Mengenal Apa Itu Web 3.0 dan Pengaruhnya pada Aset Kripto, Bukan Web Biasa!

Default

Web3 adalah sebuah istilah untuk menggambarkan perkembangan paling baru dari teknologi website. Sebelumnya, memang sudah ada istilah Web 1.0 dan Web 2.0 yang sudah lebih dulu kamu kenal.

Web 3.0 merupakan tipe internet yang baru, tak hanya bisa merespon hal yang kamu cari dan ketik saja, tapi juga bisa mengerti semua hal yang kamu sampaikan dalam berbagai bentuk. Mulai dari bentuk teks, suara, atau medium lainnya.

Banyak hal yang bisa dieksplorasi mengenai Web 3.0. Walaupun keberadaannya bukanlah hal baru, tapi potensinya masih banyak yang belum dimanfaatkan secara maksimal sehingga masih berada di tahap awal.

Lebih lengkapnya soal Web 3.0, Jaka bakal menjelaskannya di artikel ini agar kamu lebih mengerti. Simak sampai habis, ya!

Web 3.0 adalah

Web3 Adalah D9014
Sumber foto: Crypto News

Web 3.0 adalah generasi ketiga dari internet. Secara sederhana, nantinya website dan aplikasi akan bisa memproses informasi seperti halnya manusia. Semua itu mungkin terjadi lewat teknologi semacam machine learning (ML) dan juga Big Data.

Dilansir dari Coin Market Cap, pencipta World Wide Web (WWW), Tim Berners-Lee, menyebut Web 3.0 sebagai Semantic Web. Web3 adalah versi internet yang lebih pintar dan terbuka.

Nantinya, data dalam internet bakal saling tersambung secara desentralisasi atau tersebar. Tentunya hal itu sangat berbeda dari sistem yang digunakan dalam Web 2.0, di mana data tersimpan secara sentralisasi alias terpusat.

Maka dari itu, 2 hal yang paling penting dalam teknologi Web3 adalah web semantik dan juga artificial intelligence (AI). Pengguna tak hanya bisa berinteraksi dengan pengguna lainnya saja, amun aplikasi juga bisa berinteraksi dengan aplikasi lainnya, geng.

Web semantik atau semantic web sendiri merupakan pengembangan web di mana konten web ditampilkan tidak hanya dalam format bahasa manusia, tapi juga dalam format yang bisa dibaca dan digunakan oleh mesin.

Web 1.0, Web 2.0, dan Web 3.0

Sebelum adanya Web 3.0, tentu saja ada Web 1.0 dan Web 2.0. Web 1.0 adalah era awal website di mana internet hanya bisa berkomunikasi satu arah saja.

Lalu, generasi kedua yang disebut Web 2.0 adalah awal mula pengguna bisa berinteraksi dengan internet yang lebih interaktif. Semua itu terjadi karena ada pengembangan teknologi web seperti Javascript, HTML5, CSS3, dan lainnya.

Itu ditandai dengan kemunculan berbagai media sosial seperti blog, YouTube, Facebook, MySpace, Friendster, dan lainnya.

Pengguna juga bisa berinteraksi satu sama lain, alias sudah ada komunikasi 2 arah yang tidak bisa dilakukan di era Web 1.0.

Sementara itu, Web3 adalah tahap selanjutnya dari evolusi web yang bisa membuat internet jadi lebih pintar. Dengan kata lain, internet bisa memproses informasi seperti kecerdasan manusia melalui sistem AI.

Lebih lanjut, pengguna dan mesin akan bisa berinteraksi dengan data. Namun agar hal itu bisa terjadi, tentunya program harus mengerti informasi yang disampaikan oleh pengguna baik secara konseptual maupun kontekstual.

Karakteristik Web 3.0

Smart Devices 18bdc

Agar lebih mengenal karakteristik Web 3.0, berikut ini Jaka jabarkan berbagai fitur unggulan dari teknologi terbaru ini.

Ubiquity

Ubiquity artinya teknologi ini akan tersedia di mana-mana dalam waktu yang bersamaan.

Hal itu bisa ditemukan di Web 2.0 juga. Misalnya, pengguna Facebook bisa mengambil suatu gambar lalu membagikannya, membuat gambar tersebut jadi tersedia di mana-mana.

Web 3.0 bakal membuatnya lebih canggih dengan cara membuat internet bisa diakses oleh semua orang di mana pun dan kapan pun.

Dalam satu titik, alat yang terkoneksi dengan internet tidak akan lagi terbatas pada komputer dan smartphone saja seperti di era Web 2.0, melainkan akan muncul lebih banyak tipe perangkat pintar yang bisa ditemukan nantinya.

Internet akan jadi lebih terintegrasi pada keseharian kita. Alat-alat yang biasanya bekerja secara offline seperti oven, vakum, dan juga kulkas, hingga beragam jenis transportasi nantinya akan bisa terintegrasi lewat server serta Decentralized Apps (DApps). Membuat kita berada di era digital yang baru.

Web Semantik

Semantik adalah ilmu yang mempelajari hubungan antar kata. Secara praktis, nantinya internet bakal mengerti arti dari 2 kalimat yang berbeda secara tekstual, tapi memiliki arti yang sama.

