J

A

L

A

N

T

I

K

U

S

!

!

  • NONTONYUK!
  • Pasang Iklan
  • Hubungi Kami
  • Tentang Kami
  • Kerjasama
No Name
 

Kisah Orang Terkaya Indonesia Santuy Makan Tahu Pong di Warung | Viral dan Bikin Netizen Kagum

Jumat, 11 Jun 2021, 13:20 WIB
Suatu siang ada orang yang tengah menikmati tahu pong di warung sederhana. Wajahnya tampak tidak asing, ternyata ia merupakan orang terkaya di Indonesia!

Media sosial kembali dihebohkan oleh sosok orang terkaya Indonesia yang memilih untuk makan di warung sederhana, Tahu Pong Karangsaru, Semarang.

Orang kaya itu adalah Michael Bambang Hartono, si bos besar Grup Djarum dan Bank BCA.

Adalah pemilik akun Twitter @ayudh69 yang mengabadikan momen Michael Bambang Hartono selagi menyantap makanan layaknya masyarakat biasa.

Tak dijumpai sedikit pun barang mewah yang melekat di tubuhnya.

Di dalam unggahannya, pemilik akun @ayudh69 menuliskan, "Yang sok kaya mentingin gengsi, yang kaya beneran mah lebih mentingin rasa."

Dilansir dari Merdeka.com, salah satu bos BCA, Jahja Setiaatmadja mengonfirmasi bahwa Michael Bambang Hartono memang kerap kali makan di warung sederhana itu.

"Betul, beliau suka," ucap Jahja singkat.

Orang Terkaya Indonesia dengan Rp547 Triliun

Michael Bambang Hartono 37c90

Sumber foto: CNN Indonesia

Berdasarkan daftar orang terkaya 2019 Indonesia menurut Forbes, posisi teratas masih diduduki Hartono Bersaudara.

Kakak-beradik Robert dan Michael Bambang Hartono mempunyai kekayaan bersih sebesar 37,3 miliar Dolar AS atau senilai dengan Rp547 triliun.

Keluarga Hartono bahkan telah menempati urutan teratas selama 11 tahun berturut-turut dengan kekayaan yang sebagian besar berasal dari kepemilikan atas saham PT Bank Central Asia Tbk (BCA).

Selain itu, kekayaan Hartono bersaudara juga datang dari perusahaan rokok yang sekarang menjadi salah satu perusahaan rokok terbesar di dunia, Djarum.

Perusahaan tersebut merupakan warisan dari sang ayah, Oei Wie Gwan yang didirikan pada tahun 1951 di Kudus, Jawa Tengah dengan hanya 10 pekerja di awal berdirinya.

Meninggal pada tahun 1963, ayah 2 putra itu pun mewariskan perusahaannya itu kepada Robert dan Michael.

Semakin hari, Djarum pun semakin berkembang, hingga menjadi perusahaan rokok yang amat besar dengan setidaknya 75.000 karyawan saat ini.

Robert sendiri merupakan seorang penggemar bulu tangkis. Oleh karena itu, ia mendirikan PB Djarum pada 1974 dan melahirkan sejumlah atlet berprestasi, salah satunya Liem Swie King.

Perkumpulan bulu tangkis yang satu ini juga pernah mengukir sejarah gemilang saat Indonesia sukses merebut Piala Thomas 1984 di Kuala Lumpur, Malaysia.

Dari 8 pemain Indonesia yang bertanding kala itu, 7 di antaranya berasal dari PB Djarum.

Hartono Bersaudara Membangun Kerajaan Bisnis Djarum

PB Djarum 4472c

Sumber foto: VIVA

Kisah sukses kedua bersaudara ini dimulai dari kota kecil, yaitu Kudus, Jawa Tengah.

Pada tahun 1951, sang ayah, Oei Wie Gwan membeli perusahaan rokok kretek kecil bernama Djarum Gramophon yang kemudian namanya diubah menjadi Djarum.

Ia pun berusaha untuk memasarkan kretek dengan merek Djarum dan ternyata meraih sukses besar.

Namun, pada tahun 1963, terjadi kebakaran yang hampir memusnahkan seluruh usahanya. Tak lama kemudian ia pun meninggal dunia.

Robert dan sang kakak, Michael otomatis menerima warisan tersebut usai kematian sang ayah.

Ketika itu pabrik perusahaan Djarum baru saja terbakar dan mengalami kondisi yang sangat amat buruk.

