J

A

L

A

N

T

I

K

U

S

!

!

  • NONTONYUK!
  • Pasang Iklan
  • Hubungi Kami
  • Tentang Kami
  • Kerjasama
No Name
 

Auto Bangkrut! 6 Sekuel Game Ini Gagal dan Membunuh Seriesnya

Sabtu, 15 Sep 2018, 16:00 WIB
Kira-kira game apa saja yang membunuh franchise? Langsung saja simak ulasan di bawah ini.

Terlepas dari seberapa banyak sebuah publisher atau developer menyukai suatu franchise, terkadang perlu banyak ide baru untuk bisa melanjutkan itu semua. Faktanya, industri video game mencatat, suatu franchise bisa mati karena kesalahan langkah yang diambil oleh developer di seri terbarunya.

Salah satu contoh terbaru dan terburuk ialah Mass Effect Andromeda, yang disebut-sebut sebagai game gagal dan jauh dari atmosfer franchise Mass Effect itu sendiri.

Kita sebagai gamer tentu paham betul apabila kita menginginkan sesuatu yang fresh atau baru di seri terbaru dari franchise yang kita cintai. Beberapa memang berakhir berhasil alias sukses dengan konsep baru yang menggugah rasa penasaran gamer. Akan tetapi, tak sedikit pula yang berakhir gagal dan malah membunuh franchise tersebut secara perlahan. Daripada penasaran kira-kira game apa saja yang membunuh franchise, langsung saja simak ulasan di bawah ini.

BACA JUGA
  • 7 Game Paling Payah yang Pernah Dibuat Franchise Game Terkenal, Bikin Malu!
  • Saking Lakunya, 6 Franchise Ini Tidak Akan Berhenti Dirilis Sampai 100 Tahun ke Depan
  • 5 Franchise Video Game Paling Brutal yang Harus Dihindari Orang Penakut

6 Sekuel Game Gagal yang Malah Membunuh Sang Franchise

1. Splinter Cell: Blacklist

1 F5e14
Splinter Cell: Conviction, pada faktanya merupakan seri soft-reboot yang dirilis pada tahun 2010, dengan mekanisme gameplay yang sedikit dirubah menjadi lebih brutal dan terbuka. Nah, sekuelnya yang dirilis 3 tahun kemudian yaitu Splinter Cell: Blacklist, menggabungkan dua mekanisme gameplay paling dikenal dari franchise Splinter Cell dan itu berhasil. Game yang dikembangkan oleh Ubisoft ini, menawarkan opsi bagi gamers yang ingin bermain secara brutal seperti Conviction, atau bermain lebih aman dan tenang seperti yang ada pada Chaos Theory. Sayangnya, meski secara keseluruhan game ini cukup menarik, sekuel ini dianggap tidak terlalu berhasil atau dibutuhkan. Bahkan, Blacklist dianggap gagal secara komersial dan tidak dianggap sebagai salah satu seri Splinter Cell terbaik.

2. Watch Dogs 2

2 Fd37d
Menghilangkan tema gelap dan serius yang menjadi faktor terburuk di seri pertamanya, Watch Dogs 2 menawarkan sesuatu yang lebih baru dan juga "berwarna". Secara garis besar, game ini mengalami peningkatan di setiap sisi dan menjadi salah satu game open-world terbaik ketika dirilis pada 2016. Sayangnya, meski terlihat sangat jauh berbeda dan lebih baik, stigma tentang keburukan seri pertama, tetap menghantui seri kedua ini.

Sebagian besar gamer kala itu, seakan tidak peduli dengan perubahan luar biasa yang diterapkan dan memutuskan untuk tidak membelinya. Hasilnya, selain gagal karena kurang menarik minat gamer, Watch Dogs 2 juga terbilang gagal secara penjualan karena jadwal rilisnya yang bersamaan dengan game-game paling diantisipasi pada kala itu seperti Battlefield 1 dan Final Fantasy XV.

3. Burnout Paradise

3 E0035
Tidak ada game balapan satu pun di dunia ini yang mampu menyaingi uniknya franchise Burnout yang dikenal dengan balapan super cepatnya dan juga kerusakan di mana-mana. Mengambil mekanisme gameplay utama dan menggabungkan dengan dunia terbuka yang penuh aktivitas, Burnout: Paradise bisa dibilang merupakan upaya EA untuk menghidupkan kembali franchise Burnout lewat arah yang lebih baru. Disukai oleh banyak gamer memang, namun Paradise hingga kini dibiarkan membusuk begitu saja oleh EA. Tidak ada desas-desus atau kabar satu pun yang memberitakan EA akan menggarap sekuel terbarunya. Padahal, secara keseluruhan, Burnout Paradise merupakan game balapan dengan konsep arcade yang menarik. Jauh lebih menarik ketimbang game-game dengan konsep serupa seperti The Crew atau Test Drive Unlimited 2.

