Fosil Spesies Manusia Baru Berusia 130 Ribu Tahun Ditemukan | Apa Bedanya dengan Homo Sapiens?

Default

Para ilmuwan Israel baru-baru ini menemukan penemuan yang sama sekali tidak terduga, yaitu beberapa potongan fosil tulang yang ditemukan dari penggalian di dekat sebuah pabrik semen.

Fragmen dari tengkorak dan rahang bawah dengan gigi itu adalah milik seseorang yang tinggal di daerah itu sekitar 130.000 tahun yang lalu, tetapi sejauh ini belum diketahui manusia itu seperti apa.

Para peneliti lantas memberikannya nama baru, karena menurut mereka, fosil itu berasal dari spesies manusia purba yang berbeda dari yang pernah ditemukan sebelumnya.

Mereka menamai fosil yang ditemukan di sebelah tenggara dari Tel Aviv itu sebagai Nesher Ramla Homo.

Fosil Nesher Ramla Homo tersebut ditemukan di kedalaman 25 kaki, di samping kuris batu, tulang kuda, dan tulang rusa.

Manusia yang satu ini memiliki karakteristik khusus yang tidak terlihat di dalam penemuan kerangka lain dari periode yang sama.

Para peneliti juga menemukan bahwa Nesher Ramla Homo mempunyai tengkorak yang datar, gigi yang sangat besar, dan tulang rahang tanpa dagu.

Spesies ini mungkin sudah hidup bersama Homo Sapiens selama lebih dari 100.000 tahun dan mereka diyakini sebagai nenek moyang dari Neanderthal.

Neanderthal 38441

Sumber foto: BGR

Penemuan ini mampu menjungkirbalikkan semua fakta yang kita ketahui tentang evolusi manusia di Bumi.

"Penemuan jenis baru Homo ini sangat penting secara ilmiah," kata Israel Hershkovitz dari Universitas Tel Aviv di dalam sebuah pernyataan.

"Ini memungkinkan kita untuk memahami fosil manusia yang ditemukan sebelumnya, menambahkan potongan lain ke teka-teki evolusi manusia, dan memahami migrasi manusia di dunia lama."

Nesher Ramla Homo memang mempunyai anatomi tengkorak yang tidak lazim, tetapi penelitian menemukan bahwa mereka memiliki kemiripan dengan kelompok pra-Neanderthal di Eropa.

"Inilah yang membuat kami memprediksi bahwa kelompok Nesher Ramla ini sebenarnya adalah kelompok besar yang dimulai sangat awal dan merupakan asal muasal dari Neanderthal Eropa," kata Hila May, antropolog fisik Universitas Tel Aviv.

Ia juga menambahkan bahwa sains belum pernah bisa menjelaskan bagaimana gen Homo Sapiens hadir di populasi Neanderthal sebelumnya di Eropa.

Nesher Ramla mungkin merupakan mata rantai yang selama ini terhilang, karena spesies itu mungkin telah melakukan kawin silang dengan Homo Sapiens.

Analisis bentuk 3D dari tulang Nesher Ramla sebenarnya mengesampingkan hubungannya dengan kelompok mana pun yang diketahui.

Meski begitu, para peneliti mencocokkan sebagian kecil fosil manusia di Israel yang tidak pernah dijelaskan oleh para ilmuwan sebelumnya.

Para ilmuwan pun berspekulasi bahwa lokasi geografis Israel akan memungkinkan populasi manusia yang berbeda untuk bertemu dan berbaur ketika mereka menyebar ke seluruh dunia.

Pakar lain yang tidak terlibat dalam penelitian itu juga memberikan tanggapannya tekait penemuan ini kepada NBC News.

Menurutnya, fosil Nesher Ramla itu terlihat seperti variasi peralihan manusia yang mungkin telah merupakan asal muasal Neanderthal di daerah itu.

Baca juga artikel IPTEK atau artikel menarik lainnya dari Brenda Prima.

ARTIKEL TERKAIT
Penemuan Fosil Dinosaurus 173e8
Fosil Badak Raksasa Seberat 4 Gajah Afrika dan Lebih Tinggi dari Jerapah Ditemukan
Penemuan Fosil Di Argentina E5413
Fosil Berusia 1 Miliar Tahun Ditemukan | Nenek Moyang Makhuk Hidup?
Penemuan Fosil Buaya Baru 3dcd1
Fosil Buaya Berusia 8 Juta Tahun Ditemukan | Spesies Baru dan Beda!
Penemuan Fosil Cumi Cumi Purba 9f18e
Fosil Cumi-cumi Vampir Ditemukan di Hongaria | Predator Purba Buas?
Fosil Dinosaurus T Rex Bd9b6
Fosil Dinosaurus Terbesar di Bumi Ditemukan | Usianya 98 Juta Tahun!
Fosil Megalodon Dan Hewan Purba Ditemukan Di Sukabumi Banner 4926e
Fosil Megalodon dan Hewan Purba Ditemukan di Sukabumi, Dulunya Lautan?
Tags Terkait: Viral
Tautan berhasil disalinX
x

Keluar dari JalanTikus

Popup External Background JalanTikus

Apakah anda yakin untuk meninggalkan website JalanTikus?

Ya
Batal