Bumi Miliki Samudra Baru, Ukurannya Hampir 3 Kali Luas Kepulauan Indonesia!

Default

Bumi terdiri dari lautan dan daratan. Seperti diketahui, Lautan menutupi 70% Bumi, sedangkan sisanya merupakan daratan.

Lautan pun menjadi habitat bagi banyak makhluk hidup di dalam air. Oleh karena itu, dibutuhkan perhatian terkait kebersihan maupun pemeliharaan laut agar tidak tercemar, sehingga tidak mengganggu ekosistem makhluk hidup di dalamnya.

Terkait dengan lautan atau samudra, Bumi kita kini memiliki total lima samudra lho, geng. Sebelumnya kita mengetahui nama-nama samudra yang terkenal seperti Samudera Arktik di kutub utara, Atlantik, samudra Pasifik, dan Hindia.

Samudra baru ini bernama Samudra Selatan (Southern Ocean), yang diumumkan National Geographic Society pada peringatan hari laut sedunia pada 8 Juni 2021.

Penambahan samudra baru ini akan mempengaruhi gambar-gambar peta dunia yang akan dibuat National Geographic.

Telah Lama Diakui Para Ilmuwan

Wikipedia 71571
Sumber foto: Wikipedia

Ditetapkannya satu samudra baru ini tidaklah secara mendadak, melainkan telah diketahui di kalangan para peneliti atau ilmuwan.

"Samudra Selatan telah lama diakui oleh para ilmuwan, tetapi karena tidak pernah ada kesepakatan internasional, kita tidak pernah secara resmi mengakuinya, kata ahli geografi National Geographic Society," Alex Tait.

Pada Hari Laut Sedunia, para kartografer National Geographic menjelaskan bahwa arus deras yang mengitari benua Antartika diberi nama Arus Circumpolar Antartika (ACC). Ini membuat perairan di sana berbeda dan layak untuk punya nama sendiri.

Para kartografer atau ahli pemetaan tersebut menamakan wilayah perairan tersebut sebagai Samudra Selatan (Southern Ocean).

Kartografer National Geographic telah menciptakan daftar empat samudra di Bumi sejak masyarakat mulai membuat peta pada 1915 yaitu samudra Atlantik, Pasifik, Hindia, dan Arktik.

Secara historis, perairan besar yang mengelilingi benua paling selatan dipandang sebagai perpanjangan dari Samudra Atlantik, Pasifik, dan Hindia.

"Siapa pun yang pernah ke sana akan berusaha keras untuk menjelaskan tentang betapa mempesonanya kawasan dan mereka semua akan setuju bahwa gletser di sana lebih biru, udaranya lebih dingin, pegunungannya lebih menakjubkan sekaligus menakutkan, dan pemandangannya lebih menawan daripada tempat lain yang bisa Anda kunjungi," kata Seth Sykora-Bodie, seorang ilmuwan kelautan di National Oceanic and Atmospheric Administration (NOAA).

Samudra Selatan Mengelilingi Benua Antartika

Encyclopedia Britannica D7ef3
Sumber foto: Encyclopedia Britannica

Samudra baru membentang mengelilingi pantai benua Antartika seperti cincin. Ia dibedakan dari lautan lain berdasarkan arus, bukan berdasarkan benua.

Samudra Selatan mempunyai luas total 20.33 juta km2, atau hampir 3 kali luas kepulauan Indonesia. Sedangkan samudera Arktik di kutub utara mempunyai luas sekitar 14.01 km2.

Selama bertahun-tahun para ahli pemetaan dan komite kebijakan pemetaan di National Geographic Society telah mempertimbangkan kemungkinan penambahan maupun penetapan Samudra Selatan sebagai samudra baru.

Peneliti mengamati, ada semakin banyak para ilmuwan dan pers yang menggunakan istilah Samudra Selatan. Hal ini menjadi pertimbangan untuk membuat perubahan pada peta samudra di dunia.

Samudra Baru Punya Pengaruh Penting

National Geographic B8eb1
Sumber foto: National Geographic

Peneliti memperkirakan bahwa Arus Circumpolar Antartika (ACC) terbentuk sekitar 34 juta tahun yang lalu, ketika Antartika terpisah dari daratan Amerika Selatan.

ACC mengalir dari barat ke timur di sekitar wilayah Antartika dan berpusat di sekitar garis lintang 60 derajat selatan, garis yang ditetapkan sebagai batas utara Samudra Selatan.

Membentang dari permukaan ke dasar laut, ACC mengangkut lebih banyak air ketimbang arus laut lain di seluruh dunia. Arus ini menarik perairan dari samudra Atlantik, Pasifik, dan Hindia, dan membantu mendorong sistem sirkulasi air global.

Air dingin dan padat yang tenggelam ke dasar laut di Antartika itu juga membantu menyimpan karbon di laut dalam. Samudra Selatan memiliki pengaruh penting terkait dengan iklim Bumi.

Baca juga artikel seputar Science, atau artikel menarik lainnya dari Ahmad Luthfi.

BACA JUGA

7 Potret Ngeri Mumi Putri Duyung Setengah Monyet, Wujudnya Bikin Merinding!

6 Kapal Hilang Secara Misterius dan Tak Ditemukan Jejaknya, Ada yang Ketemu Setelah 107 Tahun?

Penerima Cangkok Jantung Babi Pertama di Dunia Meninggal Dunia, Penyebab Kematiannya Masih Jadi Misteri

5 Hal Terbesar di Dunia yang Ada di Indonesia, Bikin Kamu Bangga Hidup di Tanah Air!

5 Potret Chianina, Jenis Sapi Terbesar di Dunia dengan Berat 1,7 Ton Lebih!

10 Foto Mengharukan Rakyat Ukraina dan Hewan Peliharaannya di Tengah Invasi Rusia

ARTIKEL TERKAIT
4 Pesawat Hasil Patungan Rakyat Indonesia Kapal Selam Bukan Yang Pertama Bf49b
4 Pesawat Hasil Patungan Rakyat Indonesia | Kapal Selam Bukan yang Pertama!
Page2 C4f88
5 Kapal Selam Termahal di Dunia, Harganya Capai Triliunan!
Momen Lamaran Artis Paling Romantis Aaf0e
10 Lamaran Artis Paling Romantis | Kejutan di Kapal Pesiar hingga Berlutut di Tepi Pantai
Untitled Design 2021 04 06t230116 529 Cb64e
3 Kapal Perang AS Dibuntuti 6 Drone Misterius, Diduga UFO yang Mengintai!
Kri Nanggala 402 Feature C87d8
7 Foto Bagian Kapal Selam Nanggala 402 yang Karam di Kedalaman Laut 838 Meter
Page3 6faa0
7 Kapal Selam Tercanggih di Dunia, Kokoh & Tangguh!
Tautan berhasil disalinX
x

Keluar dari JalanTikus

Popup External Background JalanTikus

Apakah anda yakin untuk meninggalkan website JalanTikus?

Ya
Batal