Terus Dituduh Sebagai Dalang Corona, Lab Wuhan Akan Dapat Penghargaan

Default

Sejak awal kemunculan virus Corona di muka bumi, laboratorium Wuhan Institute of Virology (WIV) di kota Wuhan, China langsung dicurigai banyak pihak sebagai tempat pembuatan virus itu.

Pada Februari 2021 lalu WHO memang telah melakukan investigasi di China dan menyimpulkan tidak ada bukti yang menunjukkan bahwa virus Corona berasal dari WIV.

Akan tetapi banyak pihak yang masih belum puas dan malah mencurigai kesimpulan tersebut.

Sebut saja Amerika Serikat dan Inggris yang meyakini ada yang ditutup-tutupi sekaligus mengajukan beberapa indikasi Corona bocor atau dibuat di WIV atau yang kerap disebut lab Wuhan itu.

Kendati dicibir banyak pihak, kabar terbaru justru menyebutkan jika lab Wuhan masuk ke dalam daftar institusi yang dianggap layak untuk memperoleh penghargaan, lho.

Chinese Academy of Sciences (CAS) sudah mengumumkan kandidat untuk penghargaan sains.

Salah satunya untuk WIV dan direkturnya, Shi Zhengli serta deputi direktur Yuan Zhiming, karena kontribusi mereka yang besar di dalam bidang sains.

Shi Zhengli dipuji karena prestasinya di dalam mengidentifikasi patogen COVID -19 dengan cepat, menyelesaikan sekuens gen, isolasi virus, dan studi lainnya.

Sedangkan Yuan dipuji karena berkontribusi dalam pembuatan model infeksi virus Corona.

Media Global Times yang merupakan media utama pemerintah China menyebutkan nominasi penghargaan lab Wuhan itu berbarengan dengan serangan baru dari politisi barat dan medianya.

Mereka masih saja menyatakan bahwa lab Wuhan dicurigai sebagai asal muasal virus Corona.

Hal itu tentu saja kembali mengangkat teori yang menyatakan bahwa virus Corona bocor dari laboratorium Wuhan Institute of Virology (WIV).

Juru bicara Kementerian Luar Negeri China, Zhao Lijian bahkan menyatakan bahwa tim di lab Wuhan layak untuk mendapatkan hadiah Nobel.

"Mereka seharusnya dihadiahi dengan hadiah Nobel di bidang Medis untuk riset mereka tentang COVID-19 dan bukannya malah dikritik," cetusnya.

Lama tidak bersuara, Shi Zhengli selaku Direktur dari Center for Emerging Infectious Diseases di Wuhan Institute of Virology (WIV) baru-baru ini mengomentari perkembangan berita ini.

Shi Zhengli 71fca

Sumber foto: Twitter @Alexis_Verger

Pakar kelelawar yang juga dijuluki sebagai batwoman ini langsung membantah semua tuduhan tersebut.

Ia menyatakan kepada New York Times, bahwa ia awalnya tidak mau bicara secara langsung kepada media karena kebijakan institusinya itu.

Namun, dia mengaku frustrasi, sehingga ingin membela laboratorium tempatnya bekerja sekaligus dirinya bersama para kolega lainnya.

"Bagaimana mungkin saya bisa membuka bukti untuk sesuatu yang memang tidak ada buktinya?" ujarnya kepada New York Times.

"Saya tidak tahu kenapa dunia bisa sampai pada hal ini, secara konstan membanjiri keburukan pada ilmuwan-ilmuwan yang tidak bersalah," tambahnya di dalam keterangan singkat tentang tuduhan kepada lab Wuhan.

Sebelumnya, ilmuwan berusia 57 tahun ini telah berulang kali membantah tuduhan bahwa lab Wuhan merupakan tempat kelahiran virus Corona.

Beberapa waktu lalu, ia juga menjelaskan bahwa sama sekali tidak ada bukti kebocoran COVID-19 dari laboratoriumnya.

Ia dan koleganya baru mengetahui kasus COVID-19 di akhir tahun 2019 setelah mereka meneliti sampel dari pasien yang terjangkit pneumonia yang misterius.

Baca juga artikel IPTEK atau artikel menarik lainnya dari Brenda Prima.

BACA JUGA

Viral Matahari Terbit dari Utara di Jeneponto | BMKG Konfirmasi?!

Nonton Film Ali dan Ratu Ratu Queens (2021) | Melancong ke AS Demi Mencari Ibu

Rayakan Ulang Tahun ke-32, Ijazah SMK Lucinta Luna Viral Lagi!

20 Aplikasi Penghasil Uang 2021 Terbukti Membayar Cepat, Langsung Cair & Terpercaya!

Sedekah CF Diklaim Bisa Berikan Chip Higgs Domino Gratis, Benarkah?

ARTIKEL TERKAIT
Wuhan China C0f06
5 Fakta Kota Wuhan: Sumber Pandemi Corona, Kini Gelar Pesta Musik Tanpa Masker
Wisuda Massal Wuhan 43ef5
Tanpa Masker dan Jarak Sosial, Wuhan Gelar Wisuda Massal 11 Ribu Orang
Alien 47e32
China Temukan Kehidupan Cerdas di Luar Bumi, Alien?
Zhurong A61aa
Hebat! Robot China Sukses Mendarat di Mars
Monyet 30642
China Kekurangan Stok Monyet untuk di Laboratorium | Penelitian Covid-19 Terhambat
Kaum Rebahan Dc261
Kaum Muda di China Jadi Kaum Rebahan | Capek Kerja Mati-matian Tapi Dibayar Pas-pasan
Tautan berhasil disalinX
x

Keluar dari JalanTikus

Popup External Background JalanTikus

Apakah anda yakin untuk meninggalkan website JalanTikus?

Ya
Batal