J

A

L

A

N

T

I

K

U

S

!

!

  • HOME
  • Pasang Iklan
  • Hubungi Kami
  • Tentang Kami
  • Kerjasama
 

              Review Xiaomi Mi3: Ujung Tombak Xiaomi

              Review Xiaomi Mi3: Ujung Tombak Xiaomi

              00
              Rabu, 26 Nov 2014, 14:45 WIB
              Seperti produsen smartphone lainnya, Xiaomi juga mempunyai produk yang jadi ujung tombak dan mewakili image perusahaannya.

              _Image _yang paling melekat dari merek Xiaomi adalah bagus dan murah. Pasalnya, dua hal itulah yang selalu tersaji dalam setiap produk Xiaomi, baik smartphone maupun tablet. Di Indonesia, smartphone Xiaomi Redmi atau Hongmi sudah mulai banyak dijumpai meskipun Xiaomi baru saja resmi menginjakkan kaki di Indonesia.

              Berbicara mengenai image bagus dan murah, tak salah kalau kami mengalamatkannya pada Xiaomi Mi3. Jika kamu tertarik membelinya, Mi3 sudah banyak dijual di situs-situs online shop di Indonesia. Dari pantauan kami, harga yang ditawarkan cukup beragam, mulai dari Rp3,3 juta hingga Rp3,99 juta.

              Specification

              • Chipset : Qualcomm MSM8274AB Snapdragon 801
              • CPU : 4-core 2,3 GHz
              • Internal Storage : 16/64 GB
              • External Storage : Ya
              • Sistem Operasi : Android 4.4
              • RAM : 2 GB
              • Layar : 5 inci
              • Resolusi : 1920 x 1080 piksel
              • Dimensi : 14,4 x 7,36 x 0,8 cm
              • Bobot : 145 gram
              • Baterai : Li-Ion 3.050 mAh
              • Kamera : 13 MP (belakang) dan 2 MP (depan)
              • Paket Penjualan : Manual, Charger, Earphone, Kabel data
              • Bluetooth : Ya
              • Jaringan : GSM (single SIM)
              • NFC : Ya
              • Wi-Fi : Ya
              • Micro USB : Ya
              • Radio : Ya
              • Browser : HTML 5
              • Proteksi : Gorilla Glass 3
              • GPS : Ya
              • Anti-air : Tidak
              • Anati-debu : Tidak
              • Warna : White, Gray, Black, Yellow, Pink, Blue, Gold, Green

              Handling

              Sebelumnya, kami sudah mencoba Redmi yang menjadi wakil Xiaomi di pasar Android kelas menengah. Penampilannya tergolong biasa-biasa saja, tak ada yang istimewa meski dari sisi hardware dan software tergolong memuaskan.

              Nampaknya, Xiaomi sudah belajar banyak dari produk-produk sebelumnya. Mi3, jagoan Xiaomi di kelas atas sudah mengalami banyak perbaikan dari sisi kosmetik. Belum memegangnya saja, kami sudah bisa melihat kecantikan desainnya. Kami benar-benar merasakan perbedaan kasta antara desain Redmi dan Mi3.

              Sebenarnya, bentuk Mi3 identik dengan Lenovo K900, tipis dan panjang. Hanya saja, kami merasa lebih nyaman memegang Mi3 karena masih memiliki bagian berbentuk melengkung, tak sepenuhnya kotak. Bagian yang kami maksud adalah sisi samping kanan dan kiri dari Mi3.

              Saat mereview Redmi, kami berpendapat bahwa bagian depannya yang tak menampilkan identitas atau logo apapun membuat orang-orang sulit mengenalinya. Kini, Xiaomi berhasil membuat Mi3 terlihat lebih menarik dan gampang dikenali, baik dari sisi depan maupun belakang. Selain terdapat logo Mi di bagian depan dan belakang, bagian bezel di samping layar Mi3 juga tergolong tipis sehingga layarnya terasa lebar.

