J

A

L

A

N

T

I

K

U

S

!

!

  • HOME
  • Pasang Iklan
  • Hubungi Kami
  • Tentang Kami
  • Kerjasama
 

              Review: Dreadout The Movie

              Review: Dreadout The Movie

              00
              Jumat, 4 Jan 2019, 11:30 WIB
              Film Dreadout diangkat dari game produksi Indonesia. Ada banyak hal yang menarik dalam film ini, meski tidak semuanya sesuai dengan elemen gamenya itu sendiri. Namun CGI dan makeup monster yang mumpuni cukup membuat film besutan setengah Mo Brothers ini worth it untuk coba disaksikan.

              Pernah mendengar atau memainkan game berjudul Dreadout? Game horor buatan Digital Happiness, developer asli Indonesia ini, sudah laris terjual jutaan kopi di seluruh dunia, dan sudah terkenal hingga YouTuber ternama PewDiePie memainkannya hingga berkali-kali dan juga mendapatkan puluhan juta views.

              Kesuksesan yang luar biasa dari game ini membuat Goodhouse.id bekerjasama dengan SkyMedia (screenplay), CJ Entertainment dari Korea, dan Lyto Game, mengangkatnya jadi film layar lebar untuk memperluas universe Dreadout. Film ini disutradarai oleh Kimo Stamboel, salah satu sutradara yang sudah berpengalaman dalam film genre horor dan thriller. Seperti apa hasilnya?

              BACA JUGA
              • 3 Gadget yang Sebenarnya NGGAK Kamu Perlukan untuk Menghadapi Kuliah
              • 8 Laptop Terbaik di Bawah 5 Juta Untuk Mahasiswa
              • 10 Aplikasi Android Terbaik Untuk Mahasiswa yang Aktif Belajar!

              Not The Game

              Dreadout Team 01

              Kesan pertama menonton film ini, bagi kamu yang pernah memainkan gamenya, pasti sangat merasakan perbedaan yang cukup jauh dibandingkan game tersebut. Bila awal di game menunjukkan Linda yang datang ke sebuah daerah terpencil ketika liburan, di film ini tokoh-tokoh utamanya digambarkan sebagai para milenial yang haus akan ketenaran di jejaring sosial melalui live streaming, cukup relevan dengan kebiasaan para muda-mudi masa kini yang ingin jadi YouTuber terkenal dan memiliki banyak followers. Semakin aneh dan nekad aksi mereka, tentu followersnya makin membludak.

              Linda (Caitlin Halderman) yang sebenarnya seorang gadis SMU sederhana, bekerja sampingan sebagai pelayan minimarket, harus terseret ikut teman-temannya yang terdiri dari Erik (Jefri Nichol), Jessica (Marsha Aruan), Alex (Ciccio Manassero), Beni (Irsyadillah) dan Dian (Susan Sameh), menjelajahi sebuah apartemen yang tua dan angker yang diketahui berhantu karena pernah terjadi baku tembak polisi dan penjahat di masa lalu.

              Dreadout Lead 02

              Linda diajak karena ia kenal dengan penjaga gerbang apartemen tersebut, dan setuju untuk ikut karena alasan simpel: Linda membutuhkan uang yang dijanjikan oleh Jessica kalau ia mau ikut dan meyakinkan penjaga supaya mereka bisa masuk ke bangunan tersebut.

              Well, di apartemen angker itu, hal-hal yang aneh pun mulai terjadi ketika kelompok anak sekolah ini memasuki ruangan yang disegel. Mereka menemukan misteri yang membuka gerbang ke alam gaib dan teror dari mayat berjalan serta setan wanita berkebaya merah (Rima Melati Adams) yang mengancam jiwa mereka. Salah satu senjata bertahan hidup Linda dan kawan-kawannya adalah: lampu flash dari smartphone yang bisa melukai setan-setan tadi.

              Jump Scares and Screams

              dreadout single 05

              Nah, elemen utama dari kisah horor ini yaitu smartphone yang digunakan, terasa cukup ajaib karena sudah bolak balik masuk-keluar air, terbanting, hingga dipakai foto dan video berulang kali, tidak kehabisan baterai dan tidak rusak. Dan sayangnya lagi, tidak ada penjelasan memuaskan: kenapa setan-setan itu terluka bila terkena cahaya lampu flash dari smartphone? Sesuatu yang di game-nya memiliki penjelasan tersendiri namun tidak ditemukan di sini.

              Walau demikian, feeling mencekam mampu digambarkan oleh film ini melalui suasana apartemen kosong yang angker, gelap dan mengerikan. Suasana dunia lain juga sangat horor dengan adanya tanah makam, rumah adat Sunda kuno, penggunaan bahasa dan lagu-lagu Sunda, hingga senjata keris (kujang?) keramat.

              Setan-setan yang ada juga menggunakan makeup yang meyakinkan, dan ibu berkebaya merah yang terbang ke mana-mana terlihat sangat nyata dan mengerikan dengan deretan gigi tajamnya. Meski belum sempurna, bila kamu termasuk orang yang suka dengan adegan kaget dan menyeramkan, film ini sangat cocok. Dreadout kini sudah tayang di bioskop-bioskop Indonesia.

              APPS TERKAIT
              Tomb Raider I
              Games Square Enix
              Hutan Pakar Adventure 1.0.9
              Games Inmotion
              Marble Legenda - Zuma 4.0.078
              Games easygame7
              Komentar
              BERIKAN KOMENTAR
              Langganan Artikel
              Temukan Tips dan Berita menarik setiap harinya. GRATIS!

              Keluar dari JalanTikus

              Apakah anda yakin untuk meninggalkan website JalanTikus?

              Ya
              Batal