Ekosistem Adalah Apa? Ini Dia Pengertian, Jenis, dan Komponen Penyusunnya!

Default

Menurut buku Ekologi Dasar oleh R.A. Hutagalung, ekosistem adalah suatu sistem ekologi yang terbentuk oleh hubungan timbal balik antara makhluk hidup dan lingkungannya yang tak terpisahkan.

Selain itu, ekosistem juga dapat diartikan sebagai sebuah tatanan kesatuan secara utuh dan menyeluruh antara segenap unsur lingkungan hidup yang saling memengaruhi.

Maka dari itulah, setiap makhluk hidup membutuhkan suatu ekosistem dengan lingkungan yang mendukung keberlangsungan hidupnya untuk mampu bertahan. Hal ini meliputi ketersediaan makanan, suhu, kondisi alam, dan beberapa faktor lainnya.

Misalnya saja, panda dapat hidup di lingkungan dengan rentang suhu yang beragam, tetapi ia hanya bisa hidup di ekosistem yang terdapat bambu agar bisa memperoleh makanan.

Nah, kamu juga perlu mengetahui komponen pembentuk dan jenis ekosistem yang ada di Bumi, geng!

Komponen Pembentuk Ekosistem

Ekosistem Laut Adalah 571cf

Dalam sebuah ekosistem, ada dua peran yang dimiliki oleh unsur lingkungan hidup, yaitu autotrofik dan heterotrofik.

Autotrofik sendiri adalah peran unsur lingkungan hidup yang menyediakan makanan secara mandiri dengan memanfaatkan energi matahari.

Sedangkan, heterotrofik yaitu peran unsur lingkungan hidup yang memperoleh manfaat dari adanya makanan, baik organik maupun anorganik.

Ekosistem dikatakan seimbang bila jumlah komponen biotik dan abiotiknya berada dalam komposisi dan peranan yang seimbang, dan seringkali digambarkan ideal dengan kondisi produsen lebih banyak daripada konsumen.

Jadi, apa saja sih, komponen pembentuk ekosistem dan bagaimana peran mereka?

Biotik

Ekosistem Adalah 7b1df

Disebut juga sebagai komponen hidup, komponen biotik terdiri atas makhluk hidup yang memiliki peran berbeda, geng. Berikut penjelasannya:

  • Konsumen adalah golongan makhluk hidup yang berlaku sebagai konsumen, sehingga mereka memanfaatkan bahan-bahan yang telah disediakan oleh organisme lain sebagai makanannya. Contoh konsumen adalah manusia, hewan, mikroba, dan jamur.
  • Dekomposeradalah golongan makhluk hidup yang bertugas untuk mengurai bahan organik yang didapat dari organisme mati. Contoh dekomposer atau pengurai yaitu bakteri dan jamur.

Abiotik

Ekosistem Dikatakan Seimbang Bila Jumlah 28ab6

Kebalikan dari biotik, abiotik merupakan komponen tak hidup yang terdiri dari komponen fisik dan kimia. Komponen ini lah yang menjadi lingkungan tempat hidup.

Komponen abiotik di ekosistem yang satu dan lainnya bervariasi jumlah, jenis, dan kebutuhannya, geng.

Beberapa contoh dari komponen abiotik adalah suhu, air, garam, cahaya matahari, tanah, batu, dan iklim.

Jenis Ekosistem

Ekosistem Padang Rumput B94b0

Karena keberagaman makhluk hidup yang begitu luas, ekosistem juga memiliki jenis-jenisnya sendiri, loh.

Ekosistem bagi makhluk-makhluk di darat tentunya tidak sama dengan makhluk yang tinggal di laut karena kebutuhan dan komponen pendukung keberlangsungan hidupnya juga berbeda.

Secara umum, ada tiga tipe ekosistem, yaitu air, darat, dan buatan. Ekosistem alami seperti air dan darat adalah ekosistem yang terbentuk dengan sendirinya oleh alam baik di darat maupun lautan. Sementara itu ekosistem buatan yang umumnya dibangun oleh manusia.

Ekosistem Air (Akuatik)

Ekosistem Terumbu Karang 9238f

Ekosistem air adalah jenis ekosistem yang sangat beragam karena adanya perbedaan air dari jenisnya, air tawar dan laut, serta kedalaman dan kondisi lingkungan di bawah air.

Ada beberapa kategori ekosistem air, yaitu:

1. Ekosistem Air Tawar

Ekosistem yang kandungan airnya memiliki kadar garam yang rendah disebut ekosistem air tawar. Airnya sendiri bersumber dari mata air di dalam tanah.

Meski memiliki suhu yang cukup stabil, ekosistem ini biasanya terpengaruh oleh iklim dan cuaca.