              Jika dicermati, layar Mi3 sama seperti layar milik BlackBerry Z10. Bagian layarnya seperti terbuat dari material yang terpisah dari rangka bodinya. Namun hal ini tak memiliki pengaruh apapun dari sisi kenyamanan saat menggunakannya. Dalam keadaan layar mati, kamu tak akan bisa melihat tombol pada Mi3. Pasalnya, ketiga tombol utama Mi3, yaitu Menu, Back, dan Home hanya dapat menyala ketika layar juga menyala.

              Untuk sebuah smartphone 5 inci, Mi3 tergolong ringan. Selain tipis, material Mi3 terbuat dari plastik yang dibalut dengan warna-warna ceria nan elegan, seperti hitam, abu-abu, putih, emas, merah jambu, biru, kuning, dan hijau. Karenanya, Mi3 terasa ringan, menarik, namun tak terlihat seperti produk murahan.

              Di balik kecantikan desainnya, ada dua hal yang menurut kami sedikit mengurangi kenyamanan saat menggunakannya. Pertama, letak port micro USB dikorbankan menjorok ke pinggir. Sementara di bagian tengahnya dikuasai oleh lubang speaker. Yang menjadi masalah yakni saat kamu menggunakannya ketika sedang mengisi baterai. Praktis, tangan kiri kamu akan sedikit terganjal oleh bagian ujung kabel charger.

              Hal kedua yang mengurangi kenyamanannya sebenarnya adalah masalah klasik yang sering ditemui di kebanyakan ponsel pintar, yaitu panas. Bahkan, Mi3 sudah terasa panas ketika kami baru menggunakannya selama 15 menit untuk memainkan game Swing Copter yang notabene adalah game ringan. Bagian belakang di dekat kamera menjadi area yang paling terasa panas.

              Software

              Sama seperti produk Xiaomi lainnya, Mi3 masih mengandalkan ROM MIUI yang identik dengan tampilan menarik plus banyak pilihan kustomisasi. Kami membayangkan, jika MIUI pada Redmi saja sudah sedemikian baik, apalagi pada Mi3. Ditambah lagi, Mi3 sudah menggunakan Android 4.4.2.

              Benar dugaan kami, user interface pada Mi3 begitu menarik dan nyaman digunakan. Karena didukung hardware lebih baik, pengalaman menggunakan Mi3 menjadi sangat optimal.

              Sebelum menjelaskan lebih jauh, kami ingin menjelaskan masalah layanan Google pada smartphone Xiaomi. Sama seperti smartphone Xiaomi lainnya, kamu tak akan menemukan Google Play dan aplikasi bawaan Google lainnya. Namun jangan khawatir, kamu bisa men-download Google Play untuk Xiaomi dengan mudah. Setelah semua layanan dan aplikasi Google ter-install, kini kamu bisa memilih antara Google Play dan Mi Market sebagai tempat untuk men-download beragam aplikasi yang kamu butuhkan.

              Jika kamu adalah orang yang gemar mengganti tampilan interface dari smartphone yang kamu gunakan, kamu harus mencoba aplikasi Themes milik Xiaomi. Di dalamnya tersedia banyak pilihan theme lucu dan menarik yang bisa kamu download secara gratis. Theme tersebut tak hanya untuk mengganti ikon aplikasi, tapi juga mengubah tampilan Lockscreen serta ringtone. Aplikasi Themes pada Mi3 kini sudah menggunakan bahasa Inggris, bukan bahasa Mandarin seperti pada Redmi. Berikut adalah contoh tampilan themes menarik yang bisa didapatkan secara gratis.

              Selain theme, kamu bisa mempercantik tampilan Mi3 dengan mengganti efek transisi ketika menggeser halaman Homescreen. Sama seperti pada Redmi, kamu bisa memilih delapan efek transisi melalui menu Launcher settings.

              Halaman notifikasi pada Mi3 terbagi menjadi dua, yaitu notifikasi dan shortcut dari menu Settings. Shortcut ini bisa digunakan untuk mengubah beberapa pengaturan dengan cepat, seperti mengaktifkan Wi-Fi, Bluetooth, getaran, koneksi data, hingga mengatur tingkat kecerahan layar.