Misalnya, kalimat "I love Bitcoin" dan "I <3 Bitcoin" memiliki sintaksis yang berbeda, tapi artinya sama, yakni "Aku mencintai Bitcoin".

Nantinya, internet bakal bisa menganalisa arti serta emosi dari kalimat tersebut. Pengalaman pengguna pun jadi lebih baik.

Artificial Intelligence

Artificial Intelligence 18c61

Selanjutnya ada artificial intelligence atau AI. Karena Web 3.0 bisa membaca dan menguraikan makna serta emosi yang disampaikan oleh sekumpulan data, maka akan muncul sebuah mesin yang cerdas.

Fitur ini sudah bisa kamu temukan di Web 2.0, tapi masih melibatkan manusia sehingga tak sepenuhnya objektif.

Misalnya, pengguna bisa menulis review sebuah produk atau tempat di platform review online. Namun hal itu bisa dicurangi, misalnya ketika sebuah perusahaan menyewa sekelompok besar orang untuk membuat review yang bagus sehingga review tidak lagi objektif.

Nah, di Web 3.0 hal itu bisa diminimalisasi dengan AI. Nantinya, AI bisa membedakan mana review yang palsu dan juga yang benar-benar asli untuk memberikan data yang lebih objektif.

3D Graphic

Beberapa orang juga menyebut Web 3.0 sebagai Web Spasial karena teknologi tersebut bisa mengaburkan batasan antara dunia fisik dan digital lewat teknologi grafis yang revolusioner dan membawa kita ke dunia virtual 3D.

3D graphic atau grafik 3D tentunya sangat berbeda dengan grafik 2D. Nantinya, kita akan bisa tenggelam dalam dunia grafik 3D yang begitu menakjubkan, seperti Decentraland.

Bahkan nantinya tak akan terbatas pada dunia gaming saja loh, geng, tapi juga sektor lainnya seperti real estat, kesehatan, dan juga e-commerce.

Kegunaan Web 3.0

Sekarang ini, Web 3.0 sudah digunakan dalam banyak aspek walaupun masih belum maksimal karena ke depannya masih ada banyak hal yang bisa ditingkatkan.

Beberapa perusahaan sudah menggunakan aplikasi internet 3.0 dalam aplikasi mereka. Misalnya, Amazon, Apple, dan Google.

Siri misalnya, asisten AI yang bisa dikontrol oleh suara penggunanya ini semakin lama semakin pintar. Siri bisa mengenali orang melalui suara, wajah, dan juga melakukan perintah yang rumit serta personal.

Pengaruh Web 3.0 pada Aset Kripto

Web 3 0 Dan Aset Crypto 02e87

Seperti yang Jaka sebutkan, data dalam Web 3.0 bakal saling tersambung secara desentralisasi atau tersebar. Sistem tersebut sama dengan sistem yang membangun teknologi blockchain dan cryptocurrency.

Maka dari itu, tentu saja Web 3.0 blockchain akan sangat terkait dengan dua hal yang sedang naik daun itu. Blockchain dan aset kripto bakal saling terkait dengan Web3 crypto.

Tentunya kita bisa menantikan hubungan simbiosis yang saling menguntungkan di antara ketiga teknologi tersebut dan juga bidang-bidang lainnya.

Mereka diprediksi bakal dapat dioperasikan bersamaan, terintegrasi, dan juga otomatis melalui teknologi pintar seperti dApps dan Smart Contracts.

Ketiganya juga bisa digunakan untuk melakukan beragam hal. Mulai dari transaksi mikro di Afrika, penyimpanan file data peer-to-peer yang tahan sensor, dan berbagi data dengan aplikasi semacam Filecoin sehingga interaksi tak lagi memerlukan pihak ketiga.

Akhir Kata

Terjawab sudah bahwa Web3 adalah generasi terbaru dari internet yang jauh lebih canggih, geng.

Pada intinya, internet baru ini bakal menyediakan pengalaman yang lebih personal dan berbeda untuk kita.

Jadi, apakah kamu sudah siap untuk menghadapi masa depan yang lebih canggih dan menakjubkan?

Baca juga artikel seputar Crypto Blockchain, DApps, NFT, atau artikel menarik lainnya dari Syifa Nuri Khairunnisa.

ARTIKEL TERKAIT
Game Nft 1622a
15 Game NFT Penghasil Uang Terbaik 2022, Bisa Tambang Crypto Gratis!
Aplikasi Crypto 3d289
10+ Aplikasi Crypto Indonesia Terbaik untuk Pemula, Berizin BAPPEBTI!
5 Game Android Penghasil Bitcoin Terbaik Bac28
10 Game Penghasil Bitcoin dan Cryptocurrency Terbaik 2022, Seru Sambil Cuan!
Bitcoin 28d9b
7 Cryptocurrency Paling Mahal Selain Bitcoin, Punya 1 Perak Bikin Tajir Melintir!
Caa04d7111e09f9b013236eeca0b8791
7 Kemungkinan Terburuk Jika Artificial Intelligence Terus-menerus Dikembangkan
389207634c615d48d8855061753f266c
Bahaya! 5 Pekerjaan Manusia ini Akan Tergantikan Oleh Teknologi Artificial Intelligence
Tautan berhasil disalinX
x

Keluar dari JalanTikus

Popup External Background JalanTikus

Apakah anda yakin untuk meninggalkan website JalanTikus?

Ya
Batal