Tanaman yang hidup di air tawar biasanya adalah ganggang. Danau dan rawa termasuk dalam ekosistem ini, geng.

2. Ekosistem Sungai

Walaupun sama-sama air tawar, kondisi di ekosistem sungai berbeda karena adanya aliran air yang dingin dan jernih serta mengandung sedikit sedimen dan makanan.

Suhunya juga bervariasi, tergantung dengan ketinggian dan garis lintangnya.

Beberapa spesies yang hidup di ekosistem sungai adalah ikan kucing, gurame, ular, kura-kura, dan buaya.

3. Ekosistem Estuari

Estuari atau muara adalah tempat bertemunya air sungai dengan air laut dan sering dipagari oleh lumpur atau rawa garam.

Meski demikian, ekosistem estuari sangat kaya akan nutrisi dan dikenal memiliki produktivitas yang tinggi.

Beberapa jenis makhluk hidup yang tinggal di ekosistem tersebut, yaitu rumput rawa garam, ganggang, fitoplankton, cacing, kerang, hingga kepiting.

4. Ekosistem Pantai

Ekosistem pantai terletak di perbatasan darat dan laut serta memiliki ciri berpasir dengan batu karang.

Flora dan fauna yang hidup di ekosistem ini adalah bakau atau mangrove, kelapa, ganggang, udang, kepiting, dan anemon.

Ada juga tumbuhan Ipomoea pes caprae yang banyak tumbuh di gundukan pasir.

5. Ekosistem Terumbu Karang

Mau tahu ekosistem yang paling penting? Ekosistem terumbu karang adalah salah satunya, karena di sanalah perkembangbiakan ikan laut terjadi, geng.

Ekosistem yang terletak di dekat pantai ini juga dinilai memiliki efisiensi tinggi, loh.

Hewan-hewan yang hidup di karang mengonsumsi organisme berukuran mikro serta sisa organik lainnya, sementara herbivora seperti siput, ikan, dan landak laut menjadi santapan bagi gurita, ikan karnivora, dan bintang laut.

6. Ekosistem Air Laut

Ekosistem laut adalah salah satu ekosistem paling luas dan beragam, di mana lautan memiliki berbagai jenis biota laut dari ukuran mikro hingga yang sangat besar, geng.

Kebalikan dari air tawar, ekosistem air laut punya kadar garam yang sangat tinggi, terutama di daerah laut tropik.

7. Ekosistem Laut Dalam

Berbeda dengan ekosistem laut yang kaya akan jenis biota, ekosistem laut dalam yang berada di kedalaman lebih dari 6.000 kilometer tak memiliki banyak makhluk hidup, geng.

Cahaya matahari sama sekali tidak ada, ikan yang menghuni laut dalam juga biasanya adalah lele laut dan ikan yang mengeluarkan cahaya.

Sementara itu, produsen yang terdapat di sana adalah bakteri yang bersimbiosis dengan jenis karang tertentu.

8. Ekosistem Lamun (Seagrass)

Satu-satunya kelompok tumbuh-tumbuhan berbunga yang hidup di laut disebut lamun atau seagrass, yang mendiami perairan pantai yang dangkal.

Lamun berbeda dengan tumbuhan laut lainnya karena memiliki bunga dan menghasilkan biji, serta dapat mengangkut gas dan zat hara. Mirip tumbuhan di darat, ya!

Ekosistem Darat (Terestrial)

Ekosistem Darat Bade4

Zona ekosistem darat sangat dipengaruhi iklim dan gangguan, karena dapat berubah akibat adanya perubahan iklim, bencana alam, petir, kebakaran, hingga aktivitas manusia.

Ada beberapa contoh ekosistem darat, yaitu:

1. Hutan hujan tropis

Terletak di daerah tropis dan subtropis, hutan bercurah hujan 200-225 cm per tahun ini memiliki spesies pepohonan yang beragam dan berbeda sesuai dengan letak geografisnya.

Hutan hujan tropis memiliki tanah subur dan lembap serta berperan penting dalam mencegah bencana banjir dan tanah longsor.

Tumbuhan yang hidup di sana antara lain adalah jati dan anggrek hutan, serta spesies hewan seperti gajah, burung, harimau, dan lainnya.

2. Sabana

Sabana adalah daerah padang rumput yang luas dan dikelilingi pohon. Sabana ada di Indonesia, Afrika, Australia Utara, dan Amerika Utara.

Temperatur dan kelembapan sabana tergantung musim dengan curah hujan sekitar 100-150 mm per tahun.

Hewan-hewan yang ada di sana yaitu serangga dan mamalia seperti singa, zebra, dan hyena.