              Jika ingin melakukan lebih banyak kustomisasi, kamu bisa langsung menuju ke menu Settings. Ada beberapa peningkatan MIUI pada Mi3 yang tak dapat dijumpai pada Xiaomi generasi sebelumnya, salah satunya pada menu Display. Kini, kamu dapat memilih temperatur warna (warm, standard, cool) dan saturasi warna (brilliant dan standard) guna mendapat tampilan layar yang sesuai dengan selera. Sementara untuk sensivitas layarnya bisa ditingkatkan dengan mengaktifkan Glove Mode. Sayangnya, layar Mi3 tak merespon ketika kami menyentuhnya menggunakan sarung tangan sehingga fitur ini tak terasa optimal.

              Mi3 juga dilengkapi dengan aplikasi utility bawaan yang fungsinya serupa dengan aplikasi Clean Master. Malah, fitur yang ditawarkan lebih lengkap, karena aplikasi ini tak hanya bisa menghapus registry, membebaskan RAM yang tak terpakai, atau mengubah manajemen daya, tetapi juga bisa mendeteksi dan menghapus virus serta memblokir panggilan atau SMS masuk yang tak dikehendaki.

              Sementara ketiga tombol Mi3, seperti yang sudah dijelaskan sebelumnya, memiliki fungsi sebagai tombol Menu, Back, dan Home ketika ditekan dalam durasi normal. Namun kamu bisa menambah fungsi ketiga tombol tersebut ketika ditekan dalam durasi lebih lama. Untuk itu, kamu bisa mengubahnya melalui menu Buttons di dalam menu Settings. Beberapa fungsi tambahannya yaitu untuk membuka Recent Apps, menutup aplikasi yang sedang berjalan, serta membuka aplikasi Google Now.

              Hardware

              Spesifikasi memang tak pernah bohong. ROM MIUI yang terkenal rakus memori dapat berjalan responsif pada Mi3. Selain RAM 2 GB, kecepatan maksimal prosesor Mi3 bisa mencapai 2,3 GHz ketika dibutuhkan. Karenanya, kami tak menemukan kekurangan saat menggunakan Mi3. Namun, sekali lagi kami tekankan, MIUI merupakan ROM yang rakus memori, sehingga pada Mi3 sekalipun, MIUI menghabiskan RAM sekitar 65%.

              Entah mengapa, Xiaomi tidak menyertakan slot microSD pada Mi3. Pilihan kapasitas yang tersedia hanya 16 dan 64 GB. Apabila kamu membeli Mi3 dengan kapasitas 16 GB, mungkin kamu akan merasa kekurangan karena total storage yang bisa kamu manfaatkan dari 16 GB tersebut hanya sebesar 12,47 GB saja. Ke mana sisanya? Tentu saja terpakai oleh sistem. Padahal, dengan spesifikasi yang tinggi, Mi3 harusnya bisa dijejali banyak game HD kelas atas.

              Sementara dari sisi layar, Mi3 memiliki kualitas yang bisa disejajarkan dengan smartphone kelas atas lainnya dari LG, Samsung, maupun Sony. Dengan layar IPS bertipe glossy, membaca dokumen pada Mi3 terasa lebih nyaman. Layar glossy tersebut juga tak terlalu banyak menampilkan sidik jari ketika disentuh. Yang jelas, kami tak memiliki satu pun keluhan tentang kualitas layarnya. Sempurna!

              Dari sisi audio, penempatan speaker di posisi tengah pada bagian bawah Mi3 sangatlah tepat. Ketika menonton atau bermain game dengan posisi landscape, suara yang dihasilkan tetap terdengar jelas meski sedikit tertutup tangan.

              Benchmark

              Bisa dipastikan, Mi3 menjadi salah satu smartphone Android tercepat yang pernah kami coba. Singkatnya, kegiatan apapun yang kamu lakukan menggunakan Mi3 akan terasa cepat. Pengujian AnTuTu Benchmark yang kami lakukan memperlihatkan performa Mi3 sedikit lebih unggul dari Snapdragon 801 pada HTC One M8 dan Snapdragon 400 pada Sony Xperia T3.

