J

A

L

A

N

T

I

K

U

S

!

!

  • HOME
  • Pasang Iklan
  • Hubungi Kami
  • Tentang Kami
  • Kerjasama
 

              Review ASUS Fonepad 7 (FE170CG): Tablet Merah Meriah

              Review ASUS Fonepad 7 (FE170CG): Tablet Merah Meriah

              00
              Sabtu, 22 Nov 2014, 15:30 WIB
              ASUS menghadirkan tablet Android yang salah satu pilihannya berwarna merah meriah yang bisa dipakai untuk menelepon dan mengirim SMS

              ASUS melanjutkan usahanya untuk menghadirkan perangkat Android dengan harga bersahabat. Setelah berhasil menggemparkan Indonesia dengan smartphone ZenFone series, ASUS langsung tancap gas dengan perangkat berikutnya. Perangkat lainnya yang jadi jagoan adalah tablet adalah ASUS Fonepad 7 (FE170CG) yang salah satunya hadir dengan warna merah yang meriah. Tablet ini dibanderol dengan harga Rp1.599.000. [tokopedia][/tokopedia]

              Specification

              • Chipset : Intel Atom Z2520
              • CPU : 2-core 1,2 GHz
              • Internal Storage : 8 GB
              • External Storage : Ya
              • Sistem Operasi : Android Jelly Bean 4.3
              • RAM : 1 GB
              • Layar : 7 inci
              • Resolusi : 1.024 x 600 piksel
              • Dimensi : 19,2 x 11 x 1 cm
              • Bobot : 290 gram
              • Baterai : 3.950 gram
              • Kamera : 2 MP (Belakang) dan 0,3 MP (Depan)
              • Paket Penjualan : Manual, Charger
              • Bluetooth : Ya
              • Jaringan Seluler : GSM + GSM (Dual SIM)
              • NFC : Tidak
              • Wi-Fi : Ya
              • Micro USB : Ya
              • Radio : Tidak
              • Browser : HTML 5
              • Proteksi : N/A
              • GPS : Ya
              • Anti-air : Tidak
              • Anti-debu : Tidak
              • Warna : Black, White, Red, Blue

              Handling

              Siapa sangka, dengan harga hanya Rp1,6 juta, Fonepad 7 berhasil tampil menawan dari sisi desain. Satu-satunya kelemahan terletak pada sisi layar yang terlihat berwarna abu-abu atau lebih terang dari bingkai layarnya, sehingga mengurangi kemewahan desainnya. Layar ini juga banyak menampilkan sidik jari. Padahal, ASUS mengklaim bahwa layar Fonepad 7 memiliki lapisan anti-fingerprint.

              Kamu, khususnya para wanita, pasti akan menyukai bagian belakang Fonepad 7. Pasalnya, ASUS membalutnya dengan pilihan warna menarik, yaitu merah, putih, biru, dan hitam. Selain dibalut warna menarik, bagian belakang Fonepad 7 juga memiliki kontur khusus guna melindunginya dari goresan.

              Dengan dimensi 7 inci, Fonepad 7 juga disertai dengan kemampuan komunikasi yang lengkap. Kamu bisa asyik menelepon menggunakan satu tangan, terutama bagi kaum pria yang memiliki ukuran telapak tangan lebih besar dari wanita. Jika merasa canggung, kamu juga bisa menelepon menggunakan headset.

              Hal penting yang juga perlu diketahui, Fonepad 7 tak akan terasa panas jika digunakan untuk kebutuhan normal. Namun ketika kami bermain game 3D kompleks dalam waktu lebih dari dua jam non-stop, bagian belakangnya mulai terasa panas.

              Software

              Apapun jenis perangkatnya, smartphone maupun tablet, ASUS membekalinya dengan ZenUI. Kami akui, ASUS berhasil menciptakan ZenUI dengan begitu baik. Tampilannya atraktif namun ramah spesifikasi.

              Salah satu tujuan utama ASUS dalam menciptakan ZenUI adalah untuk memudahkan penggunaan. Hal ini sudah bisa dirasakan bahkan dari halaman Lockscreen. ASUS menyediakan menu pengaturan tersendiri untuk bagian Lockscreen yang bisa diakses dari menu Settings. Tersedia opsi untuk mengaktifkan Quick access untuk bisa memotret, menelepon, serta mengirim SMS dari halaman Locksreen.

