Gerhana Matahari Cincin akan Terjadi Pada 10 Juni 2021, Bisakah Dilihat dari Indonesia?

Gerhana Matahari Cincin (GMC) diprediksi akan terjadi pada tanggal 10 Juni mendatang. Sejumlah efek pada bumi yang bisa terjadi adalah pasangnya air laut hingga terganggunya sinyal telekomunikasi.

Hal tersebut disampaikan oleh Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) melalui Kepala Pusat Seismologi Teknik, Geofisika Potensial dan Tanda Waktu Rahmat Triyono.

Dampak yang paling terlihat adalah pasang air laut, kata Rahmat pada Senin (7/6/21).

Lebih lanjut, Rahmat mengatakan bahwa efek dari pasang air laut bisa terjadi karena gravitasi Bulan dan Matahari lebih maksimal saat terjadinya gerhana.

Meski begitu, menurutnya efek tersebut akan sangat tergantung pada topografis pantai di masing-masing wilayah.

Sementara itu, pengaruh pada lapisan ionosfer saat GMC juga bisa menyebabkan gangguan pada jaringan telekomunikasi.

Kepala Lembaga Penerbangan dan Antariksa Nasional (LAPAN), Thomas Djamaludin sebelumnya mengatakan bahwa GMC dapat menganggu frekuensi telekomunikasi yang menggunakan ionosfer.

Ionosfer sendiri adalah lapisan udara yang berada sekitar 100 kilometer lebih di atas permukaan bumi, dan GMC akan mempengaruhi lapisan tersebut.

Saat gerhana, akan terjadi penurunan ionisasi pada lapisan tersebut, sedangkan lapisan ionosfer punya peran untuk mempercepat frekuensi yang biasanya digunakan dalam jaringan komunikasi.

Menurut Thomas, hal itu bisa terjadi karena kurangnya intensitas cahaya yang masuk ke bumi.

Pengurangan intensitas cahaya selama gerhana matahari berlasung, bisa saja akan mempengaruhi ionosfer selama beberapa waktu, ujar Thomas.

Sebagai informasi, GMC adalah kondisi ketika matahari, bulan, dan bumi berada tepat segaris. Pada saat itu, piringan bulan yang teramati dari bumi akan leih kecil dibanding piringan matahari.

Gmc 2df73

GMC yang akan terjadi pada 10 Juni pekan ini dapat disaksikan di Pulau Ellesmere dan Baffin di Kanada serta Kawasan Siberia di Rusia.

Ketampakan maksimum akan terjadi pada pukul 17.43 WIB, 18,43 WITA, atau 19.43 WIT.

Selain dua wilayah tersebut, beberapa wilayah seperti Greenland, Islandia, Eropa, negara-negara di Asia Tengah dan Tiongkok bagian Barat juga dapat menyaksikan GMC dengan ketampakan sebagian.

Pertanyaannya, apakah GMC bisa diamati dari wilayah yang ada di Indonesia? Peneliti Pusat Antariksa LAPAN, Emmanuel Sungging, memberikan jawabannya.

Menurutnya, fenomena GMC yang sebentar lagi terjadi ini tidak bisa dilihat dari wilayah Indonesia.

"Tidak bisa dilihat dari wilayah Indonesia, hanya bisa dinikmati dari wilayah kutub utara," ujar Sungging.

Hal itu senada dengan apa yang dikatakan Andi Pangerang yang juga merupakan Peneliti LAPAN.

Menurut Andi, itu karena bayangan penumbra bulan yang jatuh di permukaan bumi tidak akan melalui wilayah Indonesia.

Setelah gerhana pada 10 Juni, gerhana matahari kedua akan terjadi pada 4 Desember tahun ini, dengan terjadinya gerhana matahari total.

Sementara itu, GMC yang bisa teramati di Indonesia kemungkinan akan terjadi pada tahun 2023 mendatang.

BACA JUGA

8 Karakter Cowok yang Diperankan Aktris Cantik | Gak Nyangka, Nipu Banget!

Fasih Berbahasa Indonesia, 6 Artis Asing Ini Kerap Dikira WNI!

18 Potret Stuntman yang Mirip Banget Sama Aktornya | Stuntman Tom Cruise Ternyata Cewek!

100+ Bio IG Keren, Lucu, & Aesthetic 2021, Followers Auto Nambah!

75+ Nada Dering iPhone Terbaru & Terlengkap | Bisa Buat Android!

ARTIKEL TERKAIT
Header 15 898df
10 Meme Kocak Gerhana Bulan Total yang Bikin Ngakak Abis
4cc90378d330b6074bd0244e8061fade
5 Hal yang Akan Terjadi Jika Matahari Tidak Bersinar Lagi! 
Foto Permukaan Matahari D8243
10 Foto Langka Detail Permukaan Matahari | Bikin Takjub dan Terpukau
Foto Gerhana Matahari Total 2016 7
5 Smartphone yang Paling Cocok untuk Memfoto Gerhana Matahari Total
Ibu Hamil Sembunyi Di Kolong Tempat Tidur 8ac37
Bikin Ngakak, Ibu Hamil Sembunyi di Kolong Ranjang Saat Gerhana | Biar Bayi Gak Tompelan!
Gerhana Matahari Cincin Indonesia 5
Kapan dan Di mana Menyaksikan Gerhana Matahari Cincin di Indonesia?
Tautan berhasil disalinX
x

Keluar dari JalanTikus

Popup External Background JalanTikus

Apakah anda yakin untuk meninggalkan website JalanTikus?

Ya
Batal