Review All The Money In The World: Kebalikan Lirik Lagu Keluarga Cemara

Default

Buat kamu generasi kelahiran 90-an, pasti pernah mendengar bahkan menyaksikan serial televisi Keluarga Cemara. Kutipan "harta yang paling berharga, adalah keluarga" adalah bagian paling populer dalam soundtrack serial yang pertama kali tayang di tahun 1996 itu.

Sesuai dengan judul artikel, kali ini Jaka akan me-review sebuah film yang isi ceritanya berkebalikan dari kutipan lagu di atas. Adalah All The Money In The World yang merupakan film karya sutradara Ridley Scott, yang diangkat dari peristiwa nyata.

BACA JUGA
  • Review Blade Runner 2049: Menguak Masa Lalu di Masa Depan
  • Review Film: Darkest Hour
  • Review Film 'It' (2017) - Sosok Badut Yang Menjadi Teror Mimpi Buruk!

Review All The Money In The World

Atmitw Poster

Kita diajak kembali jauh beberapa puluh tahun ke belakang, tepatnya di era 1940-am ketika sebuah perusahaan minyak bernama Getty Oil yang dimiliki orang terkaya pada saat itu, Jean Paul Getty (Christopher Plummer). Hingga beranak cucu, Getty berniat menjadikan keluarganya sebuah dinasti berbalut materi yang terus dan terus bertambah banyak.

All The Money In The World 2

Hingga suatu ketika cucunya yang juga bernama Paul (Charlie Plummer) diculik sekelompok mafia. Sang ibu (Michelle Williams) yang kemudian dalam keadaan tertekan kala dipaksa penculik membayar uang tebusan dengan jumlah besar kemudian datang kembali pada Getty, yang kala itu sudah berstatus sebagai mantan mertua.

Bekerjasama dengan Fletcher Chase (Mark Wahlberg) yang adalah mantan agen CIA sekaligus anak buah Getty, mereka kemudian menjalankan misi untuk menyelamatkan Paul tanpa membayar tebusan sama sekali. Ya, Getty gak mau mengeluarkan sepeser pun dari pundi-pundinya.

All The Money In The World 1
Sumber foto: Gambar: FilmFed

Sosok Getty diperankan dan digambarkan dengan baik sebagai seorang yang hidupnya berorientasi pada kekayaan. Belum lagi chemistry yang terjalin antara Wahlberg dan Michelle dalam perjuangannya menyelamatkan cucu Getty. Alur maju-mundur yang coba diaplikasikan Scott juga menambah esensi film sehingga lebih menarik disaksikan.

Sebagai bukti, film ini sukses meraih tiga nominasi sekaligus pada gelaran Golden Globe Awards. Tiga nominasi untuk kategori Best Director, Best Actress dan Best Supporting Actor tentu gak bisa dipandang sebelah mata, bahkan bisa jadi patokan seberapa sukses film ini.

Meski akhir dari film gak terlalu mengejutkan alias cukup mudah ditebak, All The Money In The World sukses menggambarkan bagaimana harta kekayaan berlimpah bisa mengubah pandangan seseorang tentang berbagai hal, termasuk keluarga. Bukan lagi keluarga, harta yang paling berharga adalah si harta itu sendiri.

Akhir Kata

All The Money In The World sudah bisa kamu saksikan di bioskop kesayangan kamu mulai 17 Januari 2017. Buat kamu yang sudah kadung penasaran, gak ada salahnya mengintip terlebih dulu trailernya pada video di bawah ini:

Baca juga artikel seputar Film atau artikel menarik lainnya dari Reynaldi Manasse.

ARTIKEL TERKAIT
Review The Greatest Showman Banner
REVIEW The Greatest Showman: Panggung Musikal Termegah!
Review Pitch Perfect 3
REVIEW Pitch Perfect 3: Aksi Penutupan Accapella yang Segar!
Review Along With The Gods Banner
REVIEW Along With the Gods: The Two Worlds
Review Thank You For Your Service 2017
Review Thank You For Your Service: Kelamnya Trauma Para Tentara
Review Jumanji Welcome To The Jungle 5
REVIEW Jumanji: Welcome to The Jungle, Dijamin Ngakak!
APPS TERKAIT
Cinema 21 Logo Cd71a
Cinema 21 4.1.0
Apps Cinema21
Cinemaxx Icon
CINEMAXX 1.2
Apps Cinemaxx
Gomcinema
GOM Cinema Android 1.0
Apps GOM Media Player Android
Vr Cinema Icon
VR Cinema for Cardboard 1.2
Apps Mobius Networks
Tautan berhasil disalinX
x

Keluar dari JalanTikus

Popup External Background JalanTikus

Apakah anda yakin untuk meninggalkan website JalanTikus?

Ya
Batal