J

A

L

A

N

T

I

K

U

S

!

!

  • NONTONYUK!
  • Pasang Iklan
  • Hubungi Kami
  • Tentang Kami
  • Kerjasama
No Name
 

Jika Kamu Tau Istilah SosMed Ini, Berarti Kamu Sudah Tua

Jika Kamu Tau Istilah SosMed Ini, Berarti Kamu Sudah Tua

Selasa, 12 Mei 2015, 10:46 WIB
Para pengguna sosial media yang selalu mengikuti evolusinya pasti paham dengan istilah-istilah unik yang pernah ada di setiap sosial media

Para pengguna sosial media yang selalu mengikuti evolusinya pasti paham dengan istilah-istilah unik yang pernah ada di setiap sosial media. Dari mulai MIRC, MSN Messenger, Yahoo! Chat, Friendster, Facebook, hingga Path. Namun, disetiap sosial media memiliki istilah-istilah unik. Contohnya seperti beberapa sosial media yang pernah dan bahkan sedang happening berikut.

MIRC, MSN Messenger, Yahoo!Chat Room, ICQ - Asl Pls

Mirc

Apakah kamu termasuk ke dalam generasi tahun 90-an? Atau pernah main media sosial yang hits pada jamannya, yakni MIRC, MSN Messenger, Yahoo! Chat Room, dan ICQ? Tentunya kamu mengerti atau tahu akan suatu istilah "ASL PLS".

Pada jamannya banyak pengguna menanyakan istilah ASL PLS dalam cara berkenalan pertama kali, yang dalam arti sebenarnya adalah Age, Sex, Location Please dan seterusnya lanjut ke pertanyaan inti, seperti nama, nomor telepon hingga ngajak untuk ketemuan. Pasti di antara kalian pernah melakukannya kan?

Memang tidak diketahui siapa yang menciptakan istilah slang seperti itu, namun istilah tersebut cepat menjalar dan digunakan oleh orang banyak. Bahkan, di Eropa memiliki istilah lain selain contohnya ASLP (Age, Sex, Location, Picture), NASL (Name, Age, Sex, Location), ASLR (Age, Sex, Location, Race) dan banyak lagi.

FRIENDSTER - Isi Testi

Friendster

Istilah "Isi testi aku dong!" bukanlah hal yang asing buat pengguna Friendster di tahun 2008. Saking ngetrennya Friendster pada saat itu, percaya atau tidak, banyak orang yang tadinya tidak atau jarang menggunakan internet bisa menjadi addicted setelah menggunakan Friendster.

Di lain sisi, Friendster memiliki berbagai fungsi seperti bisa digunakan untuk memperluas pertemanan dengan semua orang, dari antar provinsi, pulau bahkan hingga negara. Namun sangat disayangkan, sejak tanggal 31 Mei 2011 Friendster telah ditutup. Dalam penutupannya, memiliki kabar baik dan buruknya.

Kabar baiknya, Friendster tidak ditutup sepenuhnya namun berevolusi menjadi layanan game dan core business. Kabar buruknya, Friendster telah menghapus berbagai fungsi layaknya media sosial lainnya seperti profil pribadi, foto-foto, pesan-pesan pribadi, testimonial.

FACEBOOK - Like atau Comment Foto/Status

Facebook

Mulai dari tahun 2004 hingga sekarang, Facebook masih hits dan belum ditinggalkan penggunanya. Selain itu, para pengguna Facebook mulai merambah ke segala kalangan, dari yang muda, tua, anak kecil, ABG, ibu-ibu dan masih banyak lagi.

Namun, banyak di antara pengguna Facebook selalu meminta "Like atau Comment Foto/Status" dan lucunya itu disampaikan melalui PM (Private message) atau Chat. Bahkan banyak di kalangan anak muda atau ABG yang pingin memiliki banyak Like atau Comment di foto atau status yang sudah di-share.

TWITTER - Follback

Twitter

Sosial media yang satu ini hanya dikenal dengan memiliki kapasitas sebanyak 140 karakter untuk menulis sebuah status. Selain itu, pengguna sosial media Twitter pasti sudah gak asing lagi atau pernah menggunakan istilah RT (Retweet) dan Folback (Follow Back).

Bahkan banyak akun-akun yang tidak dikenal mem-follow kamu dan meminta untuk mem-follow kembali (follback/follow back). Dan uniknya, jika tidak mem-follow kembali, akun yang meminta kamu untuk mem-follow malah meng-unfollow kamu.

PATH - Repath ya

Path

Twitter punya retweet, dan kini Path punya repath. Gak usah heran dengan istilah seperti ini di dalam sosial media. Uniknya, Path mengakui bahwa sebagai platform private messaging and sharing hanya untuk teman, kerabat ataupun orang-orang terdekat saja.

Lantas kini beralih fungsi. Banyak di antara pengguna yang asal untuk add friend hanya untuk menambah teman atau sekedar ingin memperbanyak respon emotikon di status yang telah di-share. Namun lucunya, kini banyak pengguna yang harus menggunakan istilah "Repath ya Kakak," hanya sekedar nge-repath sebuah foto dari pengunduh pertamanya hanya untuk sekedar tidak dibilang plagiat. Memang tujuannya nge-repath tapi masih nge-tag orang aslinya itu buat credits tapi kalau keterusan nge-repath dengan nge-tag orang aslinya malah mengganggu dan banyak notifikasi.

Artikel Menarik Lainnya:

Langganan Artikel
Temukan Tips dan Berita menarik setiap harinya. GRATIS!
ARTIKEL REKOMENDASI
5 Aplikasi Sosial Media Terbaik 2014

5 Aplikasi Sosial Media Terbaik 2014

Kalo Sosial Media Bisa Kamu Ajak Kencan, Gini Akibatnya!

Kalo Sosial Media Bisa Kamu Ajak Kencan, Gini Akibatnya!

3 Prediksi Jitu Mengenai Nasib Media Sosial di Tahun 2016

3 Prediksi Jitu Mengenai Nasib Media Sosial di Tahun 2016

3 Fitur Path yang Bikin Ketagihan Main Sosial Media

3 Fitur Path yang Bikin Ketagihan Main Sosial Media

Tags Terkait:

Tunggu sebentar...

Keluar dari JalanTikus

Popup External Background JalanTikus

Apakah anda yakin untuk meninggalkan website JalanTikus?

Ya
Batal