3. Padang rumput

Ekosistem padang rumput memiliki peresapan air tinggi, aliran air cepat, dan hujan yang tidak menentu.

Tanaman yang tumbuh biasanya adalah tumbuhan terna dan rumput, serta aneka binatang seperti serigala, gajah, jerapah, zebra, anjing liar, kangguru, dan masih banyak lagi.

4. Gurun

Terletak di daerah tropis dan berbatasan dengan padang rumput, ekosistem gurun sangatlah gersang dan memiliki curah hujan rendah.

Siangnya dapat menjadi sangat panas, dan malam harinya begitu dingin menggigil.

Kaktus dan tumbuhan tak berdaun lainnya berhabitat di sana, dengan satwa-satwa seperti ular, kadal, katak, dan kalajengking.

5. Hutan gugur

Berbeda dengan hutan tropis, hutan gugur ada di daerah beriklim sedang dengan empat musim.

Jenis pohonnya hanya sedikit dan curah hujannya merata sepanjang tahun.

Rusa, beruang, rubah, bajing, dan rakun berhabitat di sana, geng.

6. Taiga

Berada di tengah-tengah daerah subtropis dan kutub, taiga memiliki musim dingin yang sangat lama dan musim panas yang begitu singkat.

Ekosistem yang berada di wilayah Rusia, Siberia, Alaska, Kanada, dan Skandinavia ini dihuni oleh pinus, cemara, beruang, serigala, dan beberapa jenis burung yang bermigrasi.

7. Tundra

Karena sangat dingin, tak banyak makhluk hidup yang berhabitat di *tundra**.

Beberapa hewan yang dapat hidup di sana adalah bison kutub, rusa kutub, penguin, kelinci salju, serta beruang kutub.

Tumbuhannya sendiri hanya ada rumput dan lumut.

8. Karst (batu gamping/gua)

Tempat yang didominasi batuan kapur ini tanahnya kurang subur untuk bertani, sensitif terhadap erosi, rentan dengan pori-pori aerasi yang rendah, serta mudah longsor.

Jenis biota yang mendiami karst juga cukup lain dan unik, yakni laba-laba, udang, kelelawar, dan pohon khas gua.

Ekosistem Buatan

Ekosistem Buatan E274c

Ekosistem buatan yang ada di lingkungan kita diciptakan dengan tujuan memenuhi kebutuhan manusia, sehingga mendapatkan energi secara eksternal.

Beberapa contoh ekosistem buatan yaitu:

  • Bendungan,
  • Sawah irigasi,
  • Perkebunan sawit,
  • Ekosistem pemukiman desa dan kota,
  • Hutan tanaman produksi (seperti jati dan pinus), dan
  • Ekosistem ruang angkasa.

Karena bukan tercipta secara alamiah, ekosistem ini memiliki keanekaragaman yang rendah dan membutuhkan energi yang banyak karena metabolismenya yang tinggi. Belum lagi, adanya polusi dan panas.

Akhir Kata

Ekosistem adalah salah satu komponen alam yang menentukan keberlangsungan hidup makhluk-makhluk di Bumi, geng.

Jika terjadi ketidakseimbangan di dalamnya, kehidupan makhluk-makhluk di ekosistem tersebut bisa terganggu.

Mudah-mudahan informasi seputar ekosistem di atas bisa bermanfaat buat kamu, ya!

Baca juga artikel seputar Lingkungan atau artikel menarik lainnya dari Ayu Kusumaning Dewi.

ARTIKEL TERKAIT
Alexander Graham Bell Making Telephone Call 51636
Sejarah Perkembangan Teknologi Informasi dan Komunikasi di Dunia dan Indonesia
Negara Ramah Lingkungan Banner 5d7bf
10 Negara Paling Ramah Lingkungan Sedunia, Indonesia Peringkat Berapa?
Alaska Air Banner
Wow! Pesawat Ini Gunakan Kayu Sebagai Bahan Bakar!
Untitled Design 2021 05 04t101038 854 6bc7f
Ini 7 Hewan Terbesar di Dunia Sepanjang Sejarah, Ada yang Saat Ini Masih Hidup!
Misteri Samudera Pasifik Banner 2b69f
5 Misteri Samudera Pasifik Paling Seram, Ada Monster di Indonesia?
A Yang Liwei 1 B23bf
Kosmonot China Ketakutan! Ini 7 Hal Aneh Dialami Astronot di Luar Angkasa
Tags Terkait: lingkunganbumi
Tautan berhasil disalinX
x

Keluar dari JalanTikus

Popup External Background JalanTikus

Apakah anda yakin untuk meninggalkan website JalanTikus?

Ya
Batal