J

A

L

A

N

T

I

K

U

S

!

!

  • HOME
  • Pasang Iklan
  • Hubungi Kami
  • Tentang Kami
  • Kerjasama
 

              Review BOLT! Powerphone ZTE V9820: Bukti Eksistensi BOLT!

              Review BOLT! Powerphone ZTE V9820: Bukti Eksistensi BOLT!

              00
              Rabu, 26 Nov 2014, 17:00 WIB
              BOLT! tidak lagi identik dengan produk modem 4G dan semakin membuktikan eksistensinya setelah menghadirkan Powerphone ZTE V 9820.

              PT Internux selaku penyedia layanan Internet 4G di Indonesia akhirnya memperluas lini produk BOLT! yang selama ini menjadi andalannya. Hal ini tentu dipengaruhi oleh banyaknya pengguna layanan BOLT! di Indonesia, khususnya Jabodetabek. Saat peluncuran BOLT! Powerphone bulan Agustus lalu, ada dua produk yang diperkenalkan, salah satunya adalah BOLT! Powerphone ZTE V9820 yang akan kami review kali ini. Adapun harga yang ditawarkan adalah Rp3.099.000.

              Specification

              • Chipset : Qualcomm Snapdragon 400
              • CPU : 4-core 1,2 GHz
              • Internal Storage : 8 GB
              • External Storage : Ya
              • Sistem Operasi : Android 4.4
              • RAM : 2 GB
              • Layar : 5 inci
              • Resolusi : 1280 x 720 piksel
              • Dimensi : 14,7 x 7,1 x 0,98 cm
              • Bobot : 172 gram
              • Baterai : 2.300 mAh
              • Kamera : 13 MP (belakang) dan 2 MP (depan)
              • Paket Penjualan : Manual, Charger, Kabel data, Earphone
              • Bluetooth : Ya
              • Jaringan : GSM+GSM (dual SIM card)
              • NFC : Tidak
              • Wi-Fi : Ya
              • Micro USB : Ya
              • Radio : Ya
              • Browser : HTML 5
              • Proteksi : N/A
              • GPS : Ya
              • Anti-air : Tidak
              • Anti-debu : Tidak
              • Warna : White, Black

              Handling

              Saat pertama kali membuka kemasan dan melihat bentuk smartphone ini, kami langsung berpikir bahwa BOLT! Powerphone ZTE V9820 mengusung desain dari smartphone ZTE yang sudah ada sebelumnya. Pasalnya, kami langsung deja vu dengan bentuknya yang sangat standar, mirip seperti kebanyakan smartphone Android milik Samsung yang juga banyak diikuti oleh produsen Android dalam negeri.

              Ternyata benar, BOLT! Powerphone ZTE V9820 memiliki bentuk yang identik dengan smartphone ZTE lainnya, yaitu Blade Q Maxi yang dirilis pada Januari 2014 lalu. Seluruh material terluarnya berbahan plastik, baik pada bagian depan maupun belakang. Kedua bagian tersebut dipisahkan oleh sebuah _list _berlapis chrome.

              Kami merasa bahwa smartphone ini memiliki bobot yang berat, lebih berat dari smartphone 5 inci pada umumnya. Ternyata, total bobotnya banyak disumbang oleh baterainya. Kami membuktikannya saat membuka penutup belakangnya dan melepas baterainya. Di balik baterainya, terdapat slot micro SD serta dua slot SIM card GSM, dimana slot pertama hanya bisa diisi oleh SIM card BOLT!, sedangkan slot kedua bisa diisi SIM card GSM apapun.

              Ketika kamu menggunakannya, orang-orang bisa dengan mudah mengenali bahwa smartphone yang kamu gunakan adalah smartphone BOLT!. Hal ini karena adanya logo BOLT! di bagian belakang smartphone. Logo tersebut sudah dicetak secara permanen.

              Bagaimana dengan kenyamanannya? Kami tak terlalu mempersoalkan tentang bobotnya yang berat, tetapi kami lebih menyayangkan bagian belakangnya yang licin. Karena dengan begitu, penggunaan dengan satu tangan jadi sedikit riskan.

              Software

              Sama seperti bentuk fisiknya, software dan interface yang dimilikinya pun tergolong standar. Untungnya, meskipun standar, UI yang digunakan adalah versi terbaru karena BOLT! Powerphone ZTE V9820 sudah mengusung Android KitKat 4.4.2.