Namun, tangan Hartono bersaudara ternyata bisa menyembuhkannya dan bahkan menumbuhkannya menjadi salah satu perusahaan raksasa di Republik Indonesia.

Pada tahun 1972, Djarum semakin maju, hingga mulai mengekspor produk rokoknya ke luar negeri.

Tiga tahun kemudian Djarum memasarkan Djarum Filter yang merupakan merek pertamanya yang diproduksi dengan mesin.

Kemudian diikuti oleh Djarum Super yang diperkenalkan pada tahun 1981. Kini perusahaan rokok tersebut telah mempekerjakan lebih dari 75.000 karyawan.

Robert Budi Hartono dengan Grup Djarum yang dipimpinnya melebarkan sayap ke banyak sektor, seperti properti, perbankan, agrobisnis, hingga elektronik dan multimedia.

Diversifikasi bisnis dan investasi tersebut kian memperkokoh kerajaan bisnis yang bermula pada di tahun 1951 itu.

Pada tahun 2007, Robert Budi Hartono dan kakaknya, Michael Bambang Hartono di bawah bendera Grup Djarum semakin memperlebar investasi mereka ke bidang perbankan.

Mereka pun menjadi pemegang saham utama yang mampu mengendalikan 51% saham dari PT Bank Central Asia Tbk (BCA), salah satu bank terbesar di Indonesia hingga saat ini.

Tidak puas dengan bisnis dan investasi itu, keduanya kembali melebarkan sayap ke bisnis properti.

Salah satu proyek yang ditangani oleh Grup Djarum adalah mega proyek Grand Indonesia yang dimulai sejak tahun 2004 dan selesai pada tahun 2008.

Proyek yang satu ini mencakup hotel (renovasi dari Hotel Indonesia), pusat perbelanjaan, gedung perkantoran 57 lantai, dan apartemen. Total nilai investasinya mencapai Rp1,3 triliun, lho.

Sementara itu, untuk sektor agribisnis, Robert dan Michael memiliki perkebunan sawit seluas 65.000 hektare yang di Kalimantan Barat yang beroperasi sejak tahun 2008.

Mereka beroperasi di bawah payung Hartono Plantations Indonesia, salah satu bagian dari Grup Djarum.

Nah, jika orang terkaya di Indonesia saja tidak masalah menikmati tahu pong di warung, maka kamu juga tidak perlu malu untuk menyantap hidangan sederhana nan nikmat, yah, geng.

Baca juga artikel Finansial atau artikel menarik lainnya dari Brenda Prima.

BACA JUGA

Rumah Tuanya Dibeli Rp1,5 Triliun, Pria Miskin Ini Mendadak Kaya

Cara Main JobTribes, Game Penghasil Cryptocurrency Paling Cuan | Gak Perlu Didownload!

10 Kebiasaan Sederhana Orang Terkaya di Dunia Teknologi | Cuma Punya 1 Jenis Baju dan Mobil Penyok

Download X8 Sandbox MOD APK Tanpa Iklan Terbaru | Bisa Buat Higgs Domino!

Gara-Gara Sering Dihujat, 5 Selebgram Indonesia Ini Makin Tajir & Kaya Raya

ARTIKEL TERKAIT
Jusuf Hamka Makan Pinggir Jalan 826da
Gaya Bos Jalan Tol Indonesia, Punya Kekayaan Triliunan Tetap Santai Makan Bubur Pinggir Jalan
BCL Makan Lauk Murah 111ea
7 Artis Kaya Ini Enggak Malu Makan Lauk Murah | Tempe dan Sambel Udah Nikmat, Kok!
Almarhum Olga Syahputra D47bc
Kisah Mendiang Olga Syahputra di Rumah Makan Padang | Bikin Ngakak dan Terharu!
Artis Indonesia Yang Cuek Makan Di Warteg Banner Ef444
5 Artis Indonesia yang Cuek Makan di Warteg, Bosan Makan di Restoran?
Rustono Si Raja Tempe Jepang 10bd5
Tempe Mulai Go International | Hadiah Indonesia untuk Dunia!
Nia Ramadhani 09fdb 4245b
Nia Ramadhani Bingung Lihat Tempe, Netizen Kesal!
Langganan Artikel
Temukan Tips dan Berita menarik setiap harinya. GRATIS!

Keluar dari JalanTikus

Popup External Background JalanTikus

Apakah anda yakin untuk meninggalkan website JalanTikus?

Ya
Batal