              Memasuki halaman App drawer atau menu utama, ikon aplikasi dan nama aplikasi ditampilkan dengan jenis font berbeda dari biasanya. Kami berpendapat, ikon dan jenis font tersebut digunakan untuk menimbulkan kesan ceria. Yang menarik dari halaman App drawer ini adalah tersedianya opsi untuk mengunci aplikasi dengan sistem password. Misalnya, kamu tidak ingin aplikasi BBM dibuka oleh orang lain. Maka, orang lain selain kamu tak akan bisa membukanya kecuali ia mengetahui password-nya. Kamu bisa mengunci sebanyak mungkin aplikasi yang kamu kehendaki.

              Dengan pengalamannya menciptakan perangkat PC, ASUS turut memerhatikan sisi baterai pada perangkat Android-nya. Melalui menu Power management yang ada di menu Settings, ASUS menawarkan pengoptimalan ketahanan baterai Fonepad 7 dengan tiga pilihan skema penghematan, yaitu Ultra-saving mode, Optimized mode, dan Customized mode. Kamu pun bisa melihat aplikasi apa saja yang sudah menghabiskan baterai dan menggunakan banyak prosesor melalui menu Power Consumption Table.

              Di dalam ZenUI, ASUS juga menyertakan beberapa aplikasi bawaan yang sangat berguna, seperti Party Link dan Share Link untuk mengirim dan menerima file menggunakan Bluetooth atau Wi-Fi, Splendid untuk mengubah temperature warna pada layar, SuperNote untuk membuat catatan ringkas yang dilengkapi dengan gambar, serta WebStorage untuk menyimpan file-file di layanan cloud milik ASUS yang bisa terintegrasi dengan layanan cloud publik seperti Google Drive, Dropbox, atau OneDrive.

              Hardware

              Dilihat dari sisi performa, ASUS Fonepad 7 bisa dikatakan sebagai ZenFone 4 yang diperbesar. Keduanya memiliki komposisi hardware yang mirip, seperti prosesor dual-core Intel Z2520, RAM 1 GB, dan GPU PowerVR SGX544MP. Meski tergolong rendah, kecepatan prosesor 1,2 GHz milik Fonepad 7 tak membuatnya kekurangan tenaga dalam menyokong ZenUI. Mengakses menu-menu pada Fonepad 7 bisa dilakukan dengan lancar.

              ASUS membanderol Fonepad 7 dengan harga yang sangat miring, mengacaukan pasar tablet Android lokal dengan harga Rp1,6 juta. Dengan harga ekstra murah tersebut, ada beberapa hal yang terpaksa dikorbankan, salah satunya layar.

              Dengan dimensi 7 inci, sebenarnya kami berharap paling tidak Fonepad 7 dibekali resolusi 720p. Namun kenyataannya, resolusi yang dimiliki hanya 1.024 x 600 piksel, membuat kualitas tampilannya tidak tajam, terutama saat menampilkan tulisan kecil.

              Masih soal layar, Fonepad 7 juga tidak memiliki fitur Auto Brightness sehingga penggunaan di luar ruangan dengan cahaya matahari terik menjadi tidak optimal dan merepotkan. Pasalnya, kita harus mengatur brightness secara manual.

              Berkebalikan dari layarnya, sisi audio Fonepad 7 terasa jauh lebih baik. Berkat fitur SonicMaster, kualitas suara yang dikeluarkan dari lubang speaker di bagian atas layar terdengar prima. Bahkan, kamu bisa mengatur equalizer dengan beragam pilihan preset, seperti Classical, Dance, Flat, Jazz, Pop, Rock, dan yang lainnya.

              Untuk mengetahui performa asli saat menjalankan game yang tergolong berat, kami memainkan game Shadow Blade. Game ini menampilkan objek yang tak terlalu banyak, namun detail. Hasilnya, Fonepad 7 bisa menjalankannya, dan hanya sesekali game terasa tersendat. Namun untuk menjalankan game Clash of Clans, performanya tak perlu diragukan.