              Menu-menu dan tampilan interface pada BOLT! Powerphone ZTE V9820 merupakan versi asli Android, alias tak banyak modifikasi atau kustomisasi. Begitu pun dengan menu Settings yang disediakan. Hanya ada satu menu Settings yang menyita perhatian kami, yaitu Power Saving Mode. Mode ini memungkinkan smartphone masuk ke mode power saving secara otomatis saat baterai tersisa 10%. Selain itu, kamu juga bisa mengaktifkan mode power saving ini secara otomatis, misalnya pada jam istirahat, yaitu mulai pukul 23.00 hingga pukul 07.00.

              Satu perbedaan lainnya yang kami dapati dari smartphone ini adalah cara membuka Lockscreen. Biasanya, kamu bisa membuka Lockscreen dengan menyentuh layar dan menggeser jari (swipe). Namun pada BOLT! Powerphone ZTE V9820, kamu hanya perlu menyentuh layar dua detik (longpress) untuk membuka Lockscreen. Jika tidak terbiasa dengan cara ini, kamu bisa mengubahnya dari menu Screen lock pada menu Settings. Sementara dari sisi tombol, ada tiga tombol utama yang dimiliki, yaitu Back, Home, dan Menu. Menekan tombol Home lebih lama akan membuka aplikasi Google Now, sedangkan menekan lama tombol Menu akan membuka tampilan Recent Apps.

              Dengan interface yang tergolong standar dan minimalis tersebut, mungkin kamu akan merasa cepat bosan. Namun di lain sisi, hal ini justru memudahkan penggunaan karena kamu tak perlu repot mengatur banyak hal di dalamnya. Jika sudah benar-benar bosan dengan interface-nya, kamu bisa meng-install aplikasi Launcher pihak ketiga.

              Hardware

              Meski desain fisik dan interface-nya biasa saja, bukan berarti smartphone ini tak bisa diharapkan dari sisi performa. Justru, sisi performa lah yang paling menonjol dari BOLT! Powerphone ZTE V9820. Kami tak sedikit pun merasakan lag saat menggunakannya untuk kebutuhan harian standar. Penyebabnya tak lain karena BOLT! Powerphone ZTE V9820 menggunakan prosesor 4-core Snapdragon 400.

              Dibandingkan dengan prosesor sekelas dari MediaTek, performa yang dihasilkan Snapdragon 400 lebih baik, terutama dalam hal grafis berkat GPU Adreno 305. Tak hanya unggul pada sisi prosesor, BOLT! Powerphone ZTE V9820 juga unggul pada sisi RAM dengan kapasitas 2 GB. Biasanya, Android seharga Rp3 jutaan hanya memiliki RAM 1 GB saja.

              BOLT! Powerphone ZTE V9820 adalah smartphone yang mendukung penggunaan dua SIM card GSM bersamaan. Slot SIM card pertama harus diisi operator BOLT!, sedangkan slot kedua bisa diisi operator apapun. Yang menjadi catatan, kamu hanya bisa memperoleh koneksi Internet dari operator BOLT! saja, karena operator kedua hanya untuk telepon dan SMS. Sebaliknya, SIM card BOLT! tak bisa digunakan untuk telepon dan SMS.

              Biasanya, saat menggunakan dua buah SIM card yang aktif bersamaan, koneksi Internet dari salah satu SIM card akan terputus ketika SIM card lainnya sedang digunakan untuk menelepon. Namun hal ini tidak terjadi pada BOLT! Powerphone ZTE V9820 karena kami tetap bisa Internetan menggunakan jaringan BOLT! saat sedang menelepon menggunakan SIM card kedua.

              Pembahasan sisi hardware yang kami uji tak luput dari sisi layar. Kami penasaran, sebaik apa kualitas layar yang dimilikinya. Berbekal resolusi 1.280 x 720 piksel, BOLT! Powerphone ZTE V9820 masih cukup nyaman dalam menampilkan tulisan dan gambar. Adapun kekurangannya,warna layarnya terlihat kurang kinclong , terlebih saat banyak sidik jari yang menempel di permukaannya. Hal ini menjadikan layarnya seperti memiliki resolusi di bawah 1.x280 x 720 piksel. Sedangkan untuk penggunaan di ruang terbuka, kami merekomendasikan untuk menaikkan brightness di level 70% ke atas, karena fitur Auto Brightness-nya kurang optimal melawan cahaya terik.

              Pengujian selanjutnya, yakni dari sisi audio terasa memuaskan. BOLT! Powerphone ZTE V9820 didukung teknologi Dolby yang bisa diatur melalui aplikasi Dolby yang disertakan. Kamu bisa memilih karakteristik suara, seperti movie, music, game, voice, serta dua pilihan custom dimana kamu bisa mengatur equalizer secara manual. Hasilnya, suara terdengar jauh lebih detail dan tidak pecah meski volume diset maksimal. Menariknya, meski speakernya terletak di bagian belakang, suara yang terdengar tetap jelas dan seakan berasal dari sisi depan smartphone. Menonton pun menjadi sangat menyenangkan.

