Mengenal XEN Token, Token Kripto Baru yang Bikin Suplai Ethereum Deflasi

Default

Baru-baru ini, kehadiran XEN Token crypto menghebohkan dunia mata uang kripto (cryptocurrency). Sejak kemunculannya 8 Oktober 2022, token ini membuat suplai koin Ethereum (ETH) deflasi.

Dilaporkan, biaya transaksi pencetakan (gas fee) token ini menguasai 40% dari keseluruhan transaksi di jaringan Ethereum. Lebih dari 1.300 ETH terbakar sejak pengguna mencetak token ini, yang nilainya mencapai US$1,8 miliar.

Apa yang membuat XEN Token digandrungi pecinta kripto? Mengapa kemunculannya disambut dengan antusias hingga menyebabkan suplai Ethereum menyusut? Baca artikel Jaka untuk memahami informasi terbaru seputar token ini.

Apa itu XEN Token? Siapa Pencetusnya?

Image 13 1024x594
Sumber foto: XEN Crypto

XEN Crypto adalah proyek mata uang kripto yang digagas oleh mantan karyawan Google di bidang cloud infrastructure bernama Jack Levin. Proyek ini dikembangkan melalui yayasan miliknya, Fair Crypto Foundation.

Token ini sebagai bentuk edukasi kepada masyarakat mengenai mata uang kripto. Kepemilikan token ini dimulai dengan suplai nol, tidak memiliki pre-minting, CEX listings, admin keys, atau kontrak yang tidak bisa diubah (immutable contracts).

Diluncurkan pada 8 Oktober 2022, token XEN diperdagangkan dengan harga US$0.01569, tapi per 13 Oktober 2022, harganya menjadi US$0.0001132, jatuh 27,72% dari perdagangan terakhir.

Hingga 13 Oktober 2022, tercatat ada 616.000 lebih pencetak aktif (active minters) token XEN ini. Total suplai XEN juga sudah mencapai 14,2 miliar, dari yang awalnya 0.

XEN Token sendiri berjenis ERC-20, yang artinya dibuat dan digunakan hanya pada platform Ethereum. Mengutip XEN Litepaper v1.6, secara singkat token XEN memiliki kegunaan yang mirip dengan token ERC-20 lain seperti BNB, EOS, TRX, dan lainnya.

Kamu bisa menjualnya untuk token kripto lain, NFT, digunakan dalam ekosistem Uniswap, dan lainnya dengan mudah.

Mengapa Token XEN Begitu Diminati?

Xen Crypto 1008x1024
Sumber foto: Mengapa Token XEN Begitu Diminati?

Fenomena yang terjadi saat ini adalah antusiasme pecinta kripto terhadap kehadiran XEN token Jack Levin. Banyak orang berbondong-bondong mencetak (mint) token ini melalui dompet kripto (crypto wallet) mereka.

Suplai ETH disebut mengalami deflasi -0,41% karena aktivitas ini. Sebagai informasi, untuk bisa mencetak token XEN, pengguna diharuskan membayar sejumlah koin ETH sebagai biaya transaksi. Banyaknya koin ETH yang terpakai membuat jumlahnya di jaringan Ethereum menyusut.

Lantas kenapa token ini begitu diminati? Apa saja keunggulannya?

1. Gratis

Yap, token ini bisa dicetak secara gratis. XEN tidak mengharuskan pengguna untuk mendeposit sejumlah biaya ke dompet kripto milik mereka. Meski begitu, pengguna diharuskan membayar biaya transaksi untuk mencetak token ini.

2. Tanpa Syarat Berbelit

Untuk mencetak token ini, kamu hanya memerlukan dompet kripto yang kompatibel dengan jaringan Ethereum. Tidak ada pre-minting, CEX listings, admin keys, immutable contracts, dan syarat lainnya yang biasanya dikenakan di pencetakan token lain.

Sejak dirilis, token ini memiliki suplai 0, jadi jumlahnya hanya bisa berubah tergantung aktivitas pencetakan pengguna. Pengguna juga tidak diharuskan memiliki komputasi berkapasitas besar untuk mencetak token ini.

3. Kepemilikan Penuh

Ketika token sudah didapatkan, pengguna akan memiliki kepemilikan penuh atas token XEN tersebut. Melalui laman resminya, XEN token berkomitmen menerapkan prinsip self-custody, trust through consensus, transparency, and decentralization.

Bagaimana Cara Mendapatkan XEN Token?

Untuk mencetak XEN token crypto, pengguna harus memiliki dompet kripto yang kompatibel dengan jaringan Ethereum, misalnya Metamask. Siapkan gas fee sekitar US$ 1 hingga US$ 5 untuk minting token ini.

Selanjutnya, kamu bisa mengikuti langkah berikut.

  1. Hubungkan dompet kriptomu dengan XEN, akses situs webnya di sini
  2. Tentukan kontrak waktu untuk minting token XEN
  3. Klaim XEN rank-mu
  4. Tandatangani transaksi minting
  5. Bayar gas fee
  6. Kamu bisa mencetak token hingga kontrakmu habis

Apakah Harga Token XEN Akan Melejit?

Image 1223 Edited
Sumber foto: Apakah Harga Token XEN Akan Melejit?

Kamu mungkin bingung, kenapa banyak orang ingin mencetak token ini padahal nilainya sangat rendah. Apakah di kemudian hari nilai XEN token akan naik?

Mengutip XEN Litepaper v1.6, semakin lama, pengguna akan semakin sulit mencetak token ini. Jadi ke depan, nilai token ini akan semakin naik.

Mekanismenya hampir mirip seperti Bitcoin, yang pada awalnya sangat mudah ditambang, ketika penambangan sulit, nilainya naik secara drastis.

Di sisi lain, skema semacam ini dinilai scam karena membuat orang-orang heboh melakukan minting di awal peluncuran token. Semua orang akan memiliki token ini, di kemudian hari, tidak ada lagi yang ingin mencetaknya. Nilainya diprediksi jatuh meskipun tidak ada aktivitas minting dalam waktu lama.

Akhir Kata

Demikian penjelasan Jaka mengenai XEN token dan segala kehebohannya. Tidak ada yang bisa memprediksi berapa lama XEN berada di puncak popularitasnya.

Namun, kehadiran token XEN menjadi bukti bahwa pengembangan Web3 digarap semakin pesat. Semakin banyak inovasi keuangan yang memanfaatkan teknologi blockchain untuk operasionalnya.

Jika kamu penasaran ingin memiliki token ini, Jaka sarankan kamu setidaknya sudah memahami analisis fundamental dalam transaksi mata uang kripto agar aktivitas ini tidak menimbulkan kerugian untukmu di kemudian hari. Semoga informasi dari Jaka membantu, ya!

Baca juga artikel Crypto, Finansial, atau artikel menarik lainnya dari Athika Rahma

Tautan berhasil disalinX
x

Keluar dari JalanTikus

Popup External Background JalanTikus

Apakah anda yakin untuk meninggalkan website JalanTikus?

Ya
Batal