4. Prince Of Persia: The Forgotten Sands

4 9c647
Setelah seri reboot dari Prince Of Persia yang dirilis pada tahun 2008, Ubisoft mencoba untuk kembali ke alur cerita dari seri originalnya. Berlatar waktu tujuh tahun setelah dua seri originalnya yaitu The Sands of Time dan Warrior Within, The Forgotten Sands berusaha menjembatani dua seri tersebut lewat cerita yang benar-benar baru. Meski keputusan yang dilakukan Ubisoft ini terbilang sangat baik dan tepat, pada faktanya kala itu tidak banyak gamers yang peduli atau tertarik dengan franchise Prince Of Persia lagi. The Forgotten Sands dinilai gagal, karena tidak berhasil membawa cita rasa dari franchise original Prince Of Persia. Selain itu, jadwal rilisnya yang bersamaan dengan Assassin's Creed: Brotherhood, juga membuatkan kalah telak di sisi peminat.

5. Max Payne 3

5 E4baa
Menggunakan engine baru dan juga formula baru, Max Payne bisa dibilang merupakan sekuel dengan perubahan terbesar jika dibandingkan dengan franchise buatan Rockstar lainnya seperti Grand Theft Auto atau Manhunt. Ketika Max Payne 3 dirilis, penantian selama bertahun-tahun itu dibayar dengan sepadan. Max Payne 3 hadir dengan atmosfir yang benar-benar baru, dan kualitas grafis yang dirombak total sehingga menciptakan pengalaman bermain yang luar biasa pula. Naasnya, meski menawarkan sesuatu yang meningkat drastis, Max Payne 3 gagal menarik banyak peminat karena dianggap tak lebih baik dari GTA atau Red Dead Redemption. Meski dianggap sebagai salah satu game aksi terbaik di generasi saat ini, Max Payne 3 secara efektif dinilai membunuh franchise Max Payne. Dan sejauh ini, Rockstar belum menunjukkan rasa minat untuk membuat seri terbarunya.

6. Homefront: The Revolution

6 Fcd41
Secara garis besar, Homefront: The Revolution merupakan sekuel yang luar biasa untuk sebuah franchise yang memiliki seri pertama yang biasa-biasa saja. Ketika seri pertamanya seakan meniru mekanisme gameplay dari Call Of Duty, namun berakhir gagal, Homefront: The Revolution merevolusi itu semua dengan memasukkan segala hal yang baru dan merubah inti dari gameplay itu secara keseluruhan. Sah memang ketika menyebut jika game ini merupakan sekual yang revolusioner, namun sah juga untuk mengatakan jika game yang diterbitkan oleh Deep Silver ini, dipenuhi dengan bug dan masalah kinerja. Dan ya, berkat kegagalan tersebut, Homefront: The Revolution secara cepat dilupakan oleh gamer dan dibuang begitu saja.

Demikian tadi informasi terkait sekuel-sekuel gagal yang malah membunuh sang franchise. Terlepas dari itu semua, rasanya akan sangat aneh apabila developer atau publisher dari game-game di atas akan menghentikan franchise tersebut selama-lamanya. Mungkin dalam beberapa tahun ke depan, franchise-franchise di atas akan mendapatkan seri baru dengan ide yang benar-benar baru dan matang. Kita tunggu saja!

ARTIKEL TERKAIT
19 Fc5af
10 Kuburan Instagramable yang Bisa Bikin Postingan Kamu di Like Jutaan Orang
Keyboard Paling Aneh
Bukan QWERTY, Ini 10 Keyboard Paling Aneh di Dunia!
Banner 706a7
AUTO SELEB! Ini 6 Aplikasi Auto Like IG Terbaik untuk Android
Aplikasi Ojek Online Bannerx B6812
9 Aplikasi Ojek Online Terbaik 2019 | Alternatif Go-Jek & Grab!
12 E37be
Dibuat Oleh Office Boy! Ini 7 Fakta Unik Nintendo yang Jarang Diketahui
APPS TERKAIT
Mobile Legends Bang Bang Icon
Mobile Legends: Bang Bang 1.4.52.4885
Games Moonton
Berangkat Icon
Berangkat! #streetfood 1.0.2
Games Studio Selamat Pagi
Hmbacktothenature Icon
Harvest Moon: Back to Nature Bahasa Indonesia
Games Natsume Inc
Langganan Artikel
Temukan Tips dan Berita menarik setiap harinya. GRATIS!
ARTIKEL REKOMENDASI
7 Game Paling Payah yang Pernah Dibuat Franchise Game Terkenal, Bikin Malu!
7 Game Paling Payah yang Pernah Dibuat Franchise Game Terkenal, Bikin Malu!
7 Franchise Game Dengan Total Pendapatan Terbesar Sepanjang Masa
7 Franchise Game Dengan Total Pendapatan Terbesar Sepanjang Masa
Saking Lakunya, 6 Franchise Ini Tidak Akan Berhenti Dirilis Sampai 100 Tahun ke Depan
Saking Lakunya, 6 Franchise Ini Tidak Akan Berhenti Dirilis Sampai 100 Tahun ke Depan
6 Sekuel Game Paling Menjijikan yang Harusnya Tidak Dibuat
6 Sekuel Game Paling Menjijikan yang Harusnya Tidak Dibuat

Tags Terkait:

Keluar dari JalanTikus

Popup External Background JalanTikus

Apakah anda yakin untuk meninggalkan website JalanTikus?

Ya
Batal