              Benchmark

              Tak lengkap rasanya menguji performa perangkat Android tanpa menyertakan pengujian sintetis. Berbekal jeroan utama dari Intel yang masih menggunakan CPU dual-core, performa Fonepad 7 nyatanya masih terasa nendang . Ini karena Intel Atom Z2520 yang digunakan sudah dibekali teknologi Hyper-Threading yang bisa memunculkan dua core virtual ketika dibutuhkan. Singkatnya, teknologi ini membuat prosesor dual-core yang digunakan bisa berjalan seperti prosesor quad-core.

              Pada pengujian AnTuTu Benchmark, terbukti teknologi Intel Hyper-Threading pada prosesor Fonepad 7 dapat menyaingi prosesor MediaTek 6589T milik Xiaomi Hongmi (Redmi) yang notabene murni prosesor 4-core.

              Berbekal kapasitas besar dan hardware tak terlalu canggih, baterai Fonepad 7 memiliki performa sangat baik dan optimal untuk penggunaan harian. Hal ini terbukti dari hasil pengujian menggunakan AnTuTu Tester.

              Mirip seperti ASUS ZenFone 5, performa grafis Fonepad 7 tak terlalu mengecewakan. Hasil yang serupa tersebut dikarenakan keduanya menggunakan GPU yang sama, yakni PowerVR SGX544MP.

              Sementara pada pengujian Sunpsider, hasilnya menunjukkan bahwa Fonepad 7 tak terlalu istimewa saat digunakan untuk membuka halaman website menggunakan Google Chrome.

              Imaging

              Teknologi ASUS PixelMaster membuat kamera Fonepad seakan bisa menghasilkan kualitas optimal. Namun kenyataan berbicara lain. Hasil jepretan Fonepad 7 terlihat pucat dan banyak noise. Wajar memang, karena kameranya hanya beresolusi 2 MP dan tak dilengkapi autofocus.

              Ada beberapa jenis pengaturan yang bisa kamu gunakan pada Fonepad 7, salah satunya mengubah ISO, mulai dari ISO 50 hingga ISO 800. Kamu juga bisa mengaktifkan fitur Anti-shake untuk mengurangi blur yang dihasilkan. Sedangkan untuk memotret dengan mode Burst, kamera Fonepad 7 bisa hasilkan hingga 100 foto dengan cara menekan tombol shutter secara terus-menerus.

              Ada beberapa mode foto yang menarik yang ada pada Fonepad 7. Salah satunya yakni mode Time Rewind yang bisa menangkap hingga 16 foto sekali jepret, dengan rincian lima foto diambil dalam durasi satu detik setelah menekan shutter dan sepuluh foto diambil dalam durasi dua detik sebelum kamu memencet shutter. Pada akhirnya, kamu bisa memilih salah satu foto yang terbaik. Selain Time rewind, ASUS juga menyediakan berbagai pilihan mode foto yang menarik, seperti HDR, Miniature, Smart remove, Beautification, hingga GIF animation.

              Berikut adalah contoh hasil foto yang diambil menggunakan kamera Fonepad 7 dengan mode Auto, resolusi maksimal 2 MP, dan kualitas foto Fine. Dalam foto pertama dengan objek buah-buahan di dalam ruangan tanpa flash, objek terlihat tidak secerah aslinya. Jika diperhatikan dengan seksama, tingkat noise yang dihasilkan juga cukup tinggi.

              Hasil foto di luar ruangan dengan cahaya berlimpah juga masih belum memuaskan, karena warna yang dihasilkan kurang akurat dan tetap terlihat banyak noise.

              Verdict

              Apa yang ASUS tawarkan pada Fonepad 7 (2014) sudah sangat mencukupi kebutuhan pengguna pemula dan kasual. Tablet ini bisa digunakan untuk menelepon, mendukung penggunaan dua SIM card GSM dan yang terpenting harganya murah. Kekurangan di sisi layar dan kamera bukanlah kelemahan, karena tablet ini memang diperuntukkan bagi pengguna kasual.

              Komentar
              BERIKAN KOMENTAR

              Keluar dari JalanTikus

              Apakah anda yakin untuk meninggalkan website JalanTikus?

              Ya
              Batal