 'vila' yang dapat diperjual-belikan, serta ruang sewaan bagi perusahaan seperti NASA untuk bekerja dan tinggal.

Diprediksi Selesai Pada Tahun 2027

Pesawat Luar Angkasa Indonesia F7004
Sumber foto: Orbital Assembly/The Gateway Foundation

Hal ini dimungkinkan oleh Orbital Assembly, sebuah perusahaan konstruksi luar angkasa.

Mereka telah mengembangkan Structure Trust Assembly Robot (STAR), yang akan membangun hotel di orbit setelah pengujian gravitasi berhasil diselesaikan.

Konstruksi akan dimulai pada tahun 2025, dengan harapan hotel akan beroperasi penuh pada tahun 2027!

Karya-karya tersebut dibentuk dari ide-ide yang pertama kali dibuat oleh ilmuwan roket inovatif Wernher von Braun, yang merupakan tokoh kunci dalam program luar angkasa Apollo NASA.

Seni konsep untuk proyek ini menggambarkan dari desain akhir, menampilkan jendela miring membulat, serta sejumlah besar arsitektur minimalis.

"Ini akan menjadi revolusi industri berikutnya," kata pendiri Gateway Foundation, John Blincow seperti dikutip dari Euronews.

Bagaimana Proyek Bisa Selesai dengan Begitu Cepat?

Pesawat Luar Angkasa Kartun Dbbda
Sumber foto: Orbital Assembly/The Gateway Foundation

Stasiun Voyager dapat menjadi pesaing dari pengalaman Virgin Galactic milik Richard Branson, tetapi SpaceX Tesla-lah yang telah membuka jalan dalam menurunkan biaya dan mengurangi hambatan ke luar angkasa.

Elon Musk telah menyatakan bahwa tujuan utamanya adalah "membuat kehidupan multi-planet".

"Selama beberapa dekade, biaya pengoperasian pesawat ulang-alik per kilogram memang stabil tetapi sangat mahal," kata analis kebijakan luar angkasa Wendy Whitman Cobb.

Ketika pesawat ulang-alik beroperasi, ia dapat meluncurkan muatan 27.500 kilogram dengan harga 1,5 miliar dollar AS (21,5 triliun) atau 54.500 dollar AS (Rp783 juta) per kilogram.

Untuk SpaceX Falcon 9, roket yang digunakan untuk mengakses ISS, biayanya hanya 2.720 dollar AS (Rp39 juta) per kilogram.

Ada harapan bahwa ini bisa turun menjadi hanya beberapa ratus dolar pada dekade ini.

Hotel Luar Angkasa Bukan Solusi Masalah Bumi?

Pesawat Luar Angkasa Animasi B1676
Sumber foto: Orbital Assembly/The Gateway Foundation

Ahli kosmologi Universitas Cambridge, Martin Rees, berpendapat bahwa kita seharusnya tidak bersandar pada kelangsungan hidup di luar angkasa untuk memecahkan masalah bumi.

Dia juga mengatakan kenyataannya lebih jauh dari yang diharapkan oleh perusahaan-perusahaan ini.

"Pada 2100 pencari sensasi mungkin telah membangun 'basis' independen dari Bumi ke Mars, atau mungkin di asteroid. Elon Musk dari SpaceX mengatakan dia ingin mati di Mars tetapi hal itu tidak berdampak," tutur Martin.

"Namun, jangan pernah mengharapkan emigrasi massal dari Bumi dan di sini saya sangat tidak setuju dengan Musk dan dengan mendiang kolega Cambridge saya Stephen Hawking, yang sangat antusias tentang peningkatan cepat komunitas Mars skala besar," tambahnya.

"Ini adalah khayalan yang berbahaya untuk berpikir bahwa ruang angkasa menawarkan pelarian dari masalah Bumi. Kita harus menyelesaikan masalah ini di sini. Tidak ada 'Planet B' untuk orang biasa yang menghindari risiko," pungkasnya.

Baca juga artikel seputar Iptek atau artikel menarik lainnya dari Ilham Fariq Maulana

Simak juga beberapa artikel menarik lainnya dari Jalan Tikus berikut ini:

15 Situs Penghasil Uang Tercepat dan Terpercaya, Auto Kaya!

6 Aktris Indonesia Keturunan Jepang | Cantiknya Kawaii!

25 Film Psikopat Terbaik dan Tersadis 2021 Wajib Tonton, Bikin Insomnia!

Cara Daftar & Aktivasi m-Banking BCA Tanpa ke ATM, Aman & Cepat!

ARTIKEL TERKAIT
Aplikasi Cari Teman Sekitar Terbaik 2020 Banner Ba87c
10 Aplikasi Cari Teman di Sekitar Kita Terbaik 2020, Bisa Dapat Jodoh?
Aplikasi Pencari Kerja 7a188
8 Aplikasi Pencari Kerja Terpercaya & Terbaik, Setiap Hari Ada Loker!
Aplikasi Edit Nama Ac2cf
7 Aplikasi Edit Nama Terbaik & Terbaru 2020 | Nama Makin Kece!
Aplikasi Al Quran Terbaik 277be
12 Aplikasi Al Quran Bahasa Indonesia Terbaik dan Terlengkap 2021
0 Vnxpzxovujy72qvg Custom 5a5dc
Cara Mudah Mengubah Bahasa di Aplikasi Google Classroom di HP & PC
Menerjemahkan Tulisan Lewat Kamera Banner 4ad20
Trik Cepat untuk Menerjemahkan Tulisan Bahasa Asing dengan Kamera, Gak Ribet!
Tags Terkait: luar angkasa
Tautan berhasil disalinX
x

Keluar dari JalanTikus

Popup External Background JalanTikus

Apakah anda yakin untuk meninggalkan website JalanTikus?

Ya
Batal