              Benchmark

              Membawa nama besar Qualcomm dengan CPU Snapdragon 400-nya, performa BOLT! Powerphone ZTE V9820 tak mengecewakan. Sebelum menguji menggunakan aplikasi benchmark sintetis, kami juga mengujinya untuk menjalankan game OTTTD, yaitu game tower defense dengan kebutuhan hardware grafis yang cukup berat. Hasilnya pun tak mengecewakan.

              Beralih ke benchmark sintetis menggunakan AnTuTu v4.5.3, skor yang diperoleh sedikit di bawah skor milik Sony Xperia M2 Dual yang juga menggunakan prosesor yang sama.

              Untuk urusan daya, skor yang diperoleh sebenarnya tak begitu memuaskan. Dibanding Xiaomi Hongmi (Redmi) yang memiliki hardware sekelas, performa baterai BOLT! Powerphone ZTE V9820 masih berada di bawahnya.

              Selanjutnya, pengujian grafis menggunakan 3DMark Ice Storm Unlimited berhasil dilalui dengan baik, dimana skor yang diperoleh 4.659 tak berbeda jauh dari smartphone lain dengan hardware sekelas.

              Pengujian terakhir menggunakan Sunspider untuk mengetahui kecepatannya saat membuka halaman browser, BOLT! Powerphone ZTE V9820 memeroleh skor yang jauh berada di bawah Xiaomi Mi3, namun masih lebih baik dari Sony Xperia M2 Dual.

              Imaging

              Resolusi kamera sebesar 13 MP menjadi andalan utama sekaligus fitur unggulan pada BOLT! Powerphone ZTE V9820. Kamera tersebut didukung aplikasi dengan fitur yang lumayan, yaitu plilhan mode foto seperti HDR, panorama, portrait, hingga night shot, pilihan pengaturan brightness dan exposure, serta color effect yang bervariasi. Untuk kamu yang akrab dengan konfigurasi kamera SLR, ada pilihan pengaturan ISO mulai dari 100 hingga 800.

              Tak ingin membuang banyak waktu, kami langsung mencoba kameranya menggunakan mode Auto dan pengaturan standar lainnya. Ternyata, kamera BOLT! Powerphone ZTE V9820 ini membutuhkan waktu cukup lama untuk menangkap fokus objek, yaitu dua hingga tiga detik. Kameranya juga terasa lag ketika digunakan membidik objek foto di dalam ruangan, meski dengan cahaya cukup banyak. Namun setelah titik fokus berhasil didapat, shutter-nya dapat bekerja dengan sangat cepat. Foto bisa diambil kurang dari setengah detik. Hal ini terjadi karena sistem autofocus yang dimilikinya tak hanya bekerja menentukan titik fokus pada objek, tetapi juga mengatur jumlah cahaya yang masuk di sekitar objek.

              Berikut adalah hasil foto yang kami lakukan di dalam ruangan dengan mode Auto tanpa menggunakan flash. Dengan resolusi sebesar 13 MP, hasilnya masih kurang optimal. Selain kurang tajam, warna objek gelap, contohnya seperti kembang kol tidak terlihat jelas.

              Ketika menggunakan flash, detail objek tertangkap dengan lebih baik. Begitu pun dengan warna gelap pada kembang kol dapat sedikit diperbaiki. Sayangnya, lampu flash yang dipancarkan masih terlalu "keras" sehingga objek terdepan menjadi terlalu terang.

              Memotret di ruang terbuka hasilnya tak begitu mengecewakan. Namun jika dibandingkan dengan kamera smartphone beresolusi 13 MP lainnya, contohnya milik Xiaomi Mi3, hasilnya memang tak begitu baik. Gradasi warna hijau antar pohon tak terlihat jelas.

              Verdict

              Kami sama sekali tak terkesan dengan desain BOLT! Powerphone ZTE V9820. Bentuknya terlihat membosankan karena sudah banyak smartphone Android dengan bentuk serupa. Namun, kami puas dengan performanya yang responsif, terutama dengan RAM-nya yang memiliki kapasitas 2 GB. Smartphone ini juga unggul untuk multimedia berkat fitur Dolby Audio. Jika wilayah tempat tinggal maupun kantor kamu ter-cover jaringan BOLT! dengan baik, kamu akan sangat senang menggunakannya karena kecepatan Internetnya terasa sangat ngebut jika kamu mendapat sinyal maksimal.

              Komentar
              BERIKAN KOMENTAR

              Keluar dari JalanTikus

              Apakah anda yakin untuk meninggalkan website JalanTikus?

              Ya
              Batal