              Dengan kapasitas 3.050 mAh, performa baterai Mi3 setara dengan baterai Xiaomi Redmi yang hanya memiliki kapasitas 2.000 mAh. Penyebabnya karena CPU, GPU, dan RAM Mi3 jauh lebih bertenaga dan membutuhkan banyak daya.

              Meski sama-sama menggunakan Adreno 330, performa grafis Mi3 sedikit tertinggal dari HTC One M8.

              Untuk kebutuhan browsing, kami menguji Mi3 dengan menjalankan benchmark Sunspider dengan menggunakan Google Chrome.

              Imaging

              Kamera menjadi salah satu faktor penentu sebuah smartphone. Berbekal kamera utama 13 MP, Mi3 tak mengecewakan untuk digunakan "hunting" foto. Yang paling kami sukai dari kamera Mi3 yaitu adanya pilihan untuk mengambil foto dengan fokus, kecepatan, white balance, dan ISO manual. Biasanya, opsi ini hanya bisa didapat dengan menggunakan aplikasi kamera pihak ketiga.

              White balance pada kamera Mi3 memiliki pilihan sangat lengkap, mulai dari pilihanpreset, yaitu daylight, fluorescent, hingga cloudy, atau manual dengan pilihan angka mulai dari 2.000 hingga 8.000 kelvin. White balance berfungsi untuk membuat foto terlihat putih, kekuningan, atau kebiruan.

              Sedangkan untuk pilihan manual exposure, ISO yang dapat dipilih mulai dari ISO 100 hingga ISO 3200. Sementara kecepatan shutter bisa diatur mulai dari 1/5000 detik hingga 2 detik. Tak ketinggalan, kamera Mi3 juga mampu menangkap hingga 100 gambar sekaligus dengan menekan tombol shutter dalam durasi lama.

              Jika konfigurasi manual terasa merepotkan, kamu bisa menggunakan mode yang lebih sederhana. Semua pengaturan disesuaikan secara otomatis tergantung kondisi objek dan ruangan sekitar. Namun, kamu masih tetap bisa mengatur exposure, contrast, saturation, sharpness, serta mengaktifkan fitur face detection.

              Berikut adalah hasil "jepretan" kamera Mi3 yang diambil menggunakan mode auto, resolusi maksimal 13 MP, dan kualitas tertinggi. Foto pertama diambil di dalam ruangan tanpa menggunakan flash. Warna yang dihasilkan tak setajam kamera Redmi, sehingga gradasi warna antara objek kol dan anggur jadi lebih jelas terlihat.

              Foto selanjutnya diambil di ruangan yang sama dengan menggunakan flash. Dengan mengarahkan titik fokus ke objek jagung, lampu flash dari kamera Mi3 terlihat terlalu "keras" sehingga komposisi cahaya antara objek di bagian depan dan belakang kurang seimbang.

              Foto terakhir diambil di luar ruangan tanpa menggunakan flash. Menggunakan mode auto, hasil jepretan outdoor Mi3 tak terlalu "berwarna" sseperti yang terlihat pada foto di bawah ini. Untungnya, kamu bisa mengaktifkan mode vibrant untuk membuat warna lebih jelas terlihat. [tokopedia][/tokopedia]

              Verdict

              Kami salut dengan apa yang telah dikerjakan Xiaomi selama ini. Jika kamu pernah mencoba Xiaomi Redmi dan merasa puas dengannya, kami pastikan kamu akan jauh lebih puas dengan apa yang ditawarkan Mi3. Dari seluruh aspek pengujian yang kami lakukan, Mi3 berhasil menunjukkan kelasnya. Plus, karena harganya lebih murah dari smartphone Android premium lainnya, "memaksa" kami untuk memberikan nilai lebih pada Mi3.

              Komentar
              BERIKAN KOMENTAR

              Keluar dari JalanTikus

              Apakah anda yakin untuk meninggalkan website JalanTikus?

              Ya
              Batal