Ngeri, 5 Eksperimen Ilmiah Paling Kejam Ini Pernah Dilakukan Pada Manusia!

Perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi yang ada pada zaman sekarang tidak bisa lepas dari apa yang disebut eksperimen ilmiah.

Melalui berbagai macam eksperimen ini, para ilmuwan mampu menemukan berbagai macam teknologi serta obat-obatan yang mampu mengobati dan menyembuhkan berbagai penyakit.

Sayangnya, eksperimen ilmiah pada zaman dulu sangat berbeda dengan apa yang dilakukan sekarang, atau yang biasa kamu praktikkan waktu pelajaran sekolah.

Tak jarang, eksperimen ilmiah yang dilakukan begitu kejam dan biadab karena sampai menggunakan manusia sebagai 'kelinci percobaan'. Nggak percaya? Simak ulasan Jaka di bawah ini!

1. The Tuskegee Experiments

Eksperimen Sadis 1 3f834

Pada tahun 1932, US Public Health Service bekerja sama dengan Tuskegee Institute mencoba mengamati perkembangan penyakit sifilis yang tidak diobati, apakah kira-kira bisa sembuh sendiri atau malah sebaliknya.

Penelitian ini melibatkan 399 pasien sifilis berkulit hitam. Akan tetapi pada tahun 1947, mereka diberi tahu bahwa mereka tidak menderita sifilis, melainkan 'bad blood'.

Peristiwa ini mengakibatkan 28 pasien meninggal langsung akibat sifilis, 100 meninggal akibat komplikasi terkait sifilis, 40 istri pasien terinfeksi sifilis, dan 19 anak lahir dengan sifilis kongenital.

Eksperimen ini menjadi viral, bahkan Pemerintah Amerika dituduh sengaja melakukan ini sambil mengaitkannya dengan isu rasisme. Akhirnya di tahun 1997, Presiden Bill Clinton meminta maaf secara publik pada korban beserta keluarganya.

2. Unit 731

Eksperimen Sadis 2 3642a

Pernah dengar Unit 731? Unit penelitian serta pengembangan senjata kimia dan biologi ini dimiliki Kekaisaran Jepang untuk keperluan perang Sino antara tahun 1937 hingga 1945.

Terletak di Pingfang, Manchuko (kini Tiongkok), Jepang menguji cobakan eksperimen ilmiahnya pada para pria, wanita, dan anak-anak, yang mana kebanyakan merupakan tahanan perang.

Eksperimennya pun luar biasa mengerikan. Mulai dari pembedahan tanpa obat bius untuk melihat efek penyakit pada organ tubuh, memotong lengan untuk melihat proses kehilangan darah, hingga menyuntikkan penyakit pada manusia.

Dijamin, kamu bakal merasakan adegan penyiksaan paling sadis layaknya di film-film. Ratusan ribu manusia diprediksi tewas akibat eksperimen brutal yang mereka lakukan.

3. Eksperimen Tahanan Stanford

Eksperimen Sadis 3 Fcd2b

Philip Zimbardo, seorang profesor psikologi tertarik untuk meneliti di Amerika tertarik untuk meneliti kondisi mental para sipir dan tahanan penjara.

Untuk itu, ia mencoba mengadakan penelitiannnya tersebut di Universitas Stanford pada 14-20 Agustus 1971.

Ia lalu merekrut 24 orang yang benar-benar sehat secara fisik dan mental, serta sama sekali tidak memiliki catatan kriminal. Di sana, ia membagi mereka berdasarkan peran sipir dan tahanan penjara.

Tanpa diduga, mereka benar-benar menghayati perannya masing-masing. Sang sipir memiliki tendensi untuk bersikap sadis, sementara para tahanan memiliki tendensi untuk menganiaya sesama tahanan.

Eksperimen ini pun akhirnya dihentikan setelah 6 hari. Alasannya karena sebagian peserta mengalami gangguan mental serius. Dari sini bisa disimpulkan, seseorang cenderung melakukan kekerasan jika kondisi lingkungannya memungkinkan.

4. Eksperimen Pengerasan Kulit

Eksperimen Sadis 4 40c4b

Sekitar tahun 1960, seorang ahli kulit bernama Albert Kligman sedang mencoba menjalankan eksperimen ilmiah pada tahanan di penjara Holmesburg. Ia mencoba merekayasa dan mengeraskan kulit agar bisa melindungi tentara dari luka.

Kligman pun mencoba melakukannya dengan mengoleskan berbagai macam bahan kimia pada para tahanan. Tentu saja yang terjadi adalah mereka mendapatkan luka bakar tingkat tinggi yang luar biasa sakitnya.

Tidak hanya itu, eksperimen mengerikan ini dilakukan Kligman selama bertahun-tahun di penjara. Memang, peristiwa tersebut terjadi karena Kligman dibiayai sebuah perusahaan farmasi untuk menguji cobakan penelitiannya pada tahanan.

5. Eksperimen Ganti Kelamin

Eksperimen Sadis 5 10de5

Sekitar tahun 1970 hingga 1980an, pasukan apartheid di Afrika Selatan memaksa para lesbian kulit putih dan tentara gay untuk operasi perubahan kelamin secara massal.

Selain itu, mereka dipaksa menjadi subjek kebiri kimia, setrum, dan eksperimen medis yang tidak bermoral serta tidak etis. Usut punya usut, ini disebabkan adanya program rahasia untuk menghapus homoseksualitas dari militer.

Mereka yang diduga gay atau lesbian dikirim secara paksa ke psikiatri militer, kemudian mulai dipaksa untuk menjadi 'kelinci percobaan' militer yang luar biasa kejam.

Akhir Kata

Itulah tadi ulasan khusus Jaka mengenai deretan eksperiman ilmiah paling biadab dan kejam yang pernah dilakukan pada manusia.

Semoga kejadian ini tidak terulang lagi.

Baca juga artikel seputar Sains atau artikel menarik lainnya dari Diptya.

BACA JUGA

5 Asisten Artis Indonesia yang Cantiknya Menyaingi Sang Bos, Bagaikan Model!

5 Kisah Cinta Pro Player Paling Heboh, Kekerasan & Perselingkuhan!

5 Penemuan Aneh Tapi Jenius Banget, Bikin Hidup Anti Ribet!

Mirip Film Kiamat, Arus Laut Utama Bumi Melambat | Dunia Dalam Bahaya?

7 Pemain Catur Terbaik Indonesia Bergelar Grandmaster, Jagoan Tiada Tanding!

ARTIKEL TERKAIT
Sin133 F56ff
Vaksin COVID-19 Bisa Memperbesar Penis, Hoaks atau Bukan?
Page 92745
Percaya atau Tidak, 5 Hal Mengerikan Ini Bisa Kamu Alami saat Tidur!
Pageooo 8086d
8 Gorila di Kebun Binatang Ternyata Positif COVID-19, Kok Bisa?
Tautan berhasil disalinX
x

Keluar dari JalanTikus

Popup External Background JalanTikus

Apakah anda yakin untuk meninggalkan website JalanTikus?

